alexametrics

Sie-Sandra Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh pada Mapel Geografi

Oleh : Bambang Nugroho, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Hampir satu setengah tahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Berbagai bidang terkena dampaknya, begitu juga dengan pendidikan. Pembelajaran yang sebelum adanya pandemi dapat dilaksanakan dengan pembelajaran tatap muka (PTM), kini harus dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Dillon and Gunawardena (1995) mengatakan ada tiga hal yang menentukan efektivitas dalam pembelajaran jarak jauh. Pertama, teknologi. Dalam hal ini guru dan siswa harus mempunyai akses yang mudah terhadap jaringan dengan waktu secepat mungkin.

Kedua, karakteristik pengajar. Guru sebagai pengajar memegang peranan penting dalam efektivitas pembelajaran jarak jauh. Ketiga, karakteristik siswa sendiri. Setiap siswa memiliki karateristik spesifik yang harus dipahami oleh guru. Untuk itu dalam PJJ sangat diperlukan pemanfaatan e-learning, karena memiliki keunggulan.

Yaitu lebih mudah diserap sebab akan memakai fasilitas multimedia berbentuk teks, gambar, suara, animasi serta video. Lebih efektif dari segi biaya karena tidak terlalu membutuhkan instruktur. Lebih praktis sebab tidak ada banyak formalitas kelas.

Baca juga:  Pahami Peta Asyik dengan Media Puzzle

Dapat diakses dua puluh empat jam per hari sehingga untuk penguasaan materi tergantung dari semangat dan daya serap pelajar. Dapat selalu dimonitor dan dapat diuji menggunakan e-test.

SMA Negeri 2 Grabag telah mengembangkan suatu sistem informasi dan komunikasi. Sistem itu disebut Sie-Sandra (Sistem Informasi dan Komunikasi SMA Negeri 2 Grabag). Sie-Sandra diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari e-learning yang sekarang masih dipergunakan untuk kalangan sendiri atau warga SMAN 2 Grabag namun tidak menutup kemungkinan ke depannya dapat dipergunakan oleh pihak lain (dalam Disma Aryanti, 2020).

Seperti jenis e-learning yang lain, Sie-Sandra memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya komunikatif, efektif, cepat untuk menyampaikan materi pembelajaran. Dapat mencakup wilayah yang luas. Siswa dapat menerima visualisasi dan pembicaraannya. Dapat berlakukan dalam kelas besar dan kecil. Dapat diakses di mana saja dan kapan saja. Dapat menciptakan interaksi yang bersifat real time maupun non-real time.

Dalam penggunaan Sie-Sandra, ada beberapa hal yang harus dipahami dan dilakukan. Harus dipastikan admin sudah menyetting atau mengizinkan setiap guru ataupun siswa yang akan login.

Baca juga:  Replika dari Botol Plastik Pelajari Respirasi Jadi Menarik

Setiap guru dan siswa harus mengisi username dan password setiap kali akan menggunakan sie-sandra. Untuk memudahkan dalam proses pembelajaran, setiap guru mata pelajaran maupun guru BK harus membuat sejumlah kelas mata pelajaran misal seorang guru mengajar mata pelajaran geografi kelas XI IPS 1, XI IPS 2, XI IPS 3, maka dia harus membuat kelas Geografi XI IPS 1, XI IPS 2 dan XI IPS 3. Guru dapat membuat atau menambahkan desain pembelajaran, materi pembelajaran, diskusi, dan evaluasi.

Ada evaluasi yang satu arah dalam arti siswa hanya dapat membaca namun tidak dapat memberi jawaban di Sie-Sandra tapi mengirimnya lewat media WhatsApp (WA). Ada pula jenis evaluasi yang mana siswa dapat langsung memberikan jawaban di Sie-Sandra yang dapat berupa tulisan, gambar, video atau pun audio, guru dapat menseting lamanya atau batas waktu siswa dalam mengumpulkan pekerjaan.

Baca juga:  Tingkatkan Minat Belajar Gerak Lurus Melalui Livechat

Sie-Sandra memfasilitasi guru/pengguna untuk menampilkan materi pelajaran buatan sendiri atau menyematkan link sumber belajar lain semisal YouTube, file milik orang lain yang berupa gambar, peta, grafik, audio, video, dan sebagainya.

Pembelajaran geografi kelas XI materi karakteristik wilayah perairan darat Indonesia dengan menggunakan Sie-Sandra menampakkan hasil yang sangat menggembirakan dan lebih efektif. Hal ini tercermin dari tingginya antusiasme siswa dalam pembelajaran. Siswa mudah berinteraksi dengan temannya serta tagihan tugas-tugas dapat diselesaikan dengan baik dan awal waktu. Selain itu, hasil penilaian juga sangat memuaskan, dengan tingkat ketuntasan yang tinggi.

Meski demikian ada kekurangannya. Antara lain kecenderungan terabaikannya aspek sosial karena antara guru dengan siswa, antara siswa dengan siswa jarang sekali terjadi tatap muka langsung. Proses mendidik berubah menjadi proses melatih, tidak semua lokasi mencerminkan adanya jaringan internet yang kuat dan stabil. (pm2/lis)

Guru Geografi SMAN 2 Grabag, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya