alexametrics

Asyik Belajar Sains di Rumah dengan Pembelajaran Berbasis Teknologi

Oleh : Marlinah, S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor terhadap sektor pendidikan. Hampir seluruh siswa dari berbagai tingkatan terganggu kegiatan sekolahnya dan terancam hak-hak pendidikan mereka di masa depan. Namun demikian, di tengah pandemi covid-19, kita harus tetap semangat mengejar dan mengajar ilmu pengetahuan.

Konsep sekolah di rumah (home-schooling) tidak pernah menjadi arus utama dalam wacana pendidikan nasional. Meski makin populer, penerapan pembelajaran online (online learning) selama ini juga terbatas pada Universitas Terbuka, program kuliah bagi karyawan di sejumlah universitas dan kursus-kursus tambahan (online courses).

Namun, kebijakan physical distancing untuk memutus penyebaran wabah, memaksa perubahan dari pendidikan formal di bangku sekolah menjadi belajar dari rumah, dengan sistem online, dalam skala nasional.

Pembelajaran IPA di jenjang SD diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.

Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Hal ini efektif penulis terapkan di SDN 04 Jrakah Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, di sekolah tempat penulis mengajar.

Baca juga:  Pandemi, Pembelajaran Jarak Jauh Lebih Efektif dengan Video Interaktif

Metode dan strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran IPA, mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mempelajari materi yang diberikan. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut di atas, metode, strategi atau teknik pembelajaran yang tepat perlu diupayakan.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru adalah melakukan inovasi dalam strategi atau teknik pembelajaran. Salah satu inovasi Pembelajaran IPA yang dapat dilakukan oleh seorang guru ditengah merebaknya virus Corona adalah mengolaborasikan model pembelajaran yang interaktif berbasis IT (Informasi dan Teknologi).

Pada jenjang sekolah dasar,pembelajaran berbasis informasi dan teknologi yang digunakan masih dalam skala sederhana. Siswa tidak diharuskan menggunakan aplikasi ruang belajar sendiri, melainkan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada, mengingat masih banyak keterbatasan sarana dan prasana maupun sumber daya manusia yang belum seluruhnya menguasai informasi dan teknologi digital.

Baca juga:  Mengenal Negara-Negara Anggota ASEAN melalui TPS

Media online yang sering penulis gunakan dalam pembelajaran IPA secara online berupa video-video tayangan bersumber dari Youtube atau yang lain yang di-share lewat WA grup. Aplikasi yang marak digunakan seperti Ruang Guru, Rumah Belajar, Meja Kita, dan lain sebagainya, masih kurang efektif digunakan mengingat jaringan internet dan kuota kadang mengalami kendala.

Media online tersebut memang mempermudah guru dan siswa dalam mempelajari materi IPA yang biasa saja akan menjadi sesuatu yang luar biasa jika di kolaborasikan dengan kecanggihan teknologi. Secara tidak langsung kemampuan menggunakan serta mengakses teknologi semakin dikuasai oleh siswa maupun guru. Namun, perlu diingat, keterbatasan dan kelemahan yang ada juga perlu dipertimbangkan. Dalam hal ini, guru yang diharapkan menguasai dan menggunakan teknologi tersebut untuk selanjutnya diterapkan pada siswa.

Setelah pendidik mampu menguasai berbagai sarana pembelajaran online, maka akan tercipta pemikiran mengenai metode dan model pembelajaran lebih bervariasi yang belum pernah dilakukan oleh pendidik.

Baca juga:  Terampil Membaca Puisi dengan Model ATM

Guru dapat membuat konten video kreatif sebagai bahan pengajaran. Ibarat sebuah iklan, guru harus lebih persuasif karena akam membuat peserta didik semakin tertarik dengan materi yang diberikan oleh guru melalui video kreatif tersebut.

Melalui video kreatif yang dibuat oleh guru tersebut, siswa akan lebih bisa menerima dan memahami materi yang diberikan oleh guru. Penerapan model pembelajaran tersebut di rumah ini, membuat siswa tidak merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran secara online.

Pembelajaran IPA berbasis teknologi informasi selain akan mempermudah siswa dalam menyelesaikan tugas, juga dapat mmeningkatkan kreativitas dalam mengembangkan pengetahuan yang telah mereka miliki. Dengan metode pembelajaran yang bervariasi dari guru, siswa dapat menciptakan suatu produk pembelajaran kreatif yang dapat mengembangkan pemikiran melalui analisis mereka sendiri, tanpa keluar dari pokok bahasan materi yang telah disampaikan oleh guru. (pg2/ton)

Guru SDN 04 Jrakah Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya