alexametrics

Belajar Asyik dan Menarik melalui Youtbe pada PJJ

Oleh : Rokhmawati, S.Sos

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mata pelajaran IPS terpadu khususnya yang berhubungan dengan Kompetensi sejarah dan geografi, kurang diminati peserta didik karena katanya membosankan, tidak menarik, isinya banyak cerita masa lampau, bikin ngantuk.

Akibat kurangnya perhatian terhadap proses pembelajaran IPS, prestasi hasil belajar peserta didik relatif masih tergolong rendah (kurang sesuai harapan). Maka guru harus mampu menumbuhkan semangat serta gairah belajar para peserta didiknya. Pandemi Covid-19 telah memaksa para peserta didik kita untuk belajar dari rumah. Namun, pemerintah mengeluarkan panduan pembelajaran jarak jauh dalam bentuk Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbud No. 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Belajar Dari Rumah di masa darurat Covid-19. Mdia dan sumber pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan secara daring dan luring. Pembelajaran daring yaitu pembelajaran jarak jauh dalam jaringan dengan menggunakan gawai/gadget maupun laptop melalui beberapa portal dan aplikasi pembelajaran daring.Sedangkan pembelajaran.

Luring adalah pembelajaran jarak jauh luar jaringan (offline) menggunakan televisi, radio modul belajar mandiri dan lembar kerja, bahan ajar cetak, alat peraga dan media belajar dari benda di lingkungan sekitar.

Baca juga:  Peningkatan HaBe dengan Model Everyone Is A Teacher

Dampak pelaksanaan BDR tidak selamanya berjalan sesuai harapan. Mengingat selama proses belajar mengajar jarak jauh, dengan berbagai kendala yang ditemukan, tidak selamanya siswa dapat mengaplikasikan sejumlah portal yang tersedia. Akibatnya kegiatan pembelajaran pun menjadi tidak maksimal. Materi pembelajaran pun tidak dapat tersampaikan seperti harapan.
Menganalis permasalahan yang dihadapi di atas, guru mencoba penggunaanYoutube dan aplikasi Whatsapp dalam proses belajar mengajar jarak jauh selama masa pandemi ini. Guru melaksanakan pembelajaran IPS kelas VII di SMP Negeri 2 Wonopringgo, berdasarkan buku paket ilmu pengetahuan sosial Kemendikbud karena peserta didik sudah meminjam buku tersebut dari perpustakaan sekolah sehingga memudahkan mereka untuk belajar.

Youtube merupakan portal yang dianggap mudah dan dapat diakses siapa saja, kapan saja. Selain itu, video pembelajaran tentang materi yang tersedia di dalamnya dapat dipelajari dan dapat ditonton berulangkali secara offline.

Baca juga:  Pentingnya Kebugaran Jasmani bagi Siswa dan Latihan Menjaganya secara Mandiri di Rumah

Selanjutnya, guru membuat video pembelajaran secara mandiri disesuaikan kebutuhan serta karakteristik siswa. Suara pengajar serta kehadiran kita dalam video diharapkan secara psikologis sedikit banyak dapat memotivasi mereka untuk tetap semangat belajar.

Berdasarakn situs resminya, Youtube merupakan anak perusahaan google inc. yang didirikan 14 Februari 2005, dan banyak digunakan di dunia. Di dalamnya kita dapat memperoleh berbagai informasi sesuai kebutuhan.

Khusus pendidikan, Youtube menjadi media yang dapat berperan dalam transfer pengetahuan dan pembelajaran seperti di sekolah. Contohnya pembelajaran IPS, dengan menggunakan Youtube sebagai media pembelajaran IPS, akan memudahkan peserta didik menyerap materi yang disampaikan guru. Belajar IPS menjadi lebih mengasyikan serta tidak jenuh.

Pandemi Covid-19 berakibat pemerintah mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal tersebut mendorong para guru untuk berinovasi dalam memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia dengan kondisi yang terbatas. Termasuk penggunakan Youtube sebagai media pembelajaran IPS. Materi-materi IPS yang dapat diperoleh dari kanal Youtube sangat beragam. Kita bisa mendapatkan materi seputar keanekaragaman flora dan fauna, interaksi sosial, keadaan alam Indonesia, letak dan luas Indonesia, kehidupan masyarakat Indonesia pada masa praaksara. Atau yang bisa kita buat dan unggah sendiri ke kanal Youtube.

Baca juga:  Tingkatkan Ketrampilan Membuat Kalimat Simple Present Tense melalui TTSL

Pembelajaran jarak jauh bagi siswa di daerah terpencil dengan mayoritas keadaan keluarga yang kurang mampu tetap dapat diupayakan. Meskipun belum maksimal namun proses belajar mengajar, proses transfer ilmu harus tetap di upayakan agar mereka tetap mendapat pengalaman hal baru dan belajar. Guru dituntut untuk kreatif dan inovatif agar tujuan pembelajaran dapat tercapai, belajar IPS menjadi lebih menarik. (agu2/lis)

Guru IPS SMPN 2 Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya