alexametrics

Metode Drill Tingkatkan Hasil Belajar Shooting Bola Basket

Oleh : Sutarno, S.Pd, M.Si

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Keberhasilan kegiatan belajar mengajar pada pendidikan jasmani dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Dapat dilihat dari tingkat pemahaman, penguasaan materi dan hasil belajar siswa. Semakin tinggi pemahaman, penguasaan materi dan hasil belajar maka kian tinggi pula tingkat keberhasilan pembelajaran.

Drill merupakan salah satu metode pembelajaran yang menekankan pada kegiatan latihan yang dilakukan berulang-ulang secara terus-menerus untuk menguasai kemampuan atau keterampilan tertentu. Berdasarkan pendapat Roestiyah NK (2001:125) metode drill adalah tenik yang dapat diartikan sebagai suatu metode mendidik di mana peserta didik melakukan kegiatan latihan agar peserta didik mempunyai keterampilan lebih tinggi dari yang dipelajari.

Penggunaan metode mengajar yang tepat akan membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Untuk membantu siswa dalam mengatasi penyampaian materi dalam pembelajaran PJOK, diperlukan teknik dan strategi mengajar yang sesuai dengan topik atau materi yang diajarkan kepada siswa.

Baca juga:  Tingkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Sprint dengan Teknik Sidasi

Metode mengajar latihan (drill) adalah suatu metode mengajar yang menekankan siswa untuk mengikuti segala intruksi yang disampaikan guru melalui pelaksanaan berbagai gerakan secara berulang-ulang. Pembelajaran shooting pada permainan bola basket akan mendapatkan hasil yang baik jika dilakukan latihan berulang-ulang.

Adapun beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran metode drill antara lain: pertama, menjelaskan maksud dan tujuan latihan terbimbing pada siswa. Kedua, guru harus lebih menekankan pada diagnosis. Karena latihan permulaan belum bisa mengharapkan siswa mendapatkan keterampilan yang sempurna. Ketiga, mengadakan latihan terbimbing sehingga timbul respons siswa yang berbeda-beda untuk peningkatan keterampilan dan penyempurnaan kecakapan siswa.

Keempat, memberi waktu untuk mengadakan latihan yang singkat agar tidak meletihkan dan membosankan dan guru perlu memperhatikan respons siswa apakah telah melakukan latihan dengan tepat dan cepat.

Baca juga:  Canva, Aplikasi Desain Grafis Millenial

Kelima, mengetahui hambatan atau kesukaran yang dialami siswa dengan cara bertanya kepada siswa, serta memperhatikan masa latihan dengan mengubah situasi sehingga menimbulkan optimisme dan rasa gembira pada siswa yang dapat menghasilkan keterampilan yang baik. Keenam, guru dan siswa perlu memikirkan dan mengutamakan proses-proses yang pokok dan tidak banyak terlibat pada hal-hal yang tidak diperlukan. Ketujuh, guru perlu memperhatikan perbedaan individual siswa, sehingga kemampuan dan kebutuhan siswa masing-masing dapat berkembang.

Penggunaan metode driil bertujuan untuk memiliki kemampuan motoris/gerak, seperti menghafalakan kata-kata, menulis, mempergunakan alat. Kemudian mengembangkan kecakapan intelek, seperti mengalikan, membagi, menjumlahkan. Memiliki kemampuan menghubungkan antara sesuatu keadaan dengan yang lain.

Baca juga:  Pembelajaran Mastery Learning Tingkatkan Pemahaman Materi Keliling Lingkaran

Dalam penggunaan metode drill peserta didik akan memperoleh ketangkasan dan kemahiran dalam melakukan suatu gerakan sesuai dengan apa yang mereka pelajari. Serta dapat menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik yang berhasil dalam mengikuti pembelajaran. Sehingga nantinya guru dapat mengembangkan hasil belajar siswa secara bersamaan tidak lagi melakukan penerapan metode pembelajaran yang konvesional.

Oleh karena itu untuk meningkatkan hasil belajar shooting siswa pada permainan basket ini sangat tepat diterapkan metode drill oleh guru PJOK. Sehingga peserta didik tidak hanya dituntut pada ketuntasan pembelajaran semata tetapi juga pada pengetahuan dan teknik sangat dibutuhkan oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Semarang. (ips2/lis)

Guru PJOK SMK Negeri 3 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya