alexametrics

Penggunaan Kartu Ion untuk meningkatkan Kemampuan Penamaan Senyawa Kimia

Oleh : Henny Setyorini, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Oleh sebagian siswa, menganggap kimia susah dimengerti, membingungkan, dan tidak nyata. Apalagi di masa pandemi ini, siswa tidak dapat melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah maupun belajar kimia dengan melakukan percobaan di laboratorium.

Sebenarnya anggapan semacam itu muncul karena sebagian siswa tersebut tidak menguasai kimia yang bagi siswa SMK kelas X, kimia adalah pelajaran baru, karena di SMP mereka merasa tidak mendapatkan pelajaran kimia. Padahal sebenarnya di SMP pun mereka sudah berkenalan materi-materi ilmu kimia yang tergabung dalam pelajaran IPA.

Salah satu materi yang menjadi dasar pengetahuan kimia di SMK adalah materi tata nama senyawa. Karena materi tata nama senyawa akan berhubungan dengan materi kimia lainnya, seperti persamaan reaksi kimia, ikatan kimia, maupun reaksi reduksi oksidasi.

Baca juga:  Pembelajaran Nama dan Tugas Malaikat Asyik dengan Bernyanyi

Berdasarkan pengamatan dari hasil belajar siswa di SMK 1 Dukuhturi, mengalami masalah dalam memahami soal yang berhubungan dengan tata nama senyawa kimia terutama tata nama senyawa ion.

Mereka kesulitan karena pada kation maupun anion memiliki muatan yang berbeda sehingga untuk menggabungkan menjadi senyawa kimia mereka kesulitan, yang berakibat untuk pemberian nama pun mereka jadi salah. Contoh sederhana : Fe2+ (kation) dengan PO■(3-@4) (anion), seharusnya menjadi Fe3(PO4)2 diberi nama besi (II) phosfat, tapi karena bingung siswa akan menjawab besi (III) phosfat atau bahkan menulis rumus kimianya juga salah bisa jadi Fe2(PO4)3.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, masing-masing siswa ditugaskan untuk membuat kartu permainan, 5 kartu kation dan 5 kartu anion,kartu bisa dibuat ukuran 8 cm x 15 cm, dibuat dari karton bekas, atau mungkin sampul buku tulis yang sudah tidak terpakai.

Baca juga:  Hubungan Olahraga dengan Kesehatan dan Tumbuh Kembang Tubuh

Rumus kimia untuk kation maupun anionnya ditulis dengan spidol dengan tulisan yang besar dan jelas. Kemudian ketika pembelajaran, bisa lewat google meet atau zoom, siswa bergantian untuk menunjukkan pasangan kartu kation dan anion ke teman-temannya, dan teman-temannya menebak dan menuliskan jawaban rumus kimia sekaligus nama senyawa pada buku tulis masing-masing.secara bergantian.

Cukup 20 pasangan kartu kation dan anion yang ditampilkan. Di akhir pembelajaran siswa mengumpulkan jawaban dari ke-20 senyawa yang sudah ditunjukkan oleh teman-temannya, dan guru akan memeriksa jawaban tersebut. Dengan cara seperti ini, siswa seperti diajak bermain sekaligus belajar tentang tata nama senyawa kimia.

Dari pembelajaran kimia dengan metode kartu permainan kation anion tersebut, ternyata terjadi peningkatan untuk kemampuan siswa dalam hal rumus kimia dan tata namanya. Jika kemampuan dalam pemberian nama senyawa, siswa mengalami peningkatan, diharapkan untuk pemahaman materi-materi lainnya. Seperti persamaan reaksi,ikatan kimia maupun reaksi reduksi-oksidasi juga mengalami peningkatan pula. Sehingga kimia bagi siswa bukan lagi pelajaran yang harus dihindari, tapi pelajaran yang dirindukan. (ss2/ton)

Baca juga:  Asyiknya Belajar Perencanaan Bisnis dengan Model Demonstrasi dan Presentasi

Guru SMK 1 Dukuhturi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya