alexametrics

Netop School untuk Mengatasi Kenakalan Siswa pada Proses Pembelajaran Praktik di Laboratorium Komputer

Oleh : Agus Haryono Dwiwuryawan, S.Pd, S.Kom

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Apa yang terjadi saat siswa berada di dalam ruang laboratorium komputer memiliki rasa ingin tahu yang begitu besar. Pada saat proses pembelajaran praktik di ruang laboratorium komputer siswa dihadapkan pada komputer satu per satu dengan posisi membelakangi guru.

Sudah bukan rahasia lagi setiap guru yang mengajar di laboratorium komputer mengalami, apalagi komputer terkoneksi dengan internet selalu ditemui anak atau beberapa anak yang tidak fokus pada pelajaran. Tapi justru tapi asyik memuaskan rasa keingintahuannya yang begitu besar dengan membuka internet.

Sehingga siswa tidak bisa mengikuti dan menerima pembelajaran dengan baik. Dan yang lebih parah lagi jika anak didik kita membuka internet dengan situs game atau situs orang dewasa. Tentu saja ini menjadi permasalahan yang sangat serius. Pada kondisi tertentu kenakalan tersebut akan menjadi perilaku yang mengganggu (Saat, 2003, 55).

Permasalahan yang muncul tersebut dikarenakan pertama, rasa ingin tahu siswa atau peserta didik yang begitu besar. Kedua posisi atau letak komputer yang menghadap siswa dan membelakangi guru.

Baca juga:  PBL Tingkatkan Pembelajaran Efektif di Masa Pandemi

Dengan kondisi di atas tentu saja menjadi kendala tersendiri untuk mengetahui dan mengontrol kegiatan anak didik pada komputer sehingga akan mengganggu proses pembelajaran.

Netop school aplikasi komputer yang memberikan fasilitas pada guru pada saat proses pembelajaran praktik di ruang komputer. Setiap komputer yang hidup akan ditampilkan dilayar komputer guru atau server dengan kondisi yang sudah terdesain dalam bentuk jaringan.

Dimana ada komputer server yang dihadapi oleh guru dan komputer klien yang dihadapi oleh siswa atau peserta didik seperti yang sudah diterapkan di laboratorium komputer MTs Negeri 1 Demak.

Syarat yang harus kita penuhi jika ingin menggunakan aplikasi netop school sangat mudah dipenuhi. Yaitu pertama komputer lab harus dalam bentuk jaringan komputer. Kedua, ada komputer server dan klien. Ketiga terkoneksi dalam jaringan dengan IP addres, dan yang ke empat menginstal aplikasi netop school.

Baca juga:  Asyik Mengajar Bahasa Inggris dengan E-Learning di Masa Pandemi

Pengoperasian aplikasi netop schoolpun sangat mudah cukup dengan menjalankan aplikasi netop school pada server maka dengan sendirinya komputer siswa atau klien yang hidup akan tampil di layar server atau komputer guru satu per satu.

Menggunakan aplikasi netop school memungkinkan kita untuk mengawasi, mengontrol dan mengambil alih kerja salah satu komputer klien apabila terjadi penggunaan komputer oleh siswa yang melenceng atau keluar dari pokok bahasan dalam pembelajaran yang berlangsung.

Bahkan komputer server yang dijalankan oleh guru atau pengajar bisa mematikan komputer salah satu siswa atau komputer klien apabila siswa sudah tidak bisa diperingatkan dengan halus.

Dengan netop school guru dapat menyampaian penjelasan materi pembelajaran dari komputer server dengan mengambil alih kerja komputer klien sehingga tampilan yang ada pada komputer siswa atau klien akan sama dengan tampilan di komputer guru atau server tanpa bisa diubah dari komputer siswa atau klien.

Baca juga:  Belajar Pelestarian Lingkungan Jadi Seru dengan Outdoor Study

Jika ada salah satu komputer siswa yang menjalankan kegiatan tidak sesuai pokok bahasan guru bisa memberikan teguran dengan tulisan yang hanya akan tampil di komputer yang dituju.

Guru bisa memberikan teguran dengan suara yang hanya akan didengar oleh siswa pada komputer yang dihadapi dari komputer server atau guru. Netop school juga memberikan fasilitas pada guru untuk mengambil data atau projek yang telah dikerjakan oleh siswa di komputer klien langsung dari komputer server.

Dengan aplikasi netop school, guru mapel informatika pada MTs Negeri 1 Demak di ruang lab komputer bisa mengendalikan komputer yang dijalankan oleh siswa dan bisa mengawasi perilaku siswa dalam menggunakan komputer saat proses pembelajaran berlangsung. Sehingga tidak terjadi perilaku yang menyimpang pada siswa kita. Pada akhirnya akan memberikan pengaruh keberhasilan pembelajaran secara khusus dan membentuk karakter jujur dan disiplin siswa pada umumnya. (ra1/lis)

Guru MTs Negeri 1 Demak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya