alexametrics

Dengan VN Belajar Nembang Jadi Gampang

Oleh: Khairil Akbar, S.Sos.,S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran di masa pandemi Covid-19 harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi. PJJ atau pembelajaran jarak jauh secara daring kerap menjadi pilihan sebagai metode pembelajaran yang saat ini dirasa paling trendi dan terkini.

Media aplikasi digital seperti WhatsApp, Google Clasroom, Google Meet, Zoom, Microsoft Teams dan sebagainya adalah sekian banyak aplikasi populer di masyarakat yang dapat digunakan dalam pembelajaran daring. Hebatnya aplikasi bukan berarti yang terbaik digunakan namun harus betul-betul mempertimbangkan kondisi, baik sekolah, guru maupun siswa.

Sebagai contoh sekolah di daerah pedalaman yang masih minim fasilitas pendukung dan siswanya masih banyak yang gaptek (gagap teknologi) tentu harus menyesuaikan diri dalam melakukan proses belajar mengajar.

SMP Negeri 2 Kandangan Kabupaten Temanggung berusaha semaksimal mungkin melakukan proses pembelajaran menggunakan media daring dan luring. Media daring (dalam jaringan) dengan menggunakan aplikasi WA (WhatsApp). Sedangkan luring (luar jaringan) menggunakan lembar kerja peserta didik (LKPD) serta buku paket atau modul.

Baca juga:  BDR IPS Asyik dengan Literasi Digital Mandiri

WA merupakan aplikasi yang sangat membantu dalam pembelajaran. WA adalah aplikasi yang sudah tertanam di HP masing-masing siswa dan yang paling sering dipakai dalam bermedsos. Penggunaan media yang dirasa ‘dekat’ dengan siswa selaku pembelajar sangat diperlukan untuk mempermudah pemahaman materi sekaligus dapat menciptakan suasana yang menyenangkan.

Menurut Sudjana (2010:2) guru akan mendapatkan banyak manfaat dan keuntungan jika menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran. Yakni materi yang disampaikan lebih mudah dimaknai anak sehingga tujuan pembelajaran yang ditentukan dapat dikuasai oleh anak.

Pembelajaran bahasa Jawa pada materi melagukan tembang macapat sangat membutuhkan contoh tembang yang berupa audio (suara) agar bisa ditirukan. Media dapat mewakili apa yang kurang mampu, apa yang guru ucapkan dengan kata-kata atau kalimat tertentu bahkan abstrak dapat dikonkretkan sehingga siswa menjadi mudah mencerna bahan daripada tanpa bantuan media (Bahri dan Zain, 2013:120).

Baca juga:  Tingkatkan Keterampilan Menulis melalui Bola Berputar

Fitur VN atau voice note menjadi pilihan solusi guna pembelajaran praktik tembang macapat di SMP Negeri 2 Kandangan, dengan mempertimbangkan keterbatasan yang ada serta memaksimalkan penggunaannya. VN adalah salah satu fitur WhatsApp yang berupa pesan suara dan berguna untuk mempercepat pesan tanpa mengetik tulisan secara manual. Pesan suara mengandung intonasi, penekanan (aksen) serta tempo sehingga melahirkan rasa/penghayatan yang sesuai dengan tujuan dari pesan.

Dalam proses pembelajaran praktik tembang macapat melalui WA grup terlebih dahulu siswa diminta mengubah nama profil sesuai nama lengkap yang penulisannya diawali dengan nomor presensi untuk mempermudah pengecekan. Siswa wajib mengaktifkan gawainya 5 menit sebelum pembelajaran dimulai.

Guru membuka pelajaran dengan salam melalui VN dan siswa diwajibkan menjawab salam dengan VN pula untuk memastikan fitur tersebut berfungsi. Guru meminta siswa berdoa sekaligus menyapanya. Selanjutnya guru menuliskan perintah atau tugas dengan chat tentang materi tembang macapat. Misalnya syair dan notasi tembang yang akan dilagukan.

Baca juga:  Belajar Teknik Dasar Bola Basket dengan Quiziz

Guru memberikan contoh cara melagukan tiap baris tembang sesuai notasi menggunakan VN sehingga siswa dapat menirukan dan menguasai praktik secara bertahap. Setelah semua baris tembang dikuasai, siswa diminta praktik melalui VN dan guru memberikan penilaian. Dalam penggunaannya, VN juga dapat dipercepat hingga 2 kali kecepatan normal sehingga jika diinginkan bisa mempercepat waktu pada saat menyimak suara.

Materi pembelajaran melagukan tembang macapat menjadi gampang dengan memaksimalkan WhatsApp fitur Voice Note melalui pertimbangan situasi dan kondisi yang ada. Sehingga menjadi solusi yang terbaik guna pembelajaran jarak jauh secara daring. Dengan media tersebut dapat meningkatkan kualitas dan kecepatan penguasaan materi. Terbukti dari hasil praktik siswa yang lebih baik dibanding semester sebelumnya. (pm1/lis)

Guru Bahasa Jawa SMPN 2 Kandangan, Kabupaten Temanggung

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya