alexametrics

Meningkatkan Kualitas Guru dalam Pembelajaran Daring dengan Google Workspace

Oleh : Sudartin, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sudah satu setengah tahun pandemi Covid-19 melanda dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Berbagai sektor ikut terdampak termasuk dalam bidang pendidikan. Satuan pendidikan dituntut tidak menyerah dengan keadaan. Semua stakeholder di dalamnya diharapkan mampu berinovasi dan beradaptasi dengan keadaan sekarang.

Pandemi memaksa guru melaksanakan pembelajaran secara daring. Tidak semua guru siap dan mampu melaksanakaan pembelajaran daring secara optimal. Hal tersebut dikarenakan kompetensi guru dalam penggunakan teknologi informasi sebagai media pembelajaran daring masih kurang.

Kualitas pendidikan diharapkan tidak menurun, meskipun pembelajaran dilaksanakan secara daring. Untuk menjaga kualitas pendidikan, dibutuhkan keputusan cepat dari satuan pendidikan. Peran kepala sekolah sangat dibutuhkan. Kepala sekolah harus berperan menjadi motor sekaligus inisitor untuk menggerakkan para pendidik meningkatkan kemampuan penguasaan teknologi mendukung pembelajaran daring. Untuk itu, penulis berinisiatif para guru untuk menggunaan Google Workspace dalam pembelajaran maupun administrasinya. Seperti kita ketahui bersama tiga unsur utama pembelajaran jarak jauh yaitu pengajar, media dan siswa.

Baca juga:  Tantangan Guru Gagap Teknologi pada Pembelajaran Jarak Jauh

Moore (1973) menyatakan suatu metode pembelajaran dimana proses pengajaran terjadi secara terpisah dari proses belajar sehingga komunikasi antara tenaga pengajar dan siswa harus difasilitasi dengan bahan cetak, media elektronik, dan media-media yang lain.

Google Workspace merupakan perangkat digital milik perusahaan google yang sangat support terhadap dunia pendidikan. Di dalamnya dilengkapi Gmail, Google Drive, Google Docs, Sheets dan Slide serta Google Form. Aplikasi pendukung lainnya yang tak kalah bagus adalah Google Sites, Google Calendar, Google Chat, Google Meet, Google Currents, Google Keep, Google Vault, dan Jamboard.
Kelengkapan ini yang menjadikan penulis tertarik untuk dihadirkan di sekolah. Selain itu, Google Workspace memungkinkan sebuah instansi untuk menggunakannya bersama-sama dalam satu satuan kerja. Dari kelengkapan yang telah disebutkan sebelumnya, satu contoh Google meet.

Baca juga:  Peran Guru BK Dalam Pembelajaran Daring yang Efektif dan Menyenangkan

Google meet memungkinkan guru dengan siswa melakukan pembelajaran tatap maya, sehingga pembelajaran tetap berjalan dua arah. Satu contoh lagi adalah Google Drive. Aplikasi ini untuk berbagi dokumen dan presentasi dengan rekan kerja atau sesama guru. Versi konsumen dari aplikasi ini cukup memudahkan tim untuk berkomunikasi dan berkolaborasi, dan semuanya gratis.

Terlebih dulu, penulis melakukan komunikasi dengan berbagai pihak yang berkompeten di bidang ini. Mengenai plus minusnya, kesulitan penggunaannya, biaya yang harus dikeluarkan, serta pengoperasiannya. Penulis belajar terlebih dahulu, agar seterusnya bisa menyampaikan strategi yang akan dijalankan di SD Negeri Potrobangsan 4, Kota Magelang.

Dalam penyampaian aplikasi baru ini, penulis menggunakan praktik langsung, sehingga cara kerja langsung dapat dicerna oleh para guru. Hal-hal yang menjadi kendala akan langsung ditemukan dalam praktiknya.

Baca juga:  Membentuk Karakter Peserta Didik melalui Sikap Disiplin di Sekolah

Keunggulan Google Workspace for Education di antaranya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan alat pembelajaran yang mudah digunakan untuk meningkatkan efektivitas kolaborasi dan komunikasi, meningkatkan produktivitas. Yaitu hemat waktu dengan membuat dan mengelola tugas, membagikan masukan, serta memberikan nilai di satu tempat. Meningkatkan kualitas tugas siswa yaitu membantu siswa menyerahkan tugas terbaiknya dengan berbagai alat simpel untuk mendukung pembelajaran. Dan melindungi data sekolah yaitu mengamankan tugas, identitas, dan privasi semua orang dengan fitur dan kontrol keamanan yang proaktif.

Melalui Google Workspace penulis menyimpulkan pendidik mampu meningkatkan kemampuan penguasaan teknologi sebagai sarana pendukung pembelajaran daring. Dengan Google Workspace pendidik juga dapat berinovasi lebih jauh dapat melaksanakan pembelajaran daring. Dengan menguasai Google Workspace pendidik akan meningkatkan kualitas pembelajaran, meskipun dilaksanakan jarak jauh. (pm1/lis)

Kepala SD Negeri Potrobangsan 4, Kota Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya