alexametrics

Laboratorium Virtual di Masa Pandemi

Oleh: Nuraeni, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, ADANYA pandemi Covid – 19 menyebabkan pembelajaran di sekolah dilakukan secara daring. Sudah satu tahun lebih pembelajaran secara daring dilakukan. Hal ini mendorong guru untuk selalu berinovasi dalam memberikan pembelajaran agar tidak monoton. Pembelajaran yang monoton menyebabkan siswa bosan dan minat belajar menjadi rendah.

Penggunaan laboratorium secara virtual dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. Laboratorium virtual ini terutama dapat digunakan untuk mata pelajaran IPA seperti kimia, fisika , dan biologi, seperti yang penulis lakukan sebagai guru kimia di SMAN 1 Jatibarang Brebes.
Laboratorium merupakan salah satu sumber belajar siswa yang efektif untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Menurut Sukarso (2005) dalam https://123dok.com menyebutkan manfaat laboratorium dalam proses Pendidikan adalah sebagai tempat untuk berlatih mengembangkan ketrampilan intelektual melalui pengamatan, pencatatan, dan mengkaji gejala-gejala alam, mengembangkan motoric siswa, memupuk rasa ingin tahu , dan memberi rasa percaya diri sebagai akibat ketrampilan dan pengetahuan yang diperolehnya. Laboratorium sebagai sumber belajar yang dapat memperjelas dan mengkongkretkan pemahaman siswa tentang konsep yang dipelajari.

Baca juga:  Pembelajaran Geografi Lebih Menarik dengan Pendekatan

Di masa pandemic dengan model belajar PJJ, kita tidak dapat memberikan pengalaman langsung pada siswa untuk belajar di laboratorium. Oleh karenanya kita dapat memberikan pengalaman belajar di laboratorium secara virtual. Laboratorium secara virtual ini bisa dilakukan dengan menggunakan Zoom meeting pembelajaran dalam laboratorium atau membuat video demonstrasi percobaan dalam laboratorium.

Seperti pada pelajaran kimia , dengan Zoom meeting kita bawa anak-anak untuk menjelajah dalam laboratorium kimia secara virtual, memperkenalkan laboratorium sekaligus pengenalan alat -alat laboratorium beserta fungsinya. Memperkenalkan zat dan bahan kimia yang berbahaya dan tidak berbahaya, sekaligus memberi informasi keselamatan kerja di laboratorium. Selanjutnya untuk materi yang lain seperti larutan elektrolit dan non elektrolit, larutan asam basa, termokimia, dan percobaan-percobaan sederhana yang lainnya dapat kita demonstrasikan dalam laboratorium.

Baca juga:  Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran Kimia Siswa dengan PBL

Laboratorium virtual ini juga dapat dilakukan dengan cara mengunggah atau memberikan video pembelajaran yang berisi demonstrasi percobaan yang disesuaikan dengan topik yang sedang dibahas dalam pembelajaran. Video percobaan ini dapat dibuat sendiri oleh bapak/ibu guru di laboratorium atau juga bisa menggunduhnya dari google atau youtube.

Untuk variasi lain agar tidak monoton satu arah dari guru ke siswa saja, kita dapat memberikan tugas individu atau kerja kelompok untuk melakukan percobaan sederhana. Percobaan sederhana ini dengan alat dan bahan yang mudah diperoleh di sekitar rumah.
Misalnya percobaan korosi atau perkaratan pada paku dengan media yang berbeda beda, percobaan indicator asam basa dengan indicator alami, atau hanya disuruh melakukan pengamatan dari proses reaksi kimia yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Tugas ini dividio dan dikumpulkan, yang selanjutnya dapat ditayangkan pada pertemuan berikutnya melalui zoom meeting untuk pembahasannya.

Baca juga:  Tingkatkan Minat Belajar Gerak Lurus Melalui Livechat

Pada mata pelajaran lain seperti fisika, biologi,ataupun pelajaran IPA di SMP bisa menyesuaikan sesuai dengan materi yang ada. Tidak semua materi harus dicobakan atau dipraktekan di laboratorium.

Akhirnya guru sebagai fasilitator dalam Pembelajaran haruslah pandai dan kreatif dalam menggunakan media dan sumber belajar yang tepat dan sesuai dengan materi dan kondisi yang ada. Guru memegang peranan penting berhasil atau tidaknya dalam proses pembelajaran apalagi dimasa pandemic seperti sekarang ini. Laboratorium virtual ini bisa dijadikan salah satu alternatif belajar untuk siswa yang dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Pembelajaran menjadi lebih menarik, tidak monoton, dan pada akhirnya dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar. (lps1/zal)

Guru SMAN 1 Jatibarang Brebes

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya