alexametrics

Belajar Keanekaragaman Hayati dengan Memanfaatkan Lingkungan Sekolah

Oleh : Istitik Lestari, SP

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Biologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup. Salah satu di antaranya mempelajari keanekaragaman hayati. Materi keanekaragaman hayati diajarkan pada semester satu kelas X SMA/MA. Pada silabus mata pelajaran biologi kompetensi dasar pengetahuan (KD.3) menganalisis data observasi tentang berbagai tingkat keanekaragaman hayati (gen, jenis dan ekosistem), sedangkan kompetensi dasar keterampilannya (KD.4) menyajikan hasil observasi berbagai tingkat keanekaragaman hayati (gen, jenis dan ekosistem) di Indonesia. Dan usulan upaya pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia berdasarkan hasil analisis data ancaman kelestarian berbagai keanekaragaman hewan dan tumbuhan khas Indonesia dalam berbagai bentuk media informasi.

Materi ini mempelajari tentang tingkat keanekaragaman hayati, manfaat dan upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Materi keanekaragaman hayati meliputi konsep keanekaragaman gen, jenis dan ekosistem. Konsep keanekaragaman gen meliputi variasi pada makhluk hidup yang sejenis. Keanekaragaman jenis meliputi berbagai variasi pada makhluk serta keanekaragaman ekosistem meliputi variasi ekosistem sebagai habitat makhluk hidup. Keanekaragaman hayati banyak ditemukan di lingkungan sekitar siswa.

Baca juga:  Menanamkan Nilai-Nilai Demokrasi pada Siswa di Sekolah

Menurut Undang-Undang Sistem pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 pembelajaran adalah proses interaksi siswa dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Di dalam pembelajaran seorang guru memberikan ilmu dan pengetahuan kepada siswa. Dari proses ini diharapkan siswa dapat memperoleh pengetahuan dan ditunjukkan dengan perubahan dalam diri siswa menjadi lebih baik dari yang sebelumnya.

Keanekaragaman hayati termasuk materi yang cukup luas. Dengan demikian materi ini kurang dapat dikuasai atau dipahami hanya dengan metode guru ceramah dan siswa mendengarkan saja. Teknik ceramah membuat siswa kurang aktif selama pembelajaran, dan proses pembelajaran menjadi tidak menarik. Selama proses pembelajaran biasanya guru memberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab. Namun hanya beberapa siswa saja yang aktif bertanya, sehingga memberi kesan guru lebih dominan. Dari kenyataan tersebut menunjukkan bahwa guru harus menggunakan teknik pembelajan yang aktif, kreatif, menyenangkan dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Salah satunya adalah pembelajaran yang mengutamakan pemberian pengalaman secara langsung dari lingkungan sekolah.

Baca juga:  Buku Bacaan Berjenjang Tingkatkan Motivasi Siswa dalam Bimbingan Literasi

Kegiatan pembelajaran biologi di SMA Negeri 1 Ulujami, Pemalang memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai media dan sumber pembelajaran. Media pembelajaran adalah pengantar atau perantara informasi dari sumber kepada penerima (Sanjaya, 2006).

Media pembelajaran merupakan salah satu bentuk sumber belajar atau sumber informasi bagi siswa. Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman belajar sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai (Sanjaya, 2006).

SMA Negeri 1 Ulujami memiliki lingkungan yang terdiri dari taman sekolah, lapangan, serta lingkungan sekitar yang berupa sawah, ladang dan sungai yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran terutama untuk mengenalkan konsep keanekaragaman hayati.

Dari pengalaman yang sudah dilakukan pembelajaran keanekaragaman hayati dengan memanfaatkan lingkungan sekolah ini dapat memotivasi belajar siswa dan banyak manfaat yang dirasakan. Di antaranya siswa lebih mengenal lingkungan sekolahnya, kegiatan belajar lebih menarik dan menyenangkan, pembelajaran lebih bermakna karena siswa berhadapan dengan situasi yang sebenarnya.

Baca juga:  Ritual Daring Tingkatkan Pemahaman Materi Daur Hidup Hewan

Kegiatan belajar siswa lebih komprehensif dan lebih aktif karena dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti mengamati, bertanya, membuktikan, dan menguji fakta serta menumbuhkan rasa cinta dan peduli terhadap pelestarian kean mata pelajaran biologi. (agu2/lis)

Guru SMAN 1 Ulujami Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya