alexametrics

Membangkitkan Wirausaha di Masa Pandemi Covid-19

Oleh: Dra. Nur Hidayani

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Untuk membangun negara yang maju dibutuhkan generasi bangsa berjiwa semangat. Semangat untuk meraih apa yang dicita-citakan meskipun kadang tak sebanding dengan apa yang menjadi impiannya, karena banyaknya persaingan.

Di setiap tahun kelulusan di tingkat SMA/SMK/MA semakin meningkat. Di sisi lain jumlah lapangan pekerjaan sangat terbatas. Kondisi seperti ini akan berdampak pada susahnya para fresh graduate mencari lapangan pekerjaan.

Untuk menghadapi tantangan itu, mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan menjadi solusi derta diperlukan khususnya bagi sekolah menengah kejuruan.

Karena sekolah menengah kejuruan memiliki semboyan, SMK Bisa! Dengan maksud setiap peserta didik dituntut bisa dalam berbagai hal. Salah satunya siap bisa menjadi wirausaha, yang akan menciptakan lapangan pekerjaan. Untuk meraih itu tentunya peserta didik sudah dibekali ilmu jiwa wirausaha. Untuk menumbuhkan semangat wirausaha tentunya dilandasi dengan niat dan keyakinan, tidak boleh malu, dan pandai berkomunikasi.

Baca juga:  Mudah Belajar Degree of Comparison melalui Categories

Dibutuhkan tekad yang kuat untuk memulai sebuah usaha. Memulai dari apa yang disukai, fokus dan konsisten terhadap apa saja. Belajar dari kisah orang yang sudah sukses sebagai motivasi untuk mendapatkan pengalaman, bahwa dalam menjalankan sebuah usaha tentunya juga mengalami tantangan dan rintangan. Seperti saat Covid-19 muncul di berbagai negara kondisi ekonomi sejenak lumpuh dalam segala bidang. Terutama bidang pangan, karena untuk menghindari penyebaran virus Covid-19.

Sementara pemerintah menutup dan membatasi jam operasional. Dengan kondisi seperti itu wirausaha tidak tinggal diam, tetap mencari apa yang bisa menjadi peluang saat terjadi pandemi.

Wirausaha yang kreatif dan inovaif akan menemukan ide-ide dan gagasan untuk menghadapi pandemi Covid-19. Sehingga muncul wirausaha masker, sanitizer dan kelengkapan kesehatan lainnya. Tak kalah penting dalam pandemi Covid-19 peserta didik harus belajar di rumah dengan pembelajaran daring melalui internet. Karena harus di rumah, untuk memenuhi kebutuhannya muncul kegiatan usaha di bidang ekonomi melalui penjualan online.

Baca juga:  Pembelajaran Agribisnis Pakan Ternak dengan Eksperimen

Penjualan online akan lebih menguntungkan karena terjadi secara langsung antara konsumen dan penjual terutama untuk penjualan makanan. Jadi di masa pendemi Covid-19 sebetulnya para wirausaha yang kreatif, inovatif, dan cerdas akan menemukan ide agar kegiatan ekonomi tetap berjalan, dan pemerintah pun tidak tinggal diam. Pemerintah memberikan subsidi bantuan usaha ekonomi, agar dapat diusahakan, dikelola, dikembangkan dengan baik.

Kementrian riset, teknologi, dan pendidikan tinggi mendorong penyelenggaraan pendidikan untuk memperbanyak program studi kewirausahaan sebagai alternatif program studi ekstra dan ilmu sosial. Karena di tengah-tengah persaingan global terbuka dan era revolusi industri. Wirausaha adalah sektor yang semestinya dikuasai oleh generasi milenial agar saat mereka selesai pendidikan tidak lantas menganggur dan hanya menggantungkan harapannya sebagai pekerja kantoran. Apalagi jumlah wirausaha di Indonesia masih tergolong sangat kecil yaitu 3,1% dari total jumlah penduduk. Jumlah ini sangat tidak sebanding jika dibandingkan dengan Malaysia 5% dan Singapura 7% dari wirausaha lokal.

Baca juga:  Mutu Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan di Era Global

Harapannya para wirausaha muda ini lah yang mendapat perhatian dari pemerintah. Tidak sedikit anak-anak muda sekarang mulai belajar berwirausaha, namun tidak sedikit dari mereka terkendala oleh modal. Cara menjadi wirausaha sukses dengan modal sedikit yaitu: berfikir realistis. Artinya memilih usaha yang sesuai dengan modal yang dimiliki, mencari partner usaha yang dapat ikut menginvestasi untuk modal usaha. Tidak menggunakan karyawan untuk meminimalisasi biaya, menonjolkan produk yang dijual, mengukur pengetahuan, tidak mudah menyerah. Bahwa menjadi seorang wirausaha dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif mengikuti tren zaman. (gb3/lis)

Guru SMKN 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya