alexametrics

Belajar Menyebutkan Tugas Malaikat dengan Model Make a Match

Oleh: Agus Sugiyanto, S.Pd.I, M.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN merupakan proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan potensi dirinya sehingga mampu menghadapi setiap perubahan. Dalam upaya mengembangkan potensi peserta didik, guru memiliki tanggung jawab yang kompleks untuk kemajuan pendidikan itu sendiri sehingga terciptalah manusia yang cakap, mandiri, cerdas, terampil, kritis, dan berkualitas.

Untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan maka dibutuhkan proses pembelajaran yang baik. Pembelajaran merupakan suatu sistem terdiri atas berbagai komponen yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Komponen-komponen tersebut antara tujuan, materi, metode, strategi, dan evaluasi.

Peningkatan kualitas pendidikan seharusnya dimulai dari pembenahan kemampuan guru dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan tujuan atau kompetensi yang akan dicapai (Wina Sanjaya, 2014). Upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah harus melalui pembelajaran.

Baca juga:  Media Gambar Mudahkan Menulis Puisi

Dalam materi Menyebutkan Tugas Malaikat, guru dapat menggunakan strategi pembelajaran kooperatif model Make a Match. Strategi pembelajaran kooperatif (cooperative learning) adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada penggunaan kelompok kecil peserta didik untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar (Sugiyanto, 2010).

Make a match artinya mencari pasangan, merupakan salah satu jenis strategi pembelajaran kooperatif. Model make a match (mencari pasangan) dikembangkan oleh Lorna Curran. Model ini sangat disenangi dan tidak menjemukan karena guru memancing kreatifitas peserta didik dengan menggunakan media (Sofan Amri, Iif Khoiru Ahmadi, 2010).

Strategi pembelajaran kooperatif dengan model make a match sangat diperlukan ketelitian, kecermatan, ketepatan, dan kecepatan peserta didik untuk mencari pasangan dari kartu yang dimilikinya.

Baca juga:  Permainan Dadu dalam Pembelajaran Matematika

Penerapan model ini dimulai dari peserta didik disuruh mencari pasangan kartu yang merupakan jawaban/soal sebelum batas waktunya dan peserta didik yang dapat mencocokkan kartunya diberi poin.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan guru ketika menerapkan model pembelajaran make a match materi Menyebutkan Tugas Malaikat, sebagai berikut: 1) Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep. 2) Setiap peserta didik mendapatkan beberapa kartu.

3) Setiap peserta didik mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartu yang dibawa. 4) Peserta didik bisa juga bergabung dengan dua atau tiga peserta didik yang memegang kartu yang cocok. 5) Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus mengajak peserta didik untuk membuat kesimpulan. 6) Evaluasi dan penutup.

Proses pembelajaran pada model di atas lebih menyenangkan dan lebih mengaktifkan peserta didik dalam mencari pasangan kartu. Peserta didik juga larut dalam permainan. Setelah proses pembelajaran, peserta didik lebih terkesan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar pada materi menyebutkan tugas-tugas malaikat.

Baca juga:  Mengenal Proses Rotasi dan Revolusi Bumi dengan Bermain Peran

Strategi pembelajaran kooperatif model make a match ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik SDN Joho 01 Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada materi menyebutkan tugas-tugas malaikat. Pembelajaran ini menggunakan strategi yang terkesan bermain dalam belajar, sehingga peserta didik bisa asyik bermain sambil belajar yang pada akhirnya tujuan pembelajaran akan tercapai dan juga dapat meningkatkan hasil belajar. (ips2/zal)

Guru SDN Joho 01, Kabupaten Sukoharjo

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya