alexametrics

Supervisi Akademik Pengawas “PEMALAS” Genjot Efektivitas Pembelajaran

Oleh : Drs.Nur Sa’idu, M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan merupakan sektor penting dalam menunjang pembangunan, oleh karena itu pendidikan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar memperoleh hasil maksimal.

Guru merupakan aktor penting di dalam menentukan keberhasilan pembelajaran. Untuk menjamin keberhasilan guru dalam mengajar tersebut perlu adanya supervisi akademik pengawas (Permenpan RB 21 Tahun 2010) terhadap efektivitas pembelajaran.

Terkait hal tersebut dalam pantauan pengawas ada beberapa guru yang mengalami kegagalan dalam pembalajarannya, padahal guru tersebut sangat pandai dan menguasai materi pembelajarannya. Apa yang salah dengan guru tersebut?

Ada dua hal yang sangat urgen yang perlu dipahami guru dalam melaksanakan pembelajaran yaitu : pertama, kegiatan mengajar, berkaiatan analisis kebutuhan siswa/tujuan pembelajaran, menyusun rencana pembelajaran, menyajikan bahan, mengajukan pertanyaan, menilai kemajuan siswa.

Baca juga:  Pengaruh Penggunaan Media Pendidikan pada Pembelajaran Daring

Kedua, kegiatan manajerial kelas yaitu menciptakan dan mempertahankan suasana kelas agar kegiatan mengajar dapat berlangsung efektif dan efisien, dengan mengembangkan interaksi hubungan baik antara guru dan siswa.

Memberi reward, mengembangkan aturan permainan dalam kegiatan kelompok, penghentian tingkah laku siswa yang menyimpang atau tidak sesuai dengan tata tertib, dengan tujuan untuk menegakkan dan memelihara perilaku siswa menuju pembelajaran yang efektif dan efisien.

Dari uraian tersebut dapat dijelaskan guru yang mengalami kegagalan dalam pembelajarannya bukan karena tidak menguasai materi pembelajaran, tetapi belum mampu menerapkan pengelolaan manajemen kelas secara tepat.

Inilah perlunya pengawas melakukan tindakan supervisi “PEMALAS” akronim Pengelolaan Manajemen Kelas yang populer dengan Manajemen Pengelolaan Kelas (MPK).

Baca juga:  Kenali Lambang Bilangan sambil Bermain

Manajemen pengelolaan kelas terdiri kata “management” yaitu proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. Pengelolaan adalah proses yang memberikan pengawasan pada semua yang terlibat dalam pelaksanaan kebijaksaan dan pencapaian tujuan, sedangkan kelas adalah sekelompok yang ada waktu yang sama menerima pelajaran dari guru. Lantas apa begitu pentingnya manajemen kelas bagi guru?

Selain kompetensi, aktivitas terpenting dalam pembelajaran adalah pengelolaan manajemen pembelajaran dengan mengorganisasi dan mengoordinasikan usaha/aktivitas peserta didik menuju tujuan pembelajaran. Pengelolaan kelas merupakan keterampilan guru dalam memahami, mendiagnosis, memutuskan, kemampuan bertindak pada perbaikan suasana kelas, dengan merancang pembelajaran yang memuaskan, memanfaatkan kemampuan kecerdasan siswa untuk dilejitkan motivasinya dalam meraih prestasi belajar.

Baca juga:  Program Literasi Sekolah, Tingkatkan Minat Baca

Kesimpulannya keterampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran tidak hanya mengandalkan kemampuan kompetensi menguasai materi saja, tetapi harus ditunjang dengan pengelolaan manajemen kelas yang tepat dengan menciptakan suasana penataan ruang kelas (tempat-tempat duduk siswa, tempat penyimpanan alat bantu/media pembelajaran, kebersihan dan keindahan kelas) dengan baik dan serasi.

Pengelolaan waktu pembelajaran (alokasi waktu progam tahunan/semester/mingguan/harian dan perencanaan kegiatan untuk menghindari kejenuhan/kebosanan).

Sumber belajar menyenangkan (interaksi pembelajaran, motivasi, kedisiplinan (mencegahnya timbulnya tingkah laku siswa yang mengganggu berlangsungnya kegiatan belajar) dalam menunjang keberhasilan pembelajaran secara optimal. (fkp1/lis)

Pengawas Madrasah Kec. Bringin, Kabupaten Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya