alexametrics

Gambar Tokcer lebih Atraktif Temukan Pesan Moral Cerita Wayang

Oleh: Djumarijah, S. Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, CERITA wayang Ramayana termasuk materi pokok dalam pembelajaran bahasa Jawa di SMP. Cerita Kidang Kencana, Resi Jatayu, dan Anoman Duta berturut-turut disajikan di pembelajaran Bahasa Jawa dari kelas VII sampai kelas IX.

Pemahaman materi cerita wayang Ramayana meliputi berbagai urutan kegiatan dalam pembelajaran bahasa Jawa. Kegiatan diawali dengan literasi dengan membaca atau mengamati gambar, audio, atau video pembelajaran.

Dari kegiatan literasi siswa dapat menemukan arti kata-kata sukar dalam teks cerita, tokoh dan watak tokoh cerita, latar cerita meliputi latar tempat, waktu,dan suasana. Tidak kalah pentingnya dalam memahami isi teks cerita wayang adalah siswa dapat menemukan pesan moral dalam cerita wayang tersebut.

Pembelajaran bahasa Jawa kelas IX semester gasal terdapat kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa diantaranya Memahami Cerita Wayang Ramayana Lakon Anoman Duta. Dalam menentukan tema,tokoh cerita, watak tokoh, dan latar cerita siswa dengan mudah menemukannya sehingga mereka tidak merasa mengalami kendala.

Saat siswa diminta untuk menyebutkan pesan moral dalam cerita saat itulah siswa merasa kesulitan untuk menemukannya. Ada beberapa alasan kesulitan siswa dalam menemukan pesan moral yang mengandung pitutur luhur tersebut. Kesulitan itu diantaranya siswa tidak mudah mengingat nama tokoh cerita, apa yang dilakukan tokoh cerita, watak tokoh cerita, dan juga ada yang mengatakan kesulitan karena bahasa yang digunakan adalah bahasa krama alus.

Baca juga:  Gampat, Tingkatkan Kemampuan Siswa Bercerita Tentang Gambar Seri

Kesulitan siswa dalam menemukan pesan moral dalam cerita wayang Ramayana Lakon Anoman Duta juga dialami siswa kelas IX SMP Negeri 2 Salatiga. Sebagai guru bahasa Jawa. Penulis berusaha membantu dalam mengatasi kesulitan siswa. Usaha yang dilakukan diantaranya dengan membuat cara agar siswa mempunyai daya tarik untuk menemukan pesan moral cerita wayang Ramayana. Cara tersebut adalah dengan Gambar Tokcer lebih Atraktif Temukan Pesan Moral Cerita Wayang.

Gambar Tokcer lebih Atraktif Temukan Pesan Moral Cerita Wayang mempunyai arti Gambar Tokcer (singkatan dari tokoh cerita) lebih mempunyai daya tarik untuk menemukan pesan moral cerita wayang. Secara sederhana dapat diartikan Gambar tokoh cerita lebih mempunyai daya tarik untuk menemukan pesan moral cerita wayang.

Baca juga:  Role Playing dengan Media Video Menumbuhkan Karakter Semangat Kebangsaan

Moral merupakan sesuatu yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca yang merupakan makna yang terkandung dalam sebuah karya sastra dan makna yang disarankan lewat cerita (Nurgiyantoro : 2009).

Kegiatan pembelajaran bahasa Jawa kelas IX semester gasal pada kompetensi Memahami Teks Cerita Wayang Ramayana lakon Anoman Duta bisa diurutkan dengan siswa mengamati cerita wayang Ramayana Lakon Anoman Duta secara keseluruhan untuk menemukan arti kata-kata sulit dalam cerita, bertanya jawab tentang isi cerita yang meliputi penentuan tema, menyebutkan tokoh cerita, menentukan watak tokoh cerita dan menentukan latar cerita wayang lakon Anoman Duta tersebut.

Saat siswa diberi tugas untuk menuliskan pesan moral cerita wayang lakon Anoman Duta, Siswa dipersilahkan berdiskusi,guru membagikan gambar-gambar tokoh cerita Anoman Duta yang berwarna-warni untuk menarik minat siswa dalam menemukan pesan moral dalam cerita. Gambar tokoh cerita merupakan tokoh yang berwatak baik (protagonis) dan tokoh yang berwatak buruk (antagonis). Tokoh yang berwatak baik disajikan gambar Anoman, Prabu Ramawijaya, Dew Sinta dan Lesmana. Untuk gambar tokoh cerita berwatak buruk disajikan gambar Prabu Rahwana, Buta Wilkathaksini, dan Anggada.

Baca juga:  Alternatif Media Pembuatan Poster Dikala Pandemi

Siswa mengamati gambar tokoh cerita wayang Anoman Duta tentunya setelah membaca teks cerita secara keseluruhan. Kemudian siswa mulai mengumpulkan informasi mengenai watak tokoh, tindakan tokoh cerita, dan semua peristiwa yang terjadi di dalam cerita. Seluruh informasi dijadikan bekal untuk menyusun pesan moral cerita yang diwujudkan dalam kalimat atau pernyataan yang berisi sikap, perbuatan baik, yang berupa nasehat atau pitutur luhur yang bisa diteladani dalam kehidupan bermasyarakat.
Gambar tokoh cerita ternyata mampu membuat siswa tertarik untuk menemukan pesan moral dalam cerita wayang. Kemampuan siswa dalam menemukan pesan moral dalam cerita wayang merupakan salah satu pembelajaran yang bermakna untuk bekal dalam kehidupan di masyarakat. (dd2/zal)

Guru SMPN 2 Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya