alexametrics

Belajar Klasifikasi Tumbuhan dengan Kartu Bergambar

Oleh : Tri Harjanti S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MATERI klasifikasi makhluk hidup merupakan materi yang cukup sulit dikuasai oleh peserta didik SMP kelas VII semester 1 karena tingkat keanekaragaman makhluk hidup yang tinggi dan peserta didik kesulitan menggunakan bahasa latin (nama ilmiah). Kompetensi dasar mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki. Materi klasifikasi makhluk hidup yang diberikan kepada peserta didik SMP kelas VII semester 1 hanya terbatas sampai takson kelas. Makhluk hidup yang memiliki persamaan ciri, dimasukkan ke dalam kelompok yang sama, klasifikasi dilakukan berdasarkan ciri-ciri tertentu. Klasifikasi dilakukan untuk memudahkan mengenal berbagai organisme.

Syamsuri (et al 2007, E Haeckel) menglasifikasikan makhluk hidup berdasarkan morfologi mikroskopisnya menjadi tiga dunia kehidupan yaitu plantae dunia tumbuhan, animalia dunia hewan dan protista. Peserta didik kelas VII A SMPN 10 Semarang yang masih dalam tahap pengenalan tentang klasifikasi makhluk hidup sebagian besar mengalami kesulitan dalam materi pembelajaran ini, sehingga memiliki tingkatan hasil belajar yang rendah dibanding materi yang lain.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar Peredaran Darah dengan Guided Discovery Learning

Berdasarkan masalah tersebut, maka perlu dibuat suatu media pembelajaran yang inovatif, murah, mudah, serta menarik. Salah satu media yang dipandang menarik adalah media kartu bergambar. Modifikasi media kartu bergambar yang akan digunakan, dibuat oleh guru dengan mempertimbangkan unsur murah, praktis, dan fleksibel.

Media kartu bergambar yang berukuran 7×10 sentimeter dan berisi gambar tumbuhan beserta keterangan ciri-ciri khusus yang dimiliki digunakan dalam pembelajaran sebagai media yang menyertai sehingga konsep yang dipelajari tidak bersifat abstrak. Media Kartu Bergambar Klasifikasi Tumbuhan digunakan dengan cara membagikan potongan kartu yang berisi nama divisi atau filum, gambar spesies, ciri-ciri khusus yang dimiliki, dan nama spesies. Potongan kartu ini akan ditempelkan pada kartu lain yang lebih besar dan masih kosong tetapi terdapat tempat untuk menempelkan potongan kartu tersebut. Penggunaan kartu bergambar ini diharapkan akan mempermudah peserta didik dalam melakukan penglasifikasian makhluk hidup dan lebih menyenangkan karena menggunakan media yang menarik.

Baca juga:  Kenali Persebaran Flora Fauna Dunia dengan Ballon Pop Games

Pemanfaatan kartu bergambar sebagai media dalam pembelajaran diharapkan peserta didik kelas VII A SMPN 10 Semarang akan lebih mudah dalam memahami konsep klasifikasi makhluk hidup, khususnya klasifikasi tumbuhan serta mengatasi keterbatasan pengamatan sehingga peserta didik mudah mengingat. Dengan kartu bergambar dapat menyajikan objek yang besar maupun yang terlalu kecil tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Sehingga dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar pada konsep Klasifikasi Makhluk Hidup.

Penggunaan kartu bergambar klasifikasi tumbuhan (Kingdom Plantae) sangat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik tentang sistem klasifikasi Kingdom Plantae. Sedangkan bentuk pengaruh perlakuan adalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang sistem klasifikasi Kingdom Plantae. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan rerata nilai tes antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan, dimana rerata nilai kelompok kontrol lebih rendah dibandingkan dengan rerata nilai kelompok perlakuan. Secara umum, peserta didik dan guru memberikan tanggapan yang positif dan antusias terhadap penggunaan kartu bergambar klasifikasi sebagai media pembelajaran sistem klasifikasi makhluk hidup. (ipa2/ida)

Baca juga:  Pembelajaran Kolaboratif Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa di Masa Pandemi

Guru IPA SMPN 10 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya