alexametrics

Asyiknya Belajar PPKN dengan Google Meet

Oleh : Dra.Dwi Karmiati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran dengan sistem daring dalam masa pandemi Covid-19 memaksa guru untuk lebih kreatif dalam memilih aplikasi daring agar minat dan semangat belajar siswa tidak hilang dan menurun. Tentu banyak sekali pilihan aplikasi daring yang dapat digunakan, mulai dari whatsapp group, zoom cloud, google classroom, google form dan lainnya. Namun demikian, belajar di rumah secara online menimbulkan berbagai masalah baru. Mulai persoalan kepemilikan HP, laptop, hingga biaya yang harus dikeluarkan orang tua untuk membeli kuota.

Kendala yang cukup berat bagi penulis adalah dalam menyampaikan materi pelajaran PPKn SMP kelas 9 dalam KD 2.1 menunjukkan sikap bangga akan tanah air sebagai perwujudan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Pada KD ini membutuhkan penekanan, agar peserta didik memahami materi secara jelas. Guru PPKn bukan hanya menampilkan chat gambar, power point, tetapi harus mempunyai cara ampuh untuk menerapkan ilmu secara benar dan terstruktur.

Baca juga:  Nilai Semangat Sumpah Pemuda Seiring Era Digital

Tantangan yang paling utama harus dijalankan guru PPKn dalam pembelajaran daring, tidak hanya menggunakan model pembelajaran konvensional saja, tetapi guru harus banyak inovasi. Di antaranya menggunakan bermacam aplikasi pembelajaran media online seperti microsoft teams, google classroom, google meet, zoom, dan lainnya. Guru membutuhkan interaksi timbal balik untuk mengukur kemampuan peserta didik dan keberhasilan guru dalam menyampaikan materi.

Pada komunikasi awal dengan peserta didik kelas 9 SMPN 3 Kajen, Kabupaten Pekalongan, penulis menggunakan whatsapp group, karena aplikasi ini sangat mudah digunakan. Kemudian penulis menggunakan youtube yang berupa video materi PPKn kelas 9. Ternyata beberapa aplikasi tersebut kurang mampu menyampaikan materi secara menyeluruh.

Akhirnya penulis mencoba menggunakan aplikasi google meet, dan ternyata memudahkan peserta didik menerima penjelasan langsung dari guru. Karena guru dapat melaksanakan proses pembelajaran secara utuh. Google meet adalah layanan komunikasi video yang dikembangkan oleh google. Aplikasi ini merupakan salah satu dari dua aplikasi yang nantinya akan mengganti google hangouts, yang lainnya adalah google chat (Wikipedia).

Baca juga:  Bermain Kaliber Tingkatkan Kemampuan Menulis Siswa

Ketika menggunakan aplikasi google meet, peserta didik dapat bertatap muka meskipun lewat layar kaca dan menanyakan materi yang dirasakan belum dipahami. Guru dapat menerangkan materi dengan mudah serta peserta didik dapat berkonsultasi dengan cepat jika mengalami kesulitan saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Aplikasi ini merupakan salah satu aplikasi yang menguntungkan bagi guru dan membuat peserta didik merasa nyaman karena seolah berada di dalam kelas yang sebenarnya.

Berbagai masalah yang timbul dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh secara bertahap dapat diatasi dengan baik. Dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran sistem daring, terutama dengan aplikasi google meet, penulis merasa terbantu. Bahkan perolehan nilai PPKn peserta didik kelas 9 SMPN 3 Kajen sudah menunjukkan perubahan yang meningkat. Namun bukan berarti nilai yang diperoleh peserta didik itu valid, karena selama mengikuti Penilaian Harian peserta didik bisa membuka buku atau mencari jawaban lewat google.

Baca juga:  Bimbingan Sosial, Upaya Mencetak Generasi Bermoral dan Beretika

Oleh sebab itu, pendidikan karakter dalam menanamkan kejujuran juga menjadi skala prioritas pembelajaran jarak jauh mata pelajaran PPKn. Di sini orang tua merupakan faktor utama untuk penerapan perilaku jujur pada jiwa peserta didik. (ra2/ida)

Guru PPKN SMPN 3 Kajen, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya