alexametrics

Lokalpro sebagai Pengembangan SMK Budaya Industri

Oleh : Parwoto S.Pd M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SALAH satu upaya dengan penerapan budaya industri dan pendidikan kewirausahaan. SMK memberikan pendidikan kewirausahaan yang sejalan dengan kompetensi yang ada. Pendidikan kewirausahaan ini bertujuan untuk melatih siswa-siswi SMK untuk memiliki jiwa wirausaha, sehingga nantinya mereka dapat membuat lapangan pekerjaan sendiri setelah lulus. Namun faktanya, masih banyak lulusan SMK yang belum mampu membangun usaha sendiri dan masih banyak lulusan SMK yang menganggur.

Salah satu potensi untuk memasarkan hasil produk melalui hasil kewirausahaan lokal di Kecamatan Karangpucung di sekitar tempat tinggal siswa adalah melalui Bisnis Center yang dikembangkan oleh SMKN Karangpucung. Melalui Bisnis Center SMKN Karangpucung inilah semua produk UMKM Lokal Kecamatan Karangpucung coba dipasarkan baik secara online ataupun offline (konvensional) baik produk dari siswa sendiri ataupun produk dari masyarakat sekitar Kecamatan Karangpucung. Dengan melalui kemitraan antara pengusaha UMKM di sekitar Kecamatan Karangpucung dengan Bisnis Center SMKN Karangpucng dalam memasarkan produknya diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan para pengusaha UMKM dalam memasarkan hasil produknya.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Pecahan melalui Whatsapp Group

Di samping itu, Bisnis Center yang dikembangkan oleh SMKN Karangpucung juga digunakan sebagai wadah untuk memasarkan hasil produk siswa melalui unit produksinya masing-masing di setiap program studi. Bisnis Center yang dikembangkan SMKN Karangpucung juga dapat digunakan sebagai workshop atau laboratorium siswa program studi Bisnis Daring dan Pemasaran dalam upaya untuk memasarkan produk kearifan lokal Karangpucung baik secara online ataupun offline.

Lokarpro (Lokal Karangpucung Produk) adalah wadah yang bertujuan untuk mengembangkan produk wirausaha dari siswa, alumni ataupun masyarakat sekitar SMKN Karangpucung agar mampu dipasarkan lebih luas. Dengan adanya kerjasama antara UMKM dari siswa, alumni, unit produksi dan masyarakat sekitar, akan saling bersinergi dan membentuk pasar yang strategis.

Baca juga:  Meningkatkan Mutu Lulusan melalui Bengkel STEMA

Berdasarkan kondisi demografi lingkungan SMK Negeri Karangpucung dengan banyaknya UMKM, terbuka peluang strategis untuk membekali peserta didik dengan kemampuan multimedia yang dapat mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Cilacap. Program pembelajaran jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) perlu berorientasi pada pemasaran produk UMKM. Kemampuan tersebut sekaligus dapat menjadi bekal bagi para lulusan untuk berwirausaha atau menjadi tenaga kerja trampil pada industri kreatif.

Orientasi pembelajaran juga diharapkan mampu memberikan wawasan yang menekankan pada membangun brand produk, sehingga tidak sekedar membuat label atau kemasan produk. Pembuatan label dan kemasan pun dapat maksimal sebagai identitas suatu produk. Berbekal kemampuan Bisnis Online yang mumpuni dalam perancangan produk, kemasan dan label diharapkan produk atau jasa hasil karya siswa SMK Negeri Karangpucung dapat meraih pasar UMKM di Kabupaten Cilacap dan menjadi keunggulan bagi sekolah.

Baca juga:  Media Power Point Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa

Pada konsep ini akan difokuskan pada UMKM Sale Pisang. Sangat terbuka peluang untuk pengembangan produk lainnya seperti perikanan, fashion, kerajinan/kriya dan lainnya. Siswa maupun lulusan diharapkan dapat menjadi pelaku bisnis kecil, penyedia jasa desain kemasan/label/ brand/logo, maupun menjadi produsen produk/jasa yang terkait.
Dengan adanya Lokalpro selain dapat sebagai wadah mengembangkan produk wirausaha dari siswa alumni ataupun masyarakat sekitar juga dapat sebagai tempat belajar siswa SMKN Karangpucung khususnya jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP). (ipa2/ida)

Kepala SMK Negeri Karangpucung, Kabupaten Cilacap

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya