alexametrics

Penggunaan RME untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Oleh: Umi Salamah, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern mempunyai peranan penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Matematika salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada setiap jenjang pendidikan mulai sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi.

Depdiknas (Firman: 2018) menjelaskan bahwa tujuan Matematika diajarkan di sekolah dasar adalah untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kemampuan tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif.

Dalam pembelajaran matematika, siswa hendaknya dilibatkan untuk menemukan konsep, agar siswa menjadi aktif selama proses pembelajaran, sehingga siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap matematika. Namun kenyataannya hasil belajar matematika siswa belum sesuai dengan yang diharapkan, karena hasil belajar matematika siswa masih banyak yang kurang dari nilai KKM.

Baca juga:  Tingkatkan Aktivitas Pembelajaran PKn melalui RRQ

Untuk mengatasi hasil belajar siswa yang rendah guru harus dapat memperbaiki proses pembelajarannya dan meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME).

Sudarman (dalam Sari 2010:2) menyatakan bahwa pendekatan realistik adalah pendekatan yang menggunakan masalah situasi dunia nyata sebagai titik tolak dalam belajar matematika. Berdasarkan tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan RME merupakan pendekatan pembelajaran matematika yang bertitik tolak dari hal-hal yang real bagi siswa yang menekankan keterampilan proses dalam menyelesaikan masalah yang diberikan.

Berikut ini pembelajaran matematika yang penulis laksanakan di kelas III SD Negeri 02 Harjosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan dengan materi keliling bidang datar menggunakan pedekatan RME.

Baca juga:  Google Sites Alternatif Media Pembelajaran yang Menarik

Strategi yang digunakan adalah penemuan terbimbing di mana siswa diajak praktik menemukan rumus keliling segitiga, persegi dan persegi panjang dengan dipandu langkah-langkah yang sudah tertuang dalam video pembelajaran. Sebelum pembelajaran, guru meminta siswa menyiapkan peralatan yang akan digunakan untuk praktik. Setelah itu, mereka mengikuti langkah-langkah yang disampaikan melalui video sambil melihat contoh yang sudah dipraktikkan guru melalui video tersebut.

Siswa juga diberikan lembar kegiatan siswa tempat mereka mencatat hasil penemuan dan menemukan rumusnya sendiri. Guru memantau kegiatan siswa secara online dan memberikan masukan terhadap hasil pekerjaan siswa serta membimbing siswa yang merasa kesulitan.

Sebagian siswa senang dengan pendekatan pembelajaran tersebut, karena mereka bisa praktik sendiri di rumah dengan langkah-langkah yang sudah dicontohkan oleh guru dalam video yang mereka simak. Mereka antusias dan semangat mengukur keliling sebuah persegi dan persegi panjang di sekitar mereka, serta menemukan sendiri rumus keliling segitiga, persegi dan persegi panjang.

Baca juga:  Tingkatkan Pembelajaran IPA melalui Model Pembelajaran PBL

Berdasarkan pembahasan yang telah dideskripsikan pada artikel ini, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pedekatan RME dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Diharapkan Karena pedekatan RME dapat memberikan penjelasan dan pemahaman yang jelas pada siswa sehingga siswa dapat memahami pembelajaraan yang disampaikan oleh guru. (unw1/ton)

Guru Kelas III SD 02 Harjosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya