alexametrics

Flipped Classroom Alternative Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Oleh : Wulan Dwi Aryani M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WILAYAH Kabupaten Batang mendapat kelonggaran dalam melaksanakan proses pembelajaran. SMPN 1 Kandeman bisa melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sejak 16 Agustus 2021. Ini karena berada dalam zona aman.

Tidak terkonfirmasi masyarakat yang terpapar Covid-19. Stakeholder sekolah juga sudah melaksanakan vaksinasi. Sedangkan Kabupaten Batang berada pada PPKM Level 3.

Meski begitu, tetap penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat. Selalu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. Teknis pembelajaran diterapkan dengan metode shift. Dalam satu kelas yang berangkat 50 persen.

Guru pada masa pandemi Covid-19 selama PPKM Level 3, telah melakukan strategi dan inovasi dengan berbagai referensi model pembelajaran yang dapat digunakan.

Tentunya model pembelajaran yang mampu mengakomodasi peserta didik yang melaksanakan pembelajaran moda shift (sebagian peserta didik di rumah dan sebagian lagi di sekolah). Salah satu alternatif pembelajaran yang digunakan adalah Flipped Classroom.

Baca juga:  Peran Orang Tua dalam Pelaksanaan Pembelajaran Daring

Flipped Classroom adalah model pembelajaran dimana peserta didik di rumah mengerjakan apa yang dilakukan di kelas. Yakni belajar dengan memahami materi yang telah diberikan oleh guru.

Sedangkan di kelas, peserta didik mengerjakan apa yang biasanya dikerjakan peserta didik di rumah. Yaitu mengerjakan soal dan menyelesaikan masalah. Bahasa mudahnya adalah kelas yang dibalik.

Pada umumnya proses pembelajaran diawali dari peserta didik menyimak materi pembelajaran yang diberikan oleh guru di kelas. Ketika di rumah, peserta didik mulai mengerjakan tugas-tugasnya.

Pada pembelajaran Flipped Classroom, kegiatan tersebut dibalik. Di luar kelas atau sebelum masuk kelas, peserta didik mempelajari dulu materi yang disiapkan oleh guru dalam bentuk video pembelajaran. Atau artikel yang disajikan di GCR Akun Pembelajaran ataupun ringkasan materi yang dikirim via wahtsapp group (WAG). Kemudian ketika di dalam kelas, peserta didik tinggal melakukan diskusi dan mengerjakan penugasan baik secara individu maupun kelompok.

Baca juga:  Belajar Materi Profession menjadi Menyenangkan dengan Permainan Make a Match

Adapun langkah-langkah sederhana Flipped Classroom yang telah dipraktikkan guru mata pelajaran (mapel) IPS kelas IX materi Kondisi Alam Negara Mesir. Dengan mengadopsi (Steele, 2013), peserta didik menyimak video pembelajaran Kondisi Alam Negara Mesir dari rumah yang disajikan melalui GCR (kode kelas sudah dibagikan terlebih dahulu).

Datang ke kelas untuk melakukan kegiatan dan tugas yang dikemas dalam diskusi. Peserta didik saling beradu pendapat terkait jawaban tugas dalam diskusi. Menerapkan kemampuan peserta didik dalam menyampaikan hasil diskusi di dalam kelas. Mengukur pemahaman peserta didik yang dilakukan di kelas saat akhir pelajaran.

Adapun keunggulan penerapan Flipped Classroom bagi peserta didik meliputi, memperoleh kompetensi yang lebih tinggi dalam waktu yang memadai, mengakses materi pembelajaran dimanapun dan kapanpun, memahami materi dengan cara belajar masing-masing, efisiensi pembelajaran di kelas, menyelesaikan penugasan bersama teman dan guru, dan soal latihan dapat dipantau oleh guru.

Baca juga:  Video Editing dengan Smartphone, Tingkatkan Keterampilan Siswa

Pelaksanaan PTM Terbatas tetap memegang prinsip penyelenggaraan pendidikan selama pandemi Covid-19 yakni kesehatan dan keselamatan prioritas utama dalam penetapan kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan serta mempertimbangkan tumbuh kembang dan hak anak selama pandemi Covid-19. Flipped Classroom bukan satu-satunya model pembelajaran yang dapat menjadi solusi masalah pembelajaran sesuai pada masa pandemi Covid-19. Kendati begitu, dapat dijadikan alternatif pembelajaran sehingga peserta didik lebih aktif dan efisien. (ra1/ida)

Guru IPS SMPN 1 Kandeman

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya