alexametrics

Youtube Pemacu Hasil Belajar Recount Text

Oleh : Dwijantoro Buntomo Septyadi S.Pd M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENGELOLAAN pembelajaran berbasis internet pada era pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah (BDR) saat ini mengisyaratkan kebutuhan akan aplikasi berbasis internet semakin meningkat seiring dengan anjuran pemerintah untuk belajar/bekerja di rumah saja pada masa pandemi yang telah berjalan kurang lebih satu setengah tahun. Berkat era teknologi ini, interaksi tatap muka/tatap maya tetap bisa dilakukan meski terpisah jarak.

Terkait tema materi pembelajaran bahasa Inggris yang salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya hasil belajar bahasa Inggris, khususnya materi Recount Text kelas VIII di SMP Negeri 43 Semarang di antaranya dalam proses pembelajaran, beberapa peserta didik kurang termotivasi dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh, sehingga kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru.

Berpijak dari hal tersebut, maka pemilihan media pembelajaran berperan penting sebagai upaya pemahaman materi pembelajaran. Salah satu media alternatif disini adalah Youtube yang memungkinkan user (guru) untuk, 1) mengunggah, melihat, menilai, membagikan, menambahkan ke daftar putar, melaporkan, mengomentari video, dan berlangganan ke pengguna lain. 2) Menawarkan berbagai macam video media yang dibuat pengguna atau oleh orang lain sebagai media pembelajaran kepada peserta didik.
Konten yang tersedia di Youtube termasuk klip video, klip acara TV, video musik, film pendek dan dokumenter, rekaman audio, trailer film, streaming langsung, dan konten lainnya seperti blogging video, video orisinal pendek, dan video pendidikan, sehingga sebagian besar konten di Youtube diunggah oleh individu, tetapi korporasi media mulai merambah ke Youtube untuk menawarkan beberapa materi (pembelajaran) sebagai bagian dari program kemitraan Youtube. Pengguna yang tidak terdaftar hanya dapat menonton (tetapi tidak mengunggah) video di situs, sementara pengguna terdaftar juga diizinkan untuk mengunggah video dalam jumlah tak terbatas dan menambahkan komentar ke video.

Baca juga:  Kartu Remi Kata Tingkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur

Kaitannya Youtube untuk belajar mengajar, jika dulu Youtube ditutup saat memulai pelajaran dan akan dibuka setelah pembelajaran selesai karena mengganggu proses pembelajaran. Tetapi sekarang pada saat pandemi Covid-19 ini, maka Youtube dibuka terus karena baik guru maupun peserta didik harus membuka Youtube untuk belajar mengajar. Kemudian bagaimanakah cara merancang pembelajaran yang baik berbasis video dengan memperhatikan, 1) apa saja yang harus disiapkan. 2) Mempunyai topik/materi yang akan disampaikan sesuai dengan bidang ilmu yang dikuasai. 3) Materi yang disampaikan usahakan mudah untuk dipahami dan mudah dilakukan kembali. 4) Memecah atau membagi materi-materi ke dalam beberapa pertemuan/sesi sesuai dengan silabus. Jika terlalu lama perlu dipecah lagi menjadi beberapa sub bagian. 5) Usahakan durasi tidak panjang dan penyampaian materi tidak terbelit-belit.

Baca juga:  Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbantuan Crossword Puzzle

Jika guru mengajar menggunakan Youtube orang lain diperbolehkan dengan catatan, 1) dapat memanfaatkan Youtube orang lain untuk mengajar. 2) Dilakukan hanya melakukan kompilasi yang baik, agar urutan pengajaran dapat tersusun rapi dengan strateginya mencari video yang tepat, mengurutkan videonya, menyampaikan ke peserta didik sesuai dengan urutan yang sudah direncanakan dalam pembelajaran. Fungsi Youtube di antaranya untuk memperkaya penyampaian materi secara visual dengan tuntunan langkah-langkah terutama materi dengan praktik, dan sebagai dokumentasi pembelajaran pada pandemi Covid-19 ini. Tataran implementasinya, inovasi guru tetap harus ada pada belajar daring di dunia internet dan atau media sosial lain bagi perkembangan pendidikan. (ipa2/ida)

Guru SMP Negeri 43 Semarang

Baca juga:  Penerapan Kontrak Membaca Jurus Jitu Penguatan Literasi Siswa

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya