alexametrics

Mendalami Peluang Kejadian Majemuk melalui Media Microsoft TEAMS

Oleh: Sa'oer, S.Pd., M.Si

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DUNIA pendidikan merupakan salah satu bagian kehidupan yang sangat merasakan dampak Pandemi Covid-19. Proses pembelajaran sebagai ujung tombak dari dunia pendidikan turut serta terpengaruh sangat dalam. Pelaksanaan proses pembelajaran harus dilakukan perubahan yang menyeluruh pada setiap tahapan. Perubahan dilakukan karena proses pembelajaran yang sejatinya dapat dilaksanakan secara tatap muka antara guru dengan siswa, harus dengan batasan jarak atau pembelajaran jarak jauh. Proses pembelajaran perlu melakukan transformasi secara langsung menjadi pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran dalam Jaringan (Daring). Pembelajaran jarak jauh atau daring secara otomatis harus memanfaatkan media pembelajaran yang berbeda tetapi memiliki kemanfaatan yang maksimal.

Musfiqon (2012:28) mendefinisikan bahwa media pembelajaran adalah sebagai alat bantu berupa fisik maupun nonfisik yang sengaja digunakan sebagai perantara antara guru dan siswa dalam memahami materi pembelajaran agar lebih efektif dan efisien. Sehingga meteri pembelajaran lebih cepat diterima siswa dengan utuh serta menarik minat siswa untuk belajar lebih lanjut. Pendek kata, media merupakan alat bantu yang digunakan gurudengan desain yang disesuaikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Latuheru (1988: 14) menjelaskan bahwa media pembelajaran adalah semua alat (bantu) atau benda yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, dengan maksud menyampaikan pesan (informasi) pembelajaran dari sumber (guru maupun sumber lain) kepada penerima (dalam hal ini anak didik atau warga belajar).

Baca juga:  Belajar Masalah Sosial dengan Metode Make A Match

Salah satu media pembelajaran yang memberikan kemudahan untuk pembelajaran jarak jauh adalah Microsoft Teams. Microsoft Teams menawarkan fasilitas dan fitur-fitur yang terkait dengan proses pembelajaran.

Penulis sebagai guru matematika SMAN 1 Belik Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang menerapkan media pembelajaran Microsoft Teams dikelas dua belas pada materi peluang kejadian majemuk. Fitur yang dapat dimanfaatkan pada proses pembelajaran adalah Assignments, yaitu setiap tugas yang diunduh akan disimpan dan dinilai pada rangkaian aplikasi produktivitas Microsoft yang telah memungkinkan kolaborasi online. Tugas yang telah diselesaikan oleh siswa dapat dikoreksi oleh guru dan dikembalikan kepada siswa lagi sebagai sebuah hasil. Kemudian dinilai oleh guru dan dikembalikan dengan komentar untuk memungkinkan siswa merevisi tugas dan dikembalikan. Setelah dinilai, tugas hanya dapat diedit oleh guru kecuali guru mengembalikan tugas. Activity, guru dan siswa memiliki kesempatan untuk memantau dan mengetahui berbagai aktivitas dalam proses pembelajaran di berbagai kelas yang dimiliki.

Baca juga:  Video Chef Tersaji dalam Eksposisi

Fitur Chat, adalah fitur yang memberikan keleluasaan guru maupun siswa untuk melakukan komunikasi secara berkelompok maupun pribadi. Fitur ini memungkinkan semua dapat membuat komentar dan mengedit, serta saling berbagi semua informasi. Komunikasi yang lancar, yaitu pengumuman segala kegiatan dapat diposting oleh guru ke aliran kelas yang dapat dikomentari oleh siswa yang memungkinkan komunikasi dua arah antara guru dan siswa. Siswa juga dapat memposting ke kelas tetapi tidak akan setinggi prioritas sebagai pengumuman oleh guru dan dapat dimoderasi. Microsoft Teams juga menyediakan fitur Teams. Teams terdiri dari beberapa kelas yang telah dibuat oleh guru berdasarkan mata pelajaran yang diampu termasuk matematika kelas dua belas. Fitur Calender dari Microsoft teams juga tidak kalah penting. Fitur ini menyediakan aplikasi kepada guru untuk mengadakan meeting kelas sesuai jadwal yang ditentukan. Kelas tatap muka dalam jaringan akan terbuka secara otomatis ketika waktu pembelajaran telah tiba.

Baca juga:  Penggunaan Youtube dalam Pembelajar Hak Asasi Manusia

Proses pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran ini sangat memberikan dampak yang positif. Penulis sekaligus guru merasakan meningkatnya motivasi dan minat belajar siswa pada proses pembelajaran ini. Siswa merasakan kenyamanan, kemudahan, efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran yang disampaikan oleh guru. (gb2/zal)

Guru SMAN 1 Belik, Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya