alexametrics

Belajar IPA Asyik dengan Video Berbasis Aktivitas Siswa

Oleh: Tri Warsiti, S.Pd., SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Misi pendidikan yaitu mencerdaskan bangsa dan mengembangkan kualitas manusia seutuhnya (Gulo, 2003). Misi pendidikan tersebut menjadi tanggung jawab guru yang berhadapan langsung dengan peserta didik dalam rangka mencerdaskan generasi penerus bangsa. Salah satunya dengan pembelajaran berkualitas.

Pembelajaran berkualitas dikondisikan sesuai tuntutan zaman diharapkan menjawab permasalahan besar yang dihadapi dunia pendidikan terkait kesiapannya dalam kehidupan nyata.

Satunya melalui upaya peningkatan mutu pendidikan dengan berbagai pendekatan, model dan metode pembelajaran. Peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai pendekatan, model dan metode pembelajaran adalah sesuatu yang sudah menjadi kebutuan pokok untuk semua guru.

Pembelajaran saat ini memang masuk dalam kerangka Kurikulum 2013 yang menekankan kompetensi seluruh aspek yang dimiliki oleh peserta didik tetapi dalam penerapannya di lapangan guru masih pada pola lama.

Pada umumnya guru masuk mengajar dengan pola lama yang lebih senang dengan mentransfer ilmu kepada peserta didik mengandalkan kepiawaian guru dalam berbicara. Sehingga peserta didik hanya mendengarkan ceramah guru. Pembelajaran semacam ini yang mengakibatkan peserta didik jenuh, tidak tertarik untuk mengikuti pelajaran IPA yang harusnya banyak praktiknya. Guru harus berubah dan mengubah pembelajaran yang selama ini diajarkan. Yakni dengan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Peserta didik harus kreatif dan mengembangkan diri sesuai potensi intelektual yang dimilikinya.

Baca juga:  Narsipo Mudahkan Siswa Tingkatkan Pemahaman Belajar IPA

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan cabang ilmu yang fokus kajiannya adalah alam dan proses-proses yang ada di dalamnya (Ina Fitriyana, 2010: 11).

IPA adalah mata pelajaran yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan tetapi juga praktik. Dari kegiatan praktik akan terbaca kepribadian, kedisiplinan dan sebagainya. Terkait dengan hal tersebut guru harus mengajar dengan berbagai variasi pendekatan, model strategi pembelajaran. Sehingga peserta didik tertarik mengikuti setiap tahapan pembelajaran.

Salah satu materi IPA di kelas VI adalah tentang keragaman hayati. Materi ini sangat dekat dengan kondisi sekitar sehingga bersifat kontekstual.

Guru melaksanakan proses pembelajaran dengan rekaman video yang pelakunya adalah siswa. Mengingat saat ini kondisi pandemi maka langkah-langkahnya adalah sebgai berikut: pertama membuat surat izin kepada orang tua untuk menghadirkan putranya di sekolah. Kedua, membuat surat pernyataan yang ditandatangani oleh orang tua yang isinya bahwa orang tua mengizinkan putranya untuk hadir di sekolah dan kesediaan untuk mengantarnya.

Baca juga:  WAG Mempermudah Pembelajaran Segi

Ketiga, guru mempersiapkan jenis jenis tumbuhan baik dari unsur daun, batang atau buah dan bunga. Keempat, meminta salah satu teman untuk merekam video kegiatan guru dan siswa dalam pembelajaran. Kelima, menghadirkan dua siswa di sekolah untuk menjadi pelaku dan peraga pembelajaran. Keenam, pelaksanaan rekaman video guru dan siswa dalm mengenalkan keragaman hayati.

Tujuh, hasil rekaman dikompres supaya ukurannya berkurang bisa di-share lewat WhatsApp. Delapan, setelah kompres video dibagikan ke grup kelas. Dengan langkah-langkah tersebut siswa akan lebih asyik dan senang. Karena yang dilihat dalam pembelajaran adalah temannya dan jenis tumbuhan yang dikenalkan adalah tanaman yang sesungguhnya bukan gambar.

Bagi siswa yang menjadi peraga memiliki pengalaman nyata dalam pembelajaran yang tidak akan pernah terlupakan. Siswa akan asyik membelajari keragaman hayati melalui video teman dan guru sendiri. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa belajar IPA asyik dengan video berbasis aktivitas siswa. (ms1/lis)

Baca juga:  Mandiri dengan Bahan Ajar

Guru SD Ngrancah, Kec. Grabag, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya