alexametrics

Belajar PPKn Menyenangkan Di Masa Pandemi Covid -19

Oleh : Dyah Ermawati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Tahun 2020 adalah tahun di mana dunia diguncang oleh suatu wabah yang sangat membahayakan. Wabah tersebut sampai juga di negara tercinta Indonesia kira-kira pertengahan bulan Maret. Wabah tersebut bernama Covid-19.

Wabah Covid-19 pada tahun 2020 memberikan dampak yang luar biasa hampir pada semua bidang, tak terkecuali pada bidang pendidikan. Pembelajaran harus tetap berjalan walau wabah masih merajalela. Proses pembelajaran menjadi berubah dari yang tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Tetapi dalam keadaan seperti ini pun guru masih tetap harus melaksanakan kewajibanya sebagai pengajar, di mana guru harus memastikan siswa dapat ilmu pengetahuan dari sekolah melalui sarana internet. Pembelajaran yang dilaksanakan tentunya yang menyenangkan walau belajarnya lewat daring.

Siswa mau tidak mau harus mempunyai HP untuk pembelajaran. Dulu siswa dilarang menggunakan HP tetapi sekarang HP justru wajib punya bagi siswa. Dengan aplikasi yang tersedia maka pembelajaran sangat menyenangkan, guru dituntut untuk kreatif dalam memilih aplikasi yang akan diterapkan dalam pembelajaran sehingga belajar PPKn melalui media aplikasi tidak membosankan tetapi justru malah sangat menyenangkan.

Baca juga:  Tingkatkan Self Efficacy Karir Siswa dengan Cinema Therapy

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring memerlukan kemampuan penguasaan ilmu teknologi bagi seorang guru agar pembelajaran jarak jauh tetap berjalan dengan efektf di saat pandemi seperti ini. Guru harus melakukan inovasi dalam pembelajaran di antaranya dengan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Sebagai guru, saya melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) lewat media online seperti whatsapp, google meet, google form, zoom dll.

Pembelajaran jarak jauh di SMP N 39 semarang yang saya lakukan dalam pembelajaran PPKn menggunakan banyak aplikasi. Misalnya saya memanfaatkan WA group untuk mengirim informasi tentang pembelajaran kemudian berlanjut mengadakan zoom seminggu sekali, mengerjakan Quiziz, geogle classroom untuk mengerjakan soal dan absen, membuat video pembelajaran melalui Ken Master, animasi, dll. Sehingga siswa tidak bosan dalam menerima pembelajaran mapel PPKn.

Baca juga:  Penggunaan Google Map dalam Pembelajaran Konsep Geografi

Saya menggunakan quizizz dan google form. Di SMP N 39 kami para guru difasilitasi laboratorium TIK 3 ruang. Lab 1 untuk untuk pembelajaran jarak jauh kelas 7, lab 2 untuk untuk pembelajaran jarak jauh kelas 8, lab 3 untuk untuk pembelajaran jarak jauh kelas 9. Tidak hanya itu, setiap hari Selasa, kami para guru diberi materi tentang aplikasi-aplikasi pembelajaran oleh tim TIK. Kami tak lagi fokus hanya mengejar materi, materi yang penting saja yang kami berikan, berharap peserta didik tetap semangat dan selalu sehat. Edukasi dan informasi mengenai Covid 19 selalu kami ingatkan di sela-sela pembelajaran. Tugas peserta tak lupa difoto dan dikirimkan ke guru untuk diadakan penilaian. Mendengar masa darurat Covid-19 ada kemungkinan diperpanjang kembali, kami siap memberikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang terencana, bermakna dan menyenangkan kepada siswa.

Baca juga:  Tebak Sila Pancasila sebagai Pendukung Penerapan Sila Pancasila

Hambatan yang ditemukan saat dilakukannya daring di antaranya masih banyak siswa yang punya kuota, belum meratanya internet dan teknologi, fasilitas seperti laptop dan handphone yang belum memadai, membuat pembelajaran menjadi terkendala. Namun seiring berjalannya waktu dari pemerintah memberikan pelayanan kouta gratis bagi siswa dan guru, banyak orang tua yang sadar akan kebutuhan pembelajaran di masa pandemi. Peran serta orang tua sangat berguna dan sangat membantu bagi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang menyenangkan. (ipa1/ton)

Guru SMP Negeri 39 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya