alexametrics

CIRC Tingkatkan Pemahaman Bahasa Indonesia

Oleh : Sri Sunarti, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan mulai Sekolah Dasar sampai perguruan tinggi. Melalui pelajaran Bahasa Indonesia, siswa diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi dengan baik, baik secara lisan maupun tulisan.

Muatan pelajaran Bahasa Indonesia pada kurikulum 2013 di jenjang Sekolah Dasar khususnya tentang pemahaman suatu bacaan masih kurang. Siswa masih sulit dalam memahami teks bacaan yang dibacanya. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa masih belum bisa memahami teks bacaan tersebut dengan baik.

Metode yang konvensional dan kurang bervariasi, serta media yang digunakan masih belum bisa membangkitkan semangat dan motivasi belajar siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu ada perbaikan dalam pembelajaran supaya kegiatan siswa dalam memahami teks bacaan lebih meningkat.

Baca juga:  Pemanfaatan TIK untuk Pembelajaran Bagi Guru

Penggunaan model pembelajaran harus memilki pertimbangan-pertimbangan yaitu harus sesuai materi pembelajaran, sesuai tingkat perkembangan kognitif siswa, dan sarana dan prasarana yang tersedia. Penggunaan model pembelajaran yang sesuai dapat menciptakan suasana yang menunjang agar siswa merasa bebas untuk merespon secara alami dan teratur, aktif serta lebih bermakna.

Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal,untuk itu pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI SD Negeri Ngalian Kec. Tirto Kab. Pekalongan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) pada materi menemukan ide pokok dalam sebuah paragraf.

Menurut Slavin (2005:2014) unsur-unsur penting dalam model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) yaitu kegiatan-kegiatan dasar terkait, pengajaran lamngsung pembelajaran memahami bacaan, dan seni berbahasa serta menulis terpadu.

Baca juga:  Mendidik Karakter, Tanggung Jawab Siapa?

Model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) ini merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif di mana siswa belajar secara berkelompok dan guru memberikan materi berupa wacana yang menarik untuk dibaca dan dipahami, kemudian siswa berdiskusi dengan kelompoknya untuk menemukan ide pokok pada setiap paragraf.

Muhamad Nur (2000:28) menyampaikan, empat sampai lima siswa bekerja dalam tim secara kooperatif terlibat dalam serangkaian kegiatan bersama, masing-masing membaca, membuat ikhtisar, saling membacakan ikhtisar dan saling menanggapi. Penggunaan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) ini, selain dapat meningkatkan kemampuan siswa secara individu, juga melatih bekerjasama dalam kelompok yang pada akhirnya memicu peningkatan hasil belajar.

Adapun langkah-langkah model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition), pertama guru membentuk kelompok yang anggotanya 4 atau 5 siswa secara heterogen, kedua guru memberikan wacana sesuai dengan topik pembelajaran, ketiga siswa bekerjasama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana dan ditulis pada lembar kerja, keempat siswa mempresentasikan hasil lembar kerja, kelima siswa membuat kesimpulan bersama dengan bimbingan guru.

Baca juga:  Alat Peraga KTP Gugah Minat Belajar Teks Prosedur

Penggunaan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam menemukan ide pokok dalam sebuah paragraf. Pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa, sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar kearah belajar yang dinamis, optimal, kegiatan belajar lebih bermakna, dan hasil belajar akan dapat bertahan lebih lama. (bw2/ton)

Guru Kelas VI SD Negeri Ngalian Kec. Tirto Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya