alexametrics

PJJ Lewat Google Form Tingkatkan Prestasi Belajar IPS di Masa Pandemi

Oleh: Muryadi, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Munculnya wabah Covid-19 di belahan bumi, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan pembelajaran. Terlebih adanya Surat Edaran no. 4 tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di instansi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan secara daring atau di rumah masing-masing.

Keberhasilan seorang guru dapat ditunjukkan dengan dikuasainya materi pembelajaran oleh siswa. Akan tetapi pembelajaran IPS Kelas VIII SMP Negeri 41 Semarang tahun ajaran 2020/2021 pada materi KD. 3.4 Menjelaskan latar belakang, proses, dan reaksi bangsa Indonesia terhadap kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia, hasilnya belum sesuai yang diharapkan. Salah satu sebab pembelajaran IPS masih menenkankan pada pembelajaran konvensional sehingga peserta didik mengalami kebosanan dan tidak berminat sehingga hasil prestasi peserta didik dari 32 hanya 55 % siswa yang mencapai nilai KKM.

Baca juga:  Peran IT pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19

Untuk mengatasi masalah tersebut guru memanfaatkan model pembelajaran daring salah satunya adalah Google Form. Googe Form adalah layanan dari Google Form yang memungkinkan Anda untuk membuat survei, tanya jawab dengan fitur Formulir online yang bisa dicustomisasi sesuai dengan kebutuhan. Jadi Anda bisa mendapatkan jawaban secara langsung dari audiens yang mengikuti survei (http://qword.com/blog/mengenal -google-form/).

Langkah-langkah pembelajaran daring IPS kelas VIII SMP Negeri 41 Semarang adalah dengan memberikan link materi yang dibagikan lewat WA group kelas. Materi yang disampaikan dapat berupa word, gambar, power point, maupun video yang sesuai dengan kompetensi dasar. Apabila mengalami kendala saat mempelajari atau membuka materi dari link tersebut, peserta didik dapat berkomunikasi dengan guru melalui WA group kelas. selain materi pelajaran, guru juga dapat memberikan tugas maupun penilaian harian menggunakan aplikasi google form. Setiap selesai memberikan materi atau tugas, pastikan setiap peserta didik membuat catatan dari materi tersebut dan untuk segera menyelesaiakan tugas yang diberikan sesuai batas waktu yang disediakan. Untuk menghindari menumpuknya tugas-tugas dari guru lain dengan cara berkomunikasi melalui WA group kelas.

Baca juga:  Creative Problem Solving Berbantuan Live Worksheet

Kelebihan menggunakan Google Form, kita bisa memasukkan materi berbentuk video pembelajaran dan soal. Kemudian kita juga bisa melihat nilai siswa dengan cepat sehingga kita bisa melaksanakan tindak lanjut dengan berupa remidial dan pengayaan dengan cepat. Untuk dapat hadir juga demikian kita bisa memantaunya setiap hari. Kelebihan yang lain peserta didik tidak mengeluarkan uang alias gratis, aplikasi/layanan mudah digunakan dan memiliki tampilan yang simpel sehingga bagi siswa atau orangtua yang masih awam bisa menggunakan. Dan juga Google Form menyediakan ringkasan (summary) hasil berupa grafik dan diagram. Hal ini dapat membantu Anda untuk melihat gambaran umum hasil jawaban responden.

Kekurangan Google Form diantaranya yang sering dikeluhkan adalah ; 1) Desain yang terbatas, meski mempunyai opsi kustomisasi, Google Form hanya menyediakan pilihan yang terbatas. Salah satu contohnya adalah pilihan font yang sedikit. 2) Pilihan ekspor yang terbatas, Google Form hanya menyediakan beberapa opsi ekspor, yaitu ke Google Sheets dan pdf. Sampai saat ini, Google Form belum menyediakan fitur untuk mengubah Google Form menjadi file Word (.docx) (https://www.bahas-android.com).

Baca juga:  Strategi Bimbingan TIK untuk Mendukung PJJ

Pada kesimpulan ini bahwa penggunaan pembelajaran IPS dengan menggunakan Google Form adalah selain menarik dan menyenangkan juga dapat membentuk karakter yang mandiri serta memperlihatkan antusias peserta didik dalam mencari sumber materi lewat internet atau sumber lain, sehingga prestasi belajar siswa lebih meningkat. Dan ini tentunya juga sangat dibutuhkan kerjasama yang baik antara Guru, siswa, orangtua, wali kelas dan sekolah. (ips1/ton)

Guru SMP Negeri 41 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya