alexametrics

Senangnya Belajar Matematika dengan Reward

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Reward berasal dari bahasa Inggris yang artinya hadiah, ganjaran, penghargaan atau imbalan. Reward sebagai alat pendidikan diberikan ketika peserta didik melakukan sesuatu yang baik, atau tercapainya sebuah target (Aris Shoimin, 2014 : 157). Sedangkan menurut Slameto (2010: 171) reward merupakan suatu penghargaan yang diberikan guru kepada siswa sebagai hadiah karena siswa tersebut sudah berperilaku baik dan sudah berhasil melaksanakan tugas yang diberikan guru dengan baik. Reward ini juga digunakan sebagai alat untuk mendidik peserta didik supaya merasa senang karena hasil pekerjaan atau perbuatannya mendapatkan penghargaan. Reward juga bisa dikatakan sebagai motivasi yang diberikan oleh pendidik kepada peserta didik (Sardiman, 2007 : 92).

Peran reward dalam proses pengajaran cukup penting terutama sebagai faktor eksternal dalam mempengaruhi dan mengarahkan perilaku siswa. Hal ini berdasarkan atas berbagai pertimbangan logis, di antaranya reward dapat menimbulkan motivasi belajar peserta didik dan dapat mempengaruhi perilaku positif dalam kehidupan peserta didik. Dengan cara pemberian penghargaan dan penilaian yang bersifat positif inilah anak dapat mengembangkan self actualisation dan self consept yang positif (M Arifin, 2009 : 70-71).

Baca juga:  Media KilBa KerAng Tingkatkan Pemahaman Siswa Berhitung

Jadi dapat disimpulkan bahwa reward merupakan salah satu bentuk sarana pendidikan dalam proses pembelajaran yang dilakukan pendidik sebagai penguatan dalam proses pembelajaran setelah anak melakukan kegiatan yang benar. Dengan memberikan reinforcement (penguatan yang positif) dalam bentuk reward, peserta didik akan merasa dihargai sehingga mereka akan merasakan kepuasan yang akan mendorong untuk kembali melakukan hal yang sama.

Reward sangat berarti bagi anak, menumbuhkan rasa percaya diri. Tidak menutup kemungkinan bahwa pemberian hadiah merupakan satu hal yang bersifat positif. Pemberian reward sangat bermanfaat bagi peserta didik yang berdampak pada anak yaitu memberikan semangat baru untuk melakukan kegiatan yang akan diberikan. Pemakaian hadiah akan lebih tepat dan berguna bilamana dalam pelaksanaannya selalu menyesuaikan kondisi dan kebutuhan peserta didik, di mana memang pemberian hadiah itu dilakukan oleh seorang pendidik sebagai motivator belajar anak.

Baca juga:  Flipped Learning Tambah Wawasan dalam Pembelajaran Tatap Muka

Dengan melihat fenomena yang terjadi pada pembelajaran Matematika untuk peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Kendal dengan model daring di masa pandemi covid 19 ini, banyak peserta didik mengalami kendala. Sebab mayoritas mereka berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Sebanyak 80 persen peserta didik lebih memilih tidak memenuhi panggilan pendidik untuk masuk ruang belajar yang sudah disediakan atau boleh dibilang mereka banyak yang pasif, dengan berbagai alas an. Di antaranya kuota internet habis, tidak ada biaya untuk membelinya, orang tua tidak memberikan uang dan lain sebagainya.

Problem ini memacu penulis selaku pendidik dalam pembelajaran matematika kelas VIII SMP Negeri 3 Kendal, mengambil sebuah langkah dengan memberikan reward berupa kuota paket internet. Reward ini bisa membantu anak untuk tetap semangat dalam pembelajaran model daring. Hadiah ini diberikan kepada mereka yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan baik dan benar. Dengan mengambil 3 sampai dengan 5 orang anak dalam setiap kelasnya yang telah selesai mengerjakan tugas dalam kurun waktu yang diberikan.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Menghafal Mufradat melalui Media Musik

Memberikan reward dalam bentuk kuota paket internet pada pembelajaran matematika, memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Kendal. Mereka berlomba-lomba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru dengan cepat. (ipa2/ton)

Guru Matematika SMP Negeri 3 Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya