alexametrics

Solusi Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa dengan Pembelajaran SOLE

Oleh: Welas Kurniawati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran jarak jauh yang dilakukan dari rumah akibat pandemi Covid-19 sudah berlangsung lama. Pembelajaran dari rumah dalam waktu lama, tentu harus disiapkan secara matang oleh guru. Supaya tidak menimbulkan kebosanan siswa.

Pendidik perlu mengemas kegiatan BdR yang menarik dengan mengutamakan pengalaman belajar peserta didik di SDN Gajah 2 kelas 5. Agar peserta didik tidak mudah bosan dan tetap semangat untuk berperan aktif.

Pendidik perlu memvariasikan pembelajaran dengan berbagai model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Banyak model pembelajaran yang bisa diterapkan. Di antaranya discovery learning, project based learning, problem based learning, flipped classroom, SOLE, games learning.

Model pembelajaran SOLE memiliki tujuan membentuk kompetensi yang harus dimiliki siswa sesuai tuntutan dalam Kurikulum 2013. Di antaranya peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, memiliki kemampuan berpikir kreatif, memiliki kemampuan memecahkan masalah, dan memiliki kemampuan berkomunikasi.

Baca juga:  Pengaruh Video Animasi terhadap Pembelajaran Gerhana

Adapun alur pembelajaran menggunakan model SOLE adalah : pertanyaan besar (big question), dalam tahap ini pendidik menyiapkan pertanyaan besar yaitu yang dapat menimbulkan rasa ingin tahu peserta didik terhadap materi yang diajarkan.

Investigasi (investigation), pada tahap ini peserta didk dibagi kelompok dan diberi kesempatan untuk melakukan penyelidikan untuk mencari tahu jawaban dari pertanyaan yang disampaikan pendidik. Sumber utama untuk mencari jawaban adalah internet baik melalui gadget atau komputer.

Ulasan (review), pada tahap ini pendidik memberikan ruang kepada peserta didik untuk menyampaikan hasil pencarian inforamasi untuk memecahkan masalah yang diberikan sebelumnya. Selanjutnya dibuat ulasan terhadap hasil paparan siswa dan bersama-sama membuat kesimpulan terhadap materi yang dipelajari.

Berikut ini adalah langkah rinci yang dapat dibuat pendidik ketika akan menerapkan model SOLE. Pada tahap persiapan yang dilakukan pendidik adalah membuat RPP, menyiapkan pertanyaan besar yang bisa menantang peserta didik untuk mencari tahu dan memecahkan masalah. Buatlah pertanyaan yang berdasar pada kehidupan nyata. Sehingga siswa mampu berartikulasi, memprediksi, menguji pengetahuan mereka serta menghubungkan ide mereka dengan pengetahuan yang berkembang saat ini.

Baca juga:  Meningkatkan Hasil Belajar Dengan Model Tutor Sebaya

Menyiapakan ruang kelas maya untuk menyampaikan informasi tentang penugasan, bisa menggunakan google classroom, kelas maya, teams, atau WA grup. Membuat jadwal kegiatan vicon untuk kegiatan penyampaian paparan hasil inverstigasi peserta didik dan penguatan oleh pendidik.

Pendidik memulai pembelajaran dengan menyapa siswa dan mengecek kehadiran siswa melalui ruang kelas maya yang biasa digunakan. Pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran dan menyampaikan langkah pembelajaran yang akan digunakan. Pendidik memberikan pertanyaan besar yang akan diselesaikan oleh siswa.

Pendidik membagi kelompok siswa ke dalam kelompok kecil. Siswa dalam kelompok kecil bisa menggunakan grup WA khusus siswa per kelompok. Dan diberi kesempatan berdiskusi mencari jawaban terhadap pertanyaan yang diberikan dengan mencari dari berbagai sumber. Dan sumber utamanya adalah mesin pencari kata seperti google.
Dalam forum vicon pendidik memberi kesempatan kepada tiap kelompok untuk menyampaikan hasil investigasinya dan ditanggapi kelompok lain. Pendidik memberikan penguatan. Bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi yang sedang dipelajari. Pendidik memberikan penilaian terhadap proses pembelajaran baik penilaian sikap, pengetahuan maupun keterampilan.

Baca juga:  Peran Prakasita Classroom dalam Mendukung Pembelajaran PPKn

Model pembelajaran ini bisa meningkatkan berpikir kritis dan kreatif karena dengan peserta didik mencari tahu jawaban, akan mencari info dari berbagai sumber untuk memecahkan masalah. Mereka akan berdiskusi sesama temannya untuk menyepakati jawaban yang akan disampaikan sebagai hasil kelompok mereka.
Semoga dengan berbagai model pembelajaran selama BdR maka pembelajaran akan lebih bervariatif dan menyenangkan bagi siswa. Sehingga menimbulkan motivasi untuk belajar walaupun mereka tetap belajar di rumah. (agu1/lis)

Guru SDN Gajah 2 Demak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya