alexametrics

Video Animasi Bangkitkan Minat Belajar Siswa

Oleh: Andhar Tri Widarti,S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN Indonesia termasuk di negara-negara lainnya, kini tengah mengalami persoalan serius karena tidak semua pendidik dan peserta didik, juga orang tua benar-benar siap dalam menghadapi era new normal dalam belajar dan mengajar di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini.

Banyak persoalan muncul di masyarakat terkait pelaksanaan proses belajar mengajar secara daring di tengah pandemi Covid-19 ini. Banyak keluhan yang muncul terkait pembelajaran daring, seperti bagaimana cara memahami karakter psikologis peserta didik dan pendidiknya agar pola pengajaran Belajar Dari Rumah (BDR) yang diberikan dapat tepat guna.

Kemudian bagaimana pula persiapan para pendidik guna menyiasati kesulitan peserta didik belajar dari rumah yang notabene banyak gangguan dengan segala permasalahannya.

Bagaimana pula dengan pola belajar dari rumah jika posisi rumah peserta didik dan rumah pendidik yang susah signal, minim perangkat komputer, gawai/gadget/laptop yang tidak mendukung.

Tak hanya itu, pertanyaan yang juga kerap muncul bagaimana pula seorang pendidik harus sigap dan kreatif dalam membuat sebuah virtual classroom yang menarik agar peserta didik tetap fokus dan tidak bosan pada layar kaca PC atau gawainya dalam proses belajar seharian.

Baca juga:  Media Lingkungan Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi

Dalam penyampaian materi selama proses pembelajaran dari rumah, media yang digunakan masih kurang menarik bagi peserta didik, sehingga banyak peserta didik yang belum paham materi yang diajarkan oleh guru, sehingga hasil belajar yang dihasilkan peserta didik hampir sebagian besar di bawah ketuntasan minimal yang telah ditetapkan.

Kendala tersebut biasanya terjadi karena guru hanya memberikan tugas melalui PPT yang hanya mengambil dari buku pelajaran. Ketidakpahaman peserta didik tersebut menyebabkan hasil belajar peserta didik juga masih banyak yang rendah dan banyak peserta didik yang tidak melaporkan hasil percobaannya.

Anak sekolah usia sekolah dasar pada dasarnya masih suka bermain, untuk itu guru mencoba metode yang jitu agar anak tertarik mengikuti kegiatan Belajar dari rumah atau BDR dengan antusias. Metode yang guru gunakan adalah penggunaan video animasi.

Baca juga:  Media Crossword Puzzle, Belajar Tata Surya menjadi Asyik

Selain itu guru juga menambahkan suara sesuai dengan video animasi yang telah dibuat, agar siswa lebih memahami materi yang akan disampaikan. Manfaat video animasi bagi penidikan antara lain: Dapat menampilkan secara visual dan audio dalam bentuk animasi gambar atau video. Dapat menyajikan benda atau peristiwa yang komplek, rumit dan berlangsung cepat atau lambat. Dapat menyajikan bentuk animasi dan simulasi dari benda atau peristiwa yang berbahaya.

Dengan animasi siswa dalam belajar materi yang rumit menjadi lebih mudah dipahami dan dibayangkan. Dalam kegiatan pembelajaran bimbingan ada beberapa langkah sebagai berikut: Melaksanakan kegiatan pembelajaran di grup whatsapp sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah. Sebelum memulai pembelajaran guru mengajak peserta didik mengawali kegiatan pembelajaran dengan berdoa, dilanjut dengan mengirimkan materi dalam bentuk video animasi untuk mempermudah peserta didik memahami materi yang dibagikan.

Baca juga:  Pembelajaran Biologi dengan Bermain Quis Kahoot

Peserta didik diminta untuk mengamati dan mempelajari video animasi yang telah dibagikan. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk tanya jawab materi yang belum dipahami, bisa melalui teks atau voice note. Kegiatan diakhiri dengan memberikan tugas yang harus dikumpulkan dengan memfotonya dan mengirimkan kepada guru langsung.

Selanjutnya guru menyampaikan materi yang akan dipelajari esok hari dan menutup pembelajaran dengan salam. Video animasi membuat peserta didik lebih menikmati pembelajaran yang disampaikan oleh guru, karena materi yang rumit menjadi lebih mudah dipahami dan dibayangkan.

Selain itu peserta didik dapat mengulang video animasi yang telah dibagikan baik secara keseluruhan ataupun pada bagian-bagian tertentu agar peserta didik lebih memahami materi yang telah disampaikan. Pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan menyenangkan, peserta didik tidak terbebani untuk membaca teks panjang yang membosankan dan membuat anak jenuh. (dd2/zal)

Guru SDN Butuh 1 Sawangan, Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya