alexametrics

Metode Takrir atau Muroja’ah Aktivitas Wajib Kelas Tahfidz

Oleh: Hidayah S.Ag, M.SI

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mengulang hafalan atau biasa dikenal dengan muroja’ah atau takrir adalah aktivitas yang wajib dilakukan oleh penghafal Alquran. Dalam kamus Mahmud Yunus terbitan Hidakarya Agung (1989: 138) disebutkan secara bahasa, muroja’ah berasal dari kata roja’a-yarji’u yang artinya kembali. dapun pengertian muroja’ah secara istilah adalah mengulang kembali atau mengingat kembali sesuatu yang telah dihafal sebelumnya.

Dalam arti kata yang lebih sempit makna murojaah berkaitan dengan hafalan atau tahfidz Alquran yaitu menjaga hafalan Alquran dengan terus-menerus mengulangnya guna meraih mutqin (kuat) dalam bacaan, hafalan, pemahaman, dan pengamalannya bagi para hamilul Quran. Dengan begitu metode muroja’ah yaitu pengulangan hafalan dengan tujuan terjaganya yang dihafalkan.

Ada dua metode pengulangan ditinjau dari metodenya. Yaitu metode muroja’ah pengulangan dalam hati dan metode muroja’ah pengulangan dengan diucapkan secara lisan. Muroja’ah yaitu menghafalkan secara hati alias muroja’ah secara batiniah. Sedangkan metode secara lisan, maka dalam menghafal ini diucapkan secara lisan meskipun dengan sangat lirih.

Baca juga:  Pembelajaran Aktif Tipe The Power of Two Tumbuhkan Sikap Baik

Menurut Abdul Aziz Abdur Ra‟uf Al-Hafidz muroja’ah dengan tanpa melihat mushaf (bil ghoib). Cara ini cukup menguras kerja otak, sehingga cepat lelah. Oleh karena itu, wajar jika hanya dapat dilakukan sepekan sekali atau tiap hari dengan jumlah juz yang sedikit. Dapat dilakukan dengan membaca sendiri di dalam dan di luar salat, atau bersama dengan teman.

Identifikasi kesulitan menghafal Alquran yang bersumber dari pengalaman siswa MTsN 2 Kota Magelang yang merasa kesulitan pada saat menghafal Alquran. Kesulitan karena belum mampu memprioritaskan waktu menghafal Alquran, Kesulitan karena tidak ada pembimbing di rumah, kesulitan karena belum bisa membentuk lingkungan penghafal Alquran. Kesulitan karena tidak ada minat, malas menghafal Alquran. Kesulitan karena kesehatan fisik terganggu, kesulitan karena terbebani oleh niat-niat lain selain karena Allah SWT. Kesulitan karena belum membiasakan rutin membaca Alquran.

Kesulitan-kesulitan menghafal yang dihadapi siswa MTsN 2 Kota Magelang kelas tahfidz tersebut beserta kesulitan itu pasti ada solusinya. Kesulitan karena belum mampu memprioritaskan waktu menghafal Alquran. Solusinya, buat jadwal menghafal Alquran dan muraja’ah, patuhi jadwal menghafal Alquran dan muraja’ah, Prioritaskan hal-hal penting yaitu menghafal Alquran dan muraja’ah, Tidak terlalu banyak toleransi meninggalkan hafalan dan muraja’ah.

Baca juga:  Pelayanan Peminjaman E-Book di Perpustakaan Darul Qolam MTsN 1 Magelang

Kesulitan karena tidak ada pembimbing di rumah. Tips sementara gunakan Alquran e-Pen untuk belajar otodidak sebelum belajar dengan guru. Gunakan video dan audio untuk mengulang hafalan disamping juga membaca sendiri. Usahakan hafalan disimak oleh anggota keluarga yang bacaannya sudah fasih.

Kesulitan karena belum bisa membentuk lingkungan penghafal Alquran, solusinya mulailah dari diri sendiri dan keluarga. Hijrah bertempat tinggal di lingkungan yang islami dan berjamaah. Mengikuti program karantina menghafal Alquran 30 juz.

Kesulitan karena tidak ada minat, malas menghafal Alquran, solusinya merenungi kembali keutamaan-keutamaan menghafal Alquran, menghafalkan dan meyakini keutamaan-keutamaan menghafal Alquran. Membayangkan Alquran menjadi penolong di hari kiamat dan akhirat, menambah keimanan kepada Allah SWT.
Kesulitan karena kesehatan fisik terganggu, solusinya ikhtiar berobat sampai sembuh. Menjaga kesehatan dengan makan-makanan dengan gizi seimbang. Kesulitan karena terbebani oleh niat-niat lain selain karena Allah SWT. Solusinya ikhlaskan saja hanya karena Allah SWT.

Baca juga:  Pembelajaran Quran Hadis Lebih Enjoy dengan Picture and Picture

Kesulitan karena belum membiasakan rutin membaca Alquran solusinya adalah pembiasaan menghafal Alquran dapat dilakukan mulai dari sekarang, membaca Alquran secara rutin disandingkan dengan salat 5 waktu. Menghadiri kelompok/kelas penghafal Alquran, berkomitmen bersama teman-teman akan bersungguh-sungguh rutin menghafal Alquran bersama muhaffizh.

Setiap kesulitan menghafal Alquran pasti dapat diatasi saat ada kemauan yang sungguh-sungguh ingin mempelajarinya. Mengetahui penyebab kesulitan menghafal Alquran ini bermanfaat untuk mengatasi kesulitan tersebut. Sebab apa yang jelas kesulitannya maka di situ ada letak kemudahannya. Allah swt berfirman: Fainna ma’al ‘usri yusro, inna ma’al ‘usri yusro. Maka sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan. (pm2/lis)

Guru MTs Negeri 2 Kota Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya