alexametrics

Pembentukan Karakter melalui Pendidikan Agama Islam

Oleh : Ika Fenny Yunianti, S.Pd.I.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan agam Islam merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika dimulai dari tertanamnya jiwa keberagaman pada anak. Oleh karena itu pendidikan agama Islam di sekolah menjadi salah satu penunjang pendidikan karakter.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendiknas menjelaskan istilah karakter dihubungkan dan dipertukarkan dengan istilah etika, akhlak, dan atau nilai yang berkaitan kekuatan moral, berkonotasi’’positif’’ bukan netral. Oleh karena itu pendidikan karakter secara lebih luas dapat diartikan sebaagai pendidikan yang mengembangkan nilai budaya dan karakter dirinya, anggota masyarakat, dan warga negara yang religius, nasionalis, produktif, dan kreatif.

Pendidikan karakter bukanlah berupa materi yang hanya bisa dicatat dan dihafalkan serta tidak dapat dievaluasi dalam jangka waktu yang pendek. Tetapi pendidikan karakter merupakan sebuah pembelajaran yang teraplikasi dalam semua kegiatan siswa, baik di sekolah, di lingkungan masyarakat, dan lingkungan di rumah melalui proses pembiasaan, keteladanan, dan dilakukan secara berkesinambungan. Evaluasi dari keberhasilan pendidikan karakter ini tentunya tidak dapat dinilai dengan tes formatif, atau tes sumatif, yang dinyatakan dalam skor, tetapi tolak ukur dari keberhaslan pendidikan karakteter adalah terbentuknya pesrta didik yang berkarakter, berakhlak, berbudaya, santun, religius, kreatif, inovatif, yang teraplikasi dalam kehidupan di sepanjang hayatnya.

Baca juga:  Mudah Pahami Simple Past Tense dengan Metode GTM

Pendidikan agama merupakan salah satu materi yang bertujuan meningkatkan akhlak mulia serta nilai-nilai spiritual dalam diri anak. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan agama mempunyai peranan yang sangat penting dalam melaksanakan pendidikan karakter di sekolah. Oleh karena itu pendidikan agama Islam menjadi salah satu mata pelajaran wajib baik dari sekolah dasar, menengah, sampai perguruan tinggi. Termasuk di sekolah penulis, SD Negeri 01 Batursari, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.

Pendidikan agama Islam pada prinsipnya juga memberikan pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai spiritualitas pada peserta didik agar menjadi manusia yang berakhlak, beretika, serta berbudaya sebagai bagian dari tujuan pendidikan nasional. Maka sekolah harus mampu menyelenggarakan pendidikan agama Islam secara optimal dengan cara mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam lingkungan sekolah yang dilakukan oleh semua guru dan peserta didik secara bersama-sama serta berkesinambungan.

Baca juga:  Penerapan Literasi Digital pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar

Pendidikan agama Islam juga diharapkan mampu menghasilkan manusia yang berupaya menyempurnakan iman, takwa, dan berakhlak mulia. Manusia seperti itu diharapkan tangguh dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan perubahan yang muncul dalam pergaulan masyarakat baik dalam lingkup lokal, nasional, religional, maupun global. (gb3/ton)

Guru SD Negeri 01 Batursari Kec. Talun, Kab. Pekalongan.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya