alexametrics

Menghafal Bacaan Salat Mudah dengan Metode Concept Sentence

Oleh: Winardi, S.Pd.I

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN Agama Islam (PAI) di sekolah bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang dalam hal keimanan, ketakwaannya, berbangsa dan bernegara.

Dengan pendidikan Islam, orang tua atau guru berusaha secara sadar memimpin dan mendidik anak diarahkan kepada perkembangan jasmani dan rohani sehingga mampu membentuk kepribadian yang utama yang sesuai dengan ajaran agama Islam.

Dalam Islam salat adalah hal utama. Salat merupakan bentuk ibadah kepada Allah SWT yang paling tinggi nilainya. Salat adalah ibadah yang terdiri atas gerakan anggota badan dan ucapan atau bacaan. Salat akan sah apabila gerakan dan bacaan dikerjakan dengan benar. Gerakan dan bacaan integral. Artinya sebagai satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan dan bacaan salat harus hafal, artinya tidak membaca tulisan. Di samping itu penghayatan makna bacaan salat akan mudah meresap dalam hati jika bacaan sudah dihafal dengan lancar.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Sistem Tata Surya dengan Picture and Picture

Di SD siswa belajar pokok bahasan bacaan salat. Kenyataan yang terjadi di lapangan kemampuan siswa kelas II SDN 02 Sidoharjo dalam menghafal bacaan salat masih rendah, siswa merasa malas ketika disuruh menghafal. Untuk itu, guru harus mencari solusi yaitu dengan menerapkan metode pembelajaran yang dapat membantu siswa agar siswa lebih mudah dan semangat untuk menghafal bacaan salat.

Menurut Alquran dan Hadis, bacaan yang diucapkan ketika ibadah salat, pertama, niat. Kedua, takbiratul ikhram “Allaahu Akbar”. Ketiga, bacaan doa iftitah. Keempat, bacaan surah Al-Fatihah. Kelima, bacaan surat Quran pendek. Keenam, ruku. Ketujuh, i’tidal “Sami’allaahu Liman Hamidah Rabbana Wa Lakal Hamdu”. Kedelapan, sujud. Kesembilan, bacaan duduk di antara dua sujud. Kesepuluh, membaca tahiyat awal dan tahiyat akhir. Kesebelas, salam.

Baca juga:  Bandicam pada Penggalian Isi dan Amanat Puisi di Masa Pandemi

Metode pembelajaran yang dapat diterapkan yaitu concept sentence. Ini merupakan metode pembelajaran yang diawali dengan menyampaikan kompetensi, sajian materi, membentuk kelompok heterogen, guru menyiapkan kata kunci sesuai materi bahan ajar, dan tiap kelompok membuat kalimat berdasarkan kata kunci (Guruclub:2008). Prosedur selanjutnya dalam pembelajaran ini adalah mempresentasikan hasil belajar secara bergantian di depan kelas.

Langkah-langkah dalam menerapkan metode concept sentence, pertama, guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai. Kedua, guru menyajikan materi bacaan salat. Ketiga, guru membentuk kelompok yang anggotanya empat orang secara heterogen. Keempat, guru menyajikan beberapa kata kunci sesuai dengan materi (misalnya kata kunci: takbiratul ihram). Kelima, setiap kelompok diminta untuk membuat kalimat dengan menggunakan minimal empat kata kunci setiap kalimat. Keenam, hasil diskusi kelompok didiskusikan kembali secara pleno yang dipandu oleh guru. Ketujuh, siswa dibantu oleh guru memberikan kesimpulan.

Baca juga:  CTL Tingkatkan Keterampilan Menulis Puisi

Kelebihan metode ini yaitu meningkatkan semangat belajar siswa, membantu terciptanya suasana belajar yang kondusif, memunculkan kegembiraan dalam belajar, mendorong dan mengembangkan proses berpikir kreatif, memunculkan kesadaran untuk berubah menjadi lebih baik, memperkuat kesadaran diri dan lainnya.

Metode consept sentence diharapkan dapat membuat siswa lebih bersemangat dan antusias dalam menghafal bacaan salat, sehingga pembelajaran yang berlangsung dapat bermakna bagi siswa. Jadi kesimpulan yang dapat diambil yaitu melalui metode consept sentence siswa dapat menghafal bacaan salat dengan mudah. (uwn1/ida)

Guru PAI SDN 02 Sidoharjo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya