alexametrics

Kolaborasi Jitu Fasilitas Belajar, Budaya Sekolah dan Motivasi Terhadap Capaian Hasil Belajar

Oleh: Dra.Sriyatun,M.Si

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEKOLAH sebagai lembaga pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi kehidupan masa depan yaitu dengan cara mengembangkan potensi yang dimilikinya. Usaha tersebut akan menjadi optimal jika sekolah sebagai pusat belajar formal bagi peserta didik dapat mengembangkan proses pendidikan dengan baik .Sekolah sebagai lembaga pendidikan diharapkan dapat menghasilkan peserta didik yang berprestasi, dan memiliki akhlaq mulia seperti yang terdapat dalam tujuan Pendidikan nasional. Proses pendidikan di sekolah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan transfer ilmu dari guru kepada peserta didik tetapi juga penanaman karakter dan budi pekerti seperti religius, mandiri, gotong royong, integritas seperti yang tercantum pada perpres 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan karakter.

Prestasi peserta didik dapat dilihat dari hasil belajar peserta didik. Menurut Sudjana (2013), hasil belajar adalah adanya perubahan tingkah laku sebagai umpan balik dalam upaya memperbaiki proses belajar. Tingkah laku sebagai hasil belajar meliputi bidang kognitif, afektif dan psikomotor. Dalam kegiatan KBM di sekolah tidak lepas dari fasilitas belajar peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan, khususnya proses pembelajaran, seperti gedung, ruang kelas, meja kursi, serta alat-alat dan media pengajaran menurut Mulyasa (2009), budaya sekolah adalah suatu pola asumsi-asumsi dasar, nilai-nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang dipegang bersama oleh seluruh warga sekolah (Zamroni, 2016)
Penulis bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh fasilitas belajar, budaya sekolah terhadap motivasi belajar.Pengaruh fasilitas pembelajaran, budaya sekolah, motivasi belajar terhadap hasil belajar .Pengaruh fasilitas pembelajaran terhadap motivasi serta dampaknya terhadap hasil belajar, pengaruh budaya sekolah terhadap motivasi belajar serta dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII di SMP N 3 Ambarawa tahun pelajaran 2016/2017.

Baca juga:  Penguatan Karakter Siswa dengan Perbanyak Membaca Cerpen

Penulis melakukan penelitian dengan metode kuantitatif menekankan analisis pada data numerikal yang diolah dengan statistik ,yaitu mengkaji faktor-faktor yang ada meliputi fasilitas belajar, motivasi,budaya sekolah apakah ada dampaknya terhadap hasil belajar ?. Jumlah populasi penelitian ini sebanyak 200 peserta didik dengan jumlah sampel sebanyak 67 pengambilan sampel secara Proporsional Random Sampling menggunakan rumus solvin. Pengumpulan data menggunakan metode angket dengan skala likert dan dokumentasi. Metode analisa yang digunakan adalah analisis regresi ganda dan uji mediasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh fasilitas belajar terhadap motivasi belajar nilai koefisien regresi sebesar 0,225, terdapat pengaruh budaya sekolah terhadap motivasi belajar nilai koefisien regresi 0,532, terdapat pengaruh fasilitas pembelajaran terhadap hasil belajar nilai koefisien regresi 0,439, budaya sekolah terhadap hasil belajar nilai koefisien 0,439, motivasi belajar terhadap hasil belajar nilai koefisien regresi 0,321 dengan tingkat signifikan 0,000 <0,005, Motivasi belajar tidak memediasi pada fasilitas pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik nilai perhitungan tidak langsung (0,072) < nilai perhitungan langsung (0,439), motivasi belajar tidak memediasi pada budaya sekolah terhadap hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 3 Ambarawa. nilai perhitungan tidak langsung (0,171) < nilai perhitungan langsung (0,439).

Baca juga:  Belajar Narrative Text dengan Metode Role Playing

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan siknifikan fasilitas belajar, budaya sekolah terhadap motivasi belajar. Hasil belajar dipengaruhi secara positif dan siknifikan oleh fasilitas belajar, budaya sekolah dan motivasi belajar di SMPN 3 Ambarawa khususnya kelas VIII B di tahun pelajaran 2016/2017. (lps1/zal)

Kepala SMPN 3 Ambarawa.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya