alexametrics

Menyelesaikan PLSV dengan Media Pin Salin Sari

Oleh : Ida Shofidah, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,Menjadi guru matematika saat global seperti saat ini. bukanlah hal yang biasa-biasa saja, karena banyak tantangan yang harus dihadapi.

Seorang guru perlu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan aplikatif dengan contoh-contoh nyata keseharian. Konsep pembelajaran mateamatika yang hanya cenderung teoritis akan membuat para siswa bosan dan kurang termotivasi menyelesaikan soal-soal terkait materi ajar.

Matematika harus bisa menggelitik para siswa untuk menggali, mencari solusi dan terus menerus ingin tahu menyelesaikan permasalahan.

Pemahaman siswa terhadap konsep matematika tidak mudah diperoleh tanpa media yang memadai dan kreativitas guru sebagai tenaga pengajarnya.

Tersedianya media belajar yang memadai di sekolah pun tidak akan berarti apa-apa jika guru sebagai fasilitator tidak mampu berpikir kreatif dalam memanfaatkan media untuk menyampaikan konsep-konsep dalam pembelajaran.

Dalam pembelajaran matematika diperlukan contoh-contoh nyata yang mudah dipahami agar siswa dapat menemukan konsep-konsep yang abstrak dalam pelajaran matematika.

Baca juga:  Lulusan SMK Pertanian Mampu Menjadi Entrepreneur Berbasis Mapel Matematika

Persamaan linier satu variabel (PLSV) adalah materi yang di pelajari oleh siswa di jenjang SMP kelas VII. Secara sederhana persamaan adalah suatu pernyataan matematika dalam bentuk simbol yang menyatakan bahwa dua hal adalah persis sama.

Persamaan linear satu variabel merupakan sebuah konsep kalimat terbuka yang hanya memiliki sebuah variabel berpangkat satu. Kalimat terbuka tersebut biasanya dihubungkan sengan sebuah tanda sama dengan (=).

Kalimat terbuka merupakan sebuah kalimat yang di dalamnya terkandung satu atau lebih variabel yang nilai kebenarannya belum diketahui.

Seperti kebanyakan materi matematika yang lainnya,materi PLSV ini memiliki obyek yang bersifat abstrak. Hal ini di karenakan salah satu karakteristik matematika yaitu mempunyai obyek yang bersifat abstrak. Sifat abstrak tersebut membuat kebanyakan siswa kesulitan menguasainya.

Padahal materi ini sangat diperlukan untuk belajar materi matematika selanjutnya serta.menerapkan materi ini untuk di jadikan sebagai sarana memecahkan masalah kehidupan sehari-hari,bukan hanya mampu menyelsaikan permasalahan persamaan linier satu variabel di atas kertas, maka di butuhkan suatu bentuk nyata yang kongkrit dari permasalahan tersebut.

Baca juga:  Video Permudah Menulis Teks Ekplanasi dalam Pembelajaran Secara Daring

Salah satu cara untuk menunjukkan bentuk nyata dari masalah PLSV adalah dengan menggunakan media Pin Salin Sari. Konsep matematika dapat dipahami dengan baik apabila disajikan dengan bantuan alat peraga atau media ajar. Tentu alat peraganya yang sesuai dengan materi yang diajarkan.

Pin Salin Sari diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami konsep penyelesaian PLSV. Media Pin Salin Sari ini bukanlah media ajar yang sulit untuk dibuat. Cukup dengan mnggunakan bahan-bahan seperti kertas warna, gabus stereoform dan paku pin warna. Maka sudah bisa seorang guru menerapkannya di kelas.

Pengalaman penulis sebagai guru mengkolaborasikan media Pin Salin Sari dengan model belajar diskusi kecil. Secara ringkas langkah pembelajarannya sebagai berikut: Pertama, guru menerangkan cara menyelesaikan PLSV dengan bantuan Pin Salin Sari. Kedua, dalam kelompok siswa berdiskusi menyelesaikan tugas.

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Mendengarkan Bahasa Inggris Melalui Audio-Visual

Ada pembagian tugas untuk masing-masing anggota. Ada yang praktik memakai kertas warna (tiga warna; satu sebagai variabel dan konstanta positif, satunya lagi sebagai variabel dan konstanta negatif serta warna lainnya digunakan untuk kartu soal). Ada yang mencatat setiap langkah-langkah penyelesaian sehingga tidak ada siswa dalam kelompok yang hanya diam. Ketiga, presentasi hasil diskusi. Keempat, pemberian kuis. Kelima, pembahasan dan pemberian reward kepada kelompok dilanjut dengan rangkuman

Pin Salin Sari salah satu media ajar yang bisa diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Selain mudah mempersiapkannya, Media ajar ini juga lebih memudahkan siswa untuk memahami konsep matematika secara konkret. (bp2/ton)

Guru Matematika SMP Negeri 2 Wonokerto Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya