alexametrics

Penerapan Model Pembelajaran Digital pada Masa Pandemi Covid 19

Oleh : Tri Kusumawati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 masih belum usai. Pembelajaran bisa berjalan dengan sistem digital secara daring dengan model pembelajaran yang inovatif. Guru harus kreatif dan inovatif dalam menggunakan teknologi agar pembelajaran tidak monoton. Optimalisasi pemanfaatan ICT untuk pembelajaran abad 21 menjadi sangat mendesak untuk dikembangkan.

Di SMK Negeri 2 Temanggung dalam pembelajaran online menggunakan Google Classroom, pada materi mata pelajaran bahasa Jawa. Google Classroom (GC) ini sudah disediakan oleh sekolah dalam memberikan materi pembelajaran online kepada peserta didik.

Menurut Williams (1999) pembelajaran digital meliputi aspek perangkat keras (infrastruktur) berupa seperangkat komputer yang saling berhubungan satu sama lain dan memiliki kemampuan untuk mengirimkan data, baik berupa teks, pesan, grafis, video maupun audio.

Pembelajaran digital adalah praktik pembelajaran yang menggunakan teknologi secara efektif untuk memperkuat tinggi dan menyediakan akses ke konten yang menantang dan menarik. Umpan balik melalui penilaian formatif, peluang untuk belajar kapan, saja dan di mana saja. Serta instruksi individual untuk memastikan semua peserta didik mencapai potensi penuh.

Baca juga:  Mudah Mendeskripsikan Benda Sekitar melalui Pembelajaran OTO

Pembelajaran digital pada hakikatnya adalah pembelajaran yang melibatkan penggunaan alat teknologi digital secara inovatif selama proses belajar mengajar, dan sering juga disebut sebagai Technologi Enhanced Learning (TEL) atau e-Learning. Keuntungan pembelajaran digital adalah media yang menyenangkan, sehingga menimbulkan ketertarikan pembelajar pada program-program digital.

Pada dasarnya, pembelajaran digital diterapkan dengan menggunakan beberapa prinsip. Yakni personalisasi, partisipasi aktif peserta didik, aksesibilitas, dan penilaian. Dalam hal pemanfaatan pembelajaran digital, setidaknya ada 3 potensi atau fungsi pembelajaran digital yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Meliputi alat komunikasi, alat akses informasi, dan alat pendidikan atau pembelajaran.

Ada juga kendala dari penggunaan model digital ini, yaitu pemadaman listrik ketika sedang mengakses program pembelajaran, jaringan internet yang buruk, komitmen dari orang tua yang tidak menentu. Hal itu menjadikan pembelajaran online peserta didik sulit belajar dengan cara ini. Kesalahpahaman antara guru dan peserta didik serta ketidaktahuan iptek juga salah satu dampak terjadinya kendala dalam pembelajaran online. Oleh karena itu, guru harus lebih paham tentang pengoperasionalan teknologi.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar IPA dengan Strategi Index Card Match

Guru juga harus bisa membaca situasi dan memaklumi keadaan peserta didik. Mungkin sukar untuk dilakukan karena guru yang mengajar peserta didik banyak akan mendapatkan kendala dalam pembelajaran online. Tetapi bisa dengan cara pendekatan dengan peserta didik karena dalam situasi seperti ini sangat mudah timbul kesalahpahaman. Peserta didik juga harus memberikan konfirmasi tentang keadaan yang dialami. Seperti keadaan keluarga, keadaan ekonomi, serta penggunaan jaringan internet. Ini sangat penting supaya guru bisa memberikan keringanan atau tugas pengganti. Maka, pembelajaran bahasa Jawa di SMK N 2 Temanggung yang menggunakan Google Classroom sangatlah memperhatikan hal tersebut.

Pembelajaran online adalah salah satu cara untuk mengatasi penyebaran Covid-19 yang juga diterapkan di sekolah-sekolah lain. Dalam praktiknya PJJ/daring memerlukan bantuan teknologi informasi komunikasi. Keterbatasan ruang dan waktu yang dimiliki oleh peserta didik dapat diatasi dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain baik secara online.

Baca juga:  Pembelajaran TKRO Sistem Suspensi Menggunakan Model Kontekstual

Penyampaian materi pembelajaran selama online, dalam hal ini materi bahasa Jawa, dapat diakses peserta didik baik dalam bentuk video pembelajaran dari YouTube, teks, rekaman audio. Maupun materi tambahan dan materi pengayaan yang diberikan guru melalui video konferensi dengan bantuan Google Meet. Dengan demikian pembelajaran model digital mapel bahasa Jawa bisa tersampaikan sesuai waktu yang diberikan dan tujuan pembelajaran. (pm3/lis)

Guru Bahasa Jawa SMK Negeri 2 Temanggung

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya