alexametrics

Paternalistik Jitu untuk Waskat

Oleh : Siti Aslikah, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kepala sekolah adalah seorang tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar mengajar atau tempat di mana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran (Wahjosumidjo, 1994 : 83).

Tugas kepala sekolah menurut Wahjosumidjo (2009 : 87) adalah saluran komunikasi, bertanggung jawab dan mempertanggungjawabkan, kemampuan menghadapi persoalan, berpikir analitik dan konsepsional. Sebagai mediator atau juru penengah, sebagai politisi, sebagai diploma, dan pengambil keputusan sulit. Berdasarkan kedua pendapat tersebut, dapat disimpulkan kepala sekolah memiliki tugas memimpin dan bertanggung jawab terhadap perjalanan sekolah.

Bentuk tanggung jawab kepala sekolah antara lain memastikan berjalannya sekolah yang dipimpinnya. Baik secara lembaga pendidikan maupun keorganisasian. Maka, kepala sekolah bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan kepada seluruh elemen sekolah supaya sekolah dapat berjalan dengan baik.

Bentuk pengawasan yang dilakukan kepala sekolah adalah pengawasan melekat (waskat). Pengawasan melekat adalah pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan instansi secara langsung kepada bawahannya. Dalam hal ini cara kepemimpinan kepala sekolah akan mempengaruhi cara pengawasannya kepada bawahannya.

Baca juga:  Mencegah Penularan Covid-19 dengan 5M Plus BBM

Salah satu ciri kepemimpinan kepala sekolah yaitu paternalistik. Kepemimpinan paternalistik dapat didefinisikan sebagai gaya kepemimpinan yang menggabungkan sikap kedisiplinan yang tinggi dan ketegasan dalam wewenang, dengan sikap kekeluargaan sebagai figur seorang ayah (Cheng et al, 2004: 50). Dengan kata lain, paternalistik adalah kombinasi gaya demokratis dan diktaktorial yang didasarkan kehendak pemimpin harus berjalan, di atas unsur-unsur demokrasi.

Kepala sekolah yang memiliki gaya kepemimpinan paternalistik memiliki ciri-ciri antara lain: mewajibkan guru dan staf mematuhi prosedur dan standar yang berlaku, melibatkan guru dan staf dalam pengambilan keputusan, dapat menerima kritik dan saran. Kemudian memiliki hubungan yang bersifat formal dan informal terhadap guru dan staf, memberikan perhatian dan bimbingan kepada guru dan staf yang memiliki kinerja yang kurang baik. Memberikan sarana kepada guru dan staf untuk bekerja lebih baik, dan bersikap adil kepada seluruh guru dan staf.

Baca juga:  Bulan Islami Tingkatkan Disiplin Ibadah di Masa Pandemi

Mengacu pada beberapa teori tersebut, Kepala SD Negeri Ngrancah menerapkan kepemimpinan paternalistik yang dianggap jitu untuk melakukan pengawasan melekat kepada guru. Bagaimana langkah Kepala SD Negeri Ngrancah di dalam menerapkan pengawasan melekat kepada guru? Pertama mewajibkan guru untuk mematuhi tata tertib dengan penyampaian yang bersifat imbauan dalam bentuk dialog.

Kedua, melakukan rapat menentukan tata tertib yang harus disepakati dan dilakukan bersama, sehingga tata tertib merupakan produk bersama. Ketiga mengadakan evaluasi kinerja kepala sekolah dan guru secara rutin, dan saling memberi kritik dan saran yang membangun.

Keempat selain menjalin komunikasi di dalam sekolah sebagai pemimpin dan bawahan. Kepala sekolah dan guru SD Negeri Ngrancah juga menjalin komunikasi secara informal di luar sekolah sebagai rekan. Di antaranya berkunjung jika ada keperluan yang memang harus dikunjungi. Kelima secara rutin mengadakan bimbingan dan pelatihan yang ditujukan bagi guru untuk mengembangkan diri dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan.

Baca juga:  Menggali dan Meningkatkan Pengetahuan Siswa dengan Probing Promting

Keenam menyediakan fasilitas seperti internet, komputer, dan fasilitas lainnya untuk menunjang kinerja guru dalam kegiatan belajar mengajar. Ketujuh memberikan sanksi secara bertahap dengan teguran yang bersifat kekeluargaan, pemberian surat peringatan, hingga pemberian hukuman kepada guru yang tidak menaati peraturan berdasarkan keputusan yang telah disepakati bersama.

Langkah-langkah tersebut menjadikan hubungan kepala sekolah dan guru erat layaknya orang tua dengan anak. Dan guru akan sungkan jika melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap aturan yang sudah disepakati bersama. Berdasarkan langkah-langkah tersebut terbukti bahwa kepemimpinan yang paternalistik jitu untuk melakukan pengawasan melekat di SD Negeri Ngrancah. (pm1/lis)

Kepala SDN Ngrancah, Kec Grabag, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya