alexametrics

Model Pembelajaran Snowball Throwwing untuk Belajar Siklus Hidup Hewan

Oleh : Cayem Daningsih, S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang menuntut setiap guru untuk melakukan kegiatan pembelajaran yang aktif dan menarik didalam kelas. Pada kurikulum 2013 siswa dituntut untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran dan guru berperan lebih banyak sebagai fasilitator.

Pembelajaran Siklus Hidup Hewan terdapat dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Pada kurikulum 2013 materi ini terdapat pada mata pelajaran IPA kelas IV semester 1. Banyak sekali metode atau model pembelajaran yang dapat guru gunakan untuk membelajarkan materi ini.

Pada dasarnya materi ini menarik bagi siswa karena menerangkan Siklus Hidup Hewan yang tentunya sudah ada dalam kehidupan siswa sehari – hari. Banyak sekali media yang digunakan guru dalam membelajarkan materi ini, seperti menggunakan video ataupun slide powerpoint yang tentunya akan membuat siswa lebih antusias.

Model pembelajaran Snowball Throwwing merupakan model pembelajaran yang tepat untuk digunakan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran IPA materi Sistem Tata Surya. Model pembelajaran Snowball Throwing adalah salah satu model pembelajaran aktif yang melibatkan siswa untuk berperan dalam sebuah permainan kertas yang di dalamnya terdapat pertanyaan.

Baca juga:  Pemanfaatan Diksi Dalam Lagu Untuk Tulis Puisi

Model pembelajaran ini melatih siswa untuk lebih tanggap menerima pesan dari siswa lain dalam bentuk bola salju yang terbuat dari kertas, dan menyampaikan pesan tersebut kepada temannya dalam satu kelompok.

Penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada materi Siklus Hidup Hewan dilaksanakan pada SD Negeri Selokarto 02 Kecamatan Pecalungan Kabupaten Batang. Pembelajaran yang dilaksanakan pada siswa kelas IV ini dilaksanakan dengan menarik dan meningkatkan aktivitas siswa. Langkah – langkah yang dilakukan yaitu guru menyampaikan materi yang akan disajikan yaitu materi Siklus Hidup Hewan dengan media power point dan video di kelas.

Selanjutnya guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi pembelajaran. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada teman kelompoknya. Kemudian masing-masing siswa diberi satu lembar kerja untuk menuliskan pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok.

Baca juga:  Pembelajaran Materi Pantun Mudah dengan Power Point Interaktif

Selanjutnya kertas tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama kurang lebih 5 menit. Setelah tiap siswa mendapat satu bola/satu pertanyaan, diberikan kesempatan kepada siswa lain untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian. Selanjutnya guru memberikan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh siswa, dan yang terakhir guru menutup pembelajaran.

Pembelajaran model Snowball Throwing memang sangat cocok dalam pembelajaran mata pelajaran IPA. Seperti model – model pembelajaran yang lain, model pembelajaran ini juga mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari model pembelajaran ini antara lain yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Sangat efektif untuk meningkatkan keaktifan siswa, melatih kerja sama kelompok dalam berdiskusi, menumbuhkan rasa percaya diri siswa, praktis bukan pengajaran konvensional, melatih kesiapan siswa, saling memberikan pengetahuan.

Baca juga:  Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan melalui Pembelajaran Outdoor Study

Selain itu pembelajaran model ini juga dapat menghindari pendominasian pembicaraan dan siswa yang diam sama sekali, karena masing-masing siswa mendapatkan satu buah pertanyaan yang harus dijawab dengan cara berargumentasi. Selain kelebihan tersebut, model pembelajaran ini juga mempunyai kekurangan. Kekurangan dari model pembelajaran ini antara lain yaitu terbatasnya jumlah siswa (kurang dari 30 siswa), pengetahuan tidak luas, hanya terkuat pada pengetahuan sekitar siswa, kurang efektif digunakan untuk semua materi pelajaran. (rs2/ton)

Guru SD Negeri Selokarto 02 Kec. Pecalungan Kab. Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya