alexametrics

Meningkatkan Menghafal Perkalian dengan Pembiasaan Literasi Numerasi 15 Menit

Oleh: Anisatul Faizah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dalam dunia pendidikan, kegiatan belajar merupakan kegiatan yang sangat penting. Istilah belajar tidak terlepas dari proses pendidikan, bahkan masyarakat memahami belajar adalah sebagai suatu perlengkapan sekolah. Kegiatan belajar selalu dikaitkan dengan tugas-tugas sekolah. Salah satu pelajaran yang selalu ada ialah matematika.

Pembelajaran matematika merupakan pembelajaran yang membutuhkan pemahaman, ketelitian dan konsentrasi. Tak heran jika banyak siswa merasa takut dan merasa angker jika mendengar kata matematika. Dengan ketakutan tersebut menyebabkan kemampuan pembelajaran matematika khususnya perkalian menjadi rendah.

Dalam Depdikbud (1996:57), mata pelajaran matematika berfungsi untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi berupa bilangan, simbol-simbol berupa ketajaman penalaran yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari.

Menurut Auliya (2009:8) perkalian merupakan operasi penjumlahan yang diulang-ulang. Dalam kamus Bahasa Indonesia, kali adalah tanda (x) untuk menyatakan pergandaan (perbanyakan), memperbanyakkan bilangan, berulang-ulang.

Baca juga:  Penerapan Personal Model dalam Penulisan Teks Report

Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan menghafal perkalian siswa dengan menerapkan pembiasaan literasi numerasi 15 menit. Menurut Muhid (2013:140) menghafal merupakan usaha meresapkan ke dalam pikiran agar selalu ingat.

Sedangkan daya ingat adalah mengingat kembali data-data yang telah tersimpan dan hanya mengingat apa yang di perlukan dan yang mempunyai arti. Menghafal memang tidak mudah, diperlukan niat kuat agar hafalan dapat terus ada di dalam otak. Ada beberapa factor yang mempengaruhi menghafal, diantaranya : 1) niat ; 2) tekad kuat; 3) lingkungan; 4) kondisi jasmani dan rohani.

Keterampilan menghafal perkalian sejauh ini masih perlu peningkatan, hal itu nampak jika guru memberikan pertanyaan maupun kuis tentang perkalian dasar. Banyak siswa yang masih kebingungan bahkan sulit menyampaikan hasil tatkala ditanya guru.

Baca juga:  1001 Jalan Pembiasaan untuk Karakter Perubahan Zaman

Oleh sebab itu perlu adanya teknik/ metode yang dapat meningkatkan kemampuan menghafal perkalian. Penerapan pembiasaan literasi numerasi 15 menit sebelum belajar dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan menghafal perkalian.

Dalam Gerakan literasi nasional, literasi numerasi ialah pengetahuan dan kecakapan untuk (a) menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari dan (b) menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, bagan, dsb.) lalu menggunakan interpretasi hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil keputusan. Numerasi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung di dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Strategi Peer Lesson Tingkatkan Hasil Belajar Matematika

Guru menerapkan pembiasaan literasi numerasi ini di kelas VB SDN Petompon 01 Semarang. Pada pelaksanaannya siswa diajak mengucapkan perkalian secara bersama-sama. Kemudian guru menunjuk salah satu perkalian dan siswa mengucapkan perkalian tersebut secara berurutan. Literasi yang dilakukan oleh guru dilakukan di awal/di akhir kegiatan belajar.

Pada awalnya siswa masih kesulitan menghafal perkalian, setelah dilakukan pembiasaan siswa sedikit demi sedikit hafal perkalian. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pembiasaan literasi numerasi 15 menit, efektif untuk meningkatkan kemampuan menghafal perkalian. (ips2/ton)

SD Negeri Petompon 01 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya