alexametrics

“Dasi” dalam IPA Meningkatkan Kesiapsiagaan Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Mistiana Eni Purwanti, S.Pd.Bio., M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Peserta didik yang dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini perlu mendapatkan pembelajaran mitigasi. Tujuannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan peserta didik dan pengurangan risiko jangka panjang. Pembelajaran daring menjadi tantangan tersendiri bagi pendidik. Sebenarnya pembelajaran daring memberikan kemerdekaan kepada pendidik menjadi pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan dengan kreatif dan inovatif. Meskipun dalam era new normal life baik guru maupun peserta didik harus tetap menjaga kesiapsiagaan bencana masa pandemi Covid-19.

Peserta didik harus dibekali pengetahuan apa yang harus dilakukan ketika menghadapi pandemi sehingga akan muncul kesiapsiagaan masa pandemi Covid-19 ini.

Pembelajaran adalah proses kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru dan peserta didik dalam situasi tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Menurut Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003, pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Apakah Mitigasi itu? Mitigasi didefenisikan sebagai tindakan yang diambil sebelum bencana terjadi dengan tujuan untuk mengurangi atau menghilangkan dampak bencana terhadap masyarakat dan lingkungan (Kusumasari, 2014: 22)
Daring merupakan singkatan dari “dalam jaringan” sebagai pengganti kata online yang sering kita gunakan dalam kaitannya dengan teknologi internet. Daring adalah terjemahan dari istilah online yang bermakna tersambung ke dalam jaringan internet (Among Guru, 2020: 1).

Baca juga:  Picture and Picture Permudah Belajar IPS Materi ASEAN

>Pembelajaran daring mitigasi (dasi) adalah pembelajaran yang dilakukan secara online, menggunakan aplikasi pembelajaran maupun jejaring sosial tentang upaya mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana melalui serangkaian usaha. Penerapan pembelajaran daring mitigasi bencana ini memang perlu dilakukan melalui pendidikan formal di sekolah sejak dini sehingga dapat meminimalisir adanya korban jiwa yang terkadang masih tergolong remaja karena peserta didik belum mengerti. Di dalam pembelajaran daring mitigasi peserta didik dibekali dengan pengetahuan-pengetahuan mitigasi sehingga peserta didik mempunyai kesiapsiagaan, tindakan-tindakan apa yang perlu dilakukan pada saat terjadinya pandemi Covid – 19. Peserta didik terus dibimbing juga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Melalui pembelajaran daring mitigasi (dasi) dalam IPA, peserta didik dilatih mempunyai kemampuan berpikir dan bertindak efektif saat terjadi pandemi Covid-19. Selain itu peserta didik juga diharapkan berkembang karakter empati dan kerelaan membantu orang lain secara hati-hati dengan menjadi dirinya sendiri untuk tidak membahayakan orang lain. Sekolah diharapkan menjadi salah satu contoh yang memiliki kesiapsiagaan bencana dan fakta serta data pelaksanaan kebijakan pendidikan kesiapsiagaan pandemi Covid-19.
Peserta didik dalam mengikuti pembelajaran daring mitigasi dalam IPA diharapkan mempunyai rasa antusias yang tinggi dan juga aktif dalam proses belajar daring. Rasa ingin tahu peserta didik akan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai mitigasi pandemi Covid 19 ini.

Baca juga:  Audio Visual Tingkatkan Daya Serap Pembelajaran Energi di Masa Pandemi

Peserta didik dapat mematuhi protokol kesehatan ketika mengikuti PTM (pembelajaran tatap muka) secara terbatas. Karena sudah memiliki pengetahuan untuk tanggap bencana. Kesiapsiagaan masa pandemi Covid-19 menjadi kebutuhan dasar bagi peserta didik. Dengan kesiapsiagaan yang baik maka peserta didik akan mampu menjaga dirinya sendiri selama masa pandemi Covid-19. Sehingga dengan menjaga dirinya, peserta didik sudah sangat membantu karena tidak membahayakan orang lain di sekitar.
Penerapan pembelajaran mitigasi sangat signifikan untuk dilakukan karena dapat membantu peserta didik sebagai generasi milenial untuk tanggap pandemi Covid-19 dan mampu bersikap serta bertindak bijak baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain di sekitar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (ss1/lis)

Baca juga:  Benarkah Gadget Menggantikan Iman?

Guru IPA SMP Negeri 1 Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya