alexametrics

Dengan NHT Tingkatkan Hasil Belajar pada Materi Penjumlahan Pecahan

Oleh : Umayah S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PROSES belajar mengajar di kelas selama ini proses belajar model konvensional artinya pelaksanaan pembelajaran didominasi oleh guru dengan metode ceramah, tanya jawab dan pemberian tugas. Dalam Pembelajaran siswa tidak ada kesempatan berkreativitas untuk menemukan proses dan hasil belajar sesuai yang diharapkan. Di samping itu, belum dimanfaatkan alat peraga yang ada lingkungan sekolah sehingga siswa kesulitan memahami materi pelajaran yang dijelaskan oleh guru, dan mengakibatkan hasil belajar tiap ulangan harian selalu tidak mencapai standar yang ditentukan sekolah (SKM) dengan kata lain hasil masih rendah.

Yabe dalam (MuhSetyo, 2010) menyatakan empat pilar (tiang) belajar, siswa belajar untuk mengetahui sesuatu (learning to know), siswa juga belajar melakukan sesuatu (learning to do), belajar menjiwai (learning to be), serta belajar bersosialisasidengan teman (learning to live). Untuk itu perlu diciptakan sistem lingkungan belajar yang memungkinkan terjadinya proses belajar yang mementingkan peran aktif siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

Baca juga:  Muatan Pendidikan Kependudukan dan Keluarga Berencana pada Kompetensi Dasar Bahasa Inggris SMA

Untuk mencapai hal-hal tersebut, guru harus mampu memilih model pembelajaran dan media pembelajaran yang sesuai dengan materi dan mampu menyajikan model pembelajaran yang lebih menarik, khususnya pada pembelajaran Matematika materi penjumlahan pecahan kelas IV semester II SDN Tingkir Tengah 01, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Untuk persoalan tersebut, penulis menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together). Dengan model pembelajaran ini akan mampu meningkatkan hasil belajar siswa.

Pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran yang mengutamakan adanya kerjasama antarsiswa dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran. Para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil dan diarahkan untuk mempelajari materi pelajaran yang telah ditentukan. Tujuan dibentuknya kelompok kooperatif adalah untuk memberikan kesempatan kepada siswa agar dapat terlibat secara aktif dalam proses berpikir dan dalam kegiatan-kegiatan belajar. Dalam hal ini sebagian besar aktifitas pembelajaran berpusat pada siswa, yakni mempelajari materi pelajaran serta berdiskusi untuk memecahkan masalah.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat Negatif melalui Pita Garis Bilangan

Pembelajaran kooperatif tipe NHT merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menekankan pada struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan memiliki tujuan untuk meningkatkan penguasaan akademik. Tipe ini dikembangkan oleh Kagen dalam Ibrahim (2000:28) dengan melibatkan para siswa dalam menelaah bahan yang tercakup dalam suatu pelajaran dan mengecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran tersebut.

Keterampilan yang dimaksud antara lain berbagi tugas, aktif bertanya, menghargai pendapat orang lain, mau menjelaskan ide atau pendapat, bekerja dalam kelompok dan sebagainya. Penerapan pembelajaran kooperatif tipe NHT merujuk pada konsep Kagen dalam Ibrahim (2000:29), dengan tiga langkah yaitu: Pembentukan kelompok, diskusi masalah, tukar jawaban antar kelompok.

Baca juga:  Keberhasilan Pembelajaran Daring, Tergantung Peran Orang Tua Siswa

Langkah-langkah tersebut kemudian dikembangkan oleh Ibrahim (2000: 29) menjadi enam langkah sebagai berikut, 1) Persiapan. Dalam tahap ini guru mempersiapkan rancangan pelajaran dengan membuat Skenario Pembelajaran (SP). 2) Pembentukan kelompok. 3) Tiap kelompok harus memiliki buku paket atau buku panduan. 4) Diskusi masalah. 5) Memanggil nomor anggota atau pemberian jawaban. 6) Memberikan kesimpulan.

Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi penjumlahan pecahan, dari 26 siswa yang mendapat nilai di atas atau sama dengan KKM ada 23 siswa. Hanya 3 siswa yang mendapat nilai di bawah KKM. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar dan menambah semangat untuk belajar. (dd1/ida)

Guru SD Negeri Tingkir Tengah 01, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya