alexametrics

Mengembangakan Konsep Diri Positif melalui Bunga Diri

Oleh: Widiyarini, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini remaja berada dimasa pencarian jati diri. Di masa ini pula remaja banyak mengalami perubahan fisik maupun psikis. Di masa inilah ada kalanya remaja mengalami kendala dalam menerima perubahan tersebut.

Perubahan yang kurang bisa diterima bisa menyebabkan masalah bagi remaja dalam penerimaan terhadap dirinya. Terlebih lagi lingkungan yang kurang mendukung akan semakin menyebabkan remaja memiliki konsep diri yang negatif terhadap dirinya yang berakibat pada perasaan dan perilaku yang negatif pula pada remaja.

Itu sebabnya membantu mengembangkan konsep diri yang positif sangat penting untuk membantu remaja menerima perubahan yang terjadi pada dirinya.

Menurut Hurlock (1980:34) konsep diri merupakan pengertian dan harapan seseorang mengenai diri sendiri yang dicita-citakan atau yang diharapkan dan bagaimana dirinya dalam realitas yang sesungguhnya baik secara fisik maupun psikologis.

Konsep diri adalah cara memandang diri sendiri sebagai sebuah pribadi yang unik dan berbeda dari orang lain, bagaimana merasa tentang dirinya dan bagaimana menginginkan diri sendiri menjadi manusia sebagaimana yang diharapkan. Sederhananya yaitu konsep diri merupakan gambaran yang dimiliki seseorang tentang dirinya baik itu fisik maupun psikis.

Baca juga:  Senang Belajar Bakwan melalui Discovery Learning Berbasis Multimedia

Remaja yang memiliki konsep diri yang positif akan mampu menerima kukurangan dan kelebihannya. Dia akan menanggapi segala sesuatu dengan sikap yang positif sehingga remaja mampu untuk mengembangkan potensinya dengan baik pula. Dalam hal ini guru BK memiliki peran yang sangat penting dalam membatu remaja mengembangkan konsep diri yang positif.

Melalui layanan klasikal guru BK dapat memberikan layanan yang menyenangkan dan memotivasi siswa dalam memberikan materi tentang pengetahuan dan pemahaman mengenai kelebihan dan kelemahan diri serta gambaran diri remaja. Tentang harapan yang dicita-citakan remaja dan tentang penilaian diri seperti bagaimana membangun rasa percaya diri.

Untuk menjawab dari permasalahan tersebut maka sejak dikelas VII SMPN 28 melalui layanan klasikal memberikan solusi dengan memberikan materi tentang konsep diri remaja melalui bunga diri untuk membantu siswa mengenali diri, kekuatan dan kelemahan dalam diri mereka serta membantu siswa memiliki penghargaan diri yang lebih baik.

Baca juga:  Menerapkan Disiplin di Sekolah dengan Tata Tertib

Dalam bimbingan ini siswa diminta untuk menggambar bunga dengan lima kelopak di buku BK dengan menggunakan spidol atau pensil warna, pada lingkaran bagian dalam dituliskan nama panggilan. Kemudian di kelopak pertama siswa menuliskan hal yang dapat membuat mereka bahagia, pada kelopak dua siswa diminta untuk menuliskan hal yang dapat membanggakan dalam diri mereka.

Untuk kelopak tiga siswa bisa menuliskan hal yang bisa memberikan rasa malu pada mereka, lalu di kelopak empat siswa menuliskan hal yang paling penting dalam hidup mereka, sedangkan pada kelopak ke lima mereka diminta untuk menuliskan arti sukses bagi mereka.

Dengan membuat bunga diri siswa dapat melihat gambaran diri mereka. Kemudian guru BK menanyakan perasaannya setelah mengetahui gambaran dirinya melalui bunga diri dan menanyakan bagaimana lima hal yang mereka temukan melalui bunga diri bisa membantu mereka untuk menjadi remaja yang sehat dan bahagia.

Baca juga:  Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Agresivitas pada Persepsi Siswa Kelas VII

Selanjutnya guru BK juga memberikan penguatan dengan menyampaikan kepada siswa bahwa mereka adalah apa yang mereka pikirkan, jika mereka selalu berfikir dan melihat pada kekuatan dan hal positif dalam diri, maka akan membantu mereka tumbuh secara positif dan kuat terutama dalam mewujutkan impian menjadi remaja yang sehat dan bahagia.

Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa konsep diri positif sangat penting untuk siswa supaya siswa mampu mengenali dan menerima segala kelemahan dan kelebihan dengan bahagia serta memiliki penghargaan diri yang lebih baik sehingga remaja mampu mengembangkan potensinya dengan baik pula. (ips2/ton)

Guru BK SMPN 28 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya