alexametrics

Peningkatan Hasil Belajar TIK Menggunakan Metode SQ3R

Oleh: Sri Supadmi, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pada saat ini pendidikan lebih menitik beratkan pada pembelajaran yang PAIKEM yakni, pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Menurut Roni (2011: 67) penjabaran dari PAIKEM adalah sebagai berikut: Pembelajaran, menunjuk pada proses belajar yang menempatkan peserta didik sebagai center stage performance. Pembelajaran lebih menekankan bahwa peserta didik sebagai makhluk berkesadaran memahami arti penting interaksi dirinya dengan lingkungan. Aktif, pembelajaran harus menumbuhkan suasana sedemikian rupa sehingga peserta didik aktif bertanya, mempertanyakan, dan menemukan gagasan. Inovatif, pembelajaran dapat memfasilitasi kegiatan belajar yang memberi kesempatan kepada peserta didik menemukan sesuatu melalui aktivitas belajarnya. Kreatif, pembelajaran harus menumbuhkan pemikiran kritis. Pemikiran kritis adalah pemikiran yang reflektif dan produktif yang melibatkan evaluasi bukti. Efektif, pembelajaran efektif adalah pembelajaran yang mencakup keseluruhan tujuan pembelajaran baik berdimensi mental, fisik maupun sosial. Menyenangkan, pembelajaran yang dibangun dengan suasana emotional climate positive.

Baca juga:  Pembelajaran HOTS Model Discovery Learning dengan Praktikum Listrik Statis

Metode pembelajaran yang tepat sangat berpengaruh terhadap hasil belajar dan pemahaman siswa. Masih banyak guru yang menggunakan metode ceramah, penggunaan metode ini dirasa kurang mampu untuk membuat siswa lebih aktif, karena siswa hanya mendengarkan yang disampaikan oleh guru. Pembelajaran seperti ini mengakibatkan siswa kelas VII SMP Negeri 32 Semarang hanya mengikuti apa yang diperintahkan oleh guru dan kurang menguasai materi yang diajarkan, sehingga hasil rata-rata ulangan harian hanya mencapai 69,4 yang artinya kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang bernilai 75. Guna mengatasi permasalahan tersebut diperlukan sebuah metode yang dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam meningkatkan penguasaan materi, dan metode yang dirasa cocok untuk memfokuskan siswa dalam pembelajaran adalah metode Survey, Question, Read, Recite, and Review (SQ3R).

Baca juga:  Mengidentifikasi Unsur Cerita melalui TTW

Langkah-langkah untuk mempelajarinya dimulai dari mereview teks atau bacaan untuk memperoleh makna awal dari judul, tulisan-tulisan yang di-bold, dan bagan-bagan sampai tahapan mereview yakni meninjau ulang secara keseluruhan untuk memahami teori yang diberikan oleh pengajar. Menurut Robinson (2012) dalam Miftahul Huda (2013: 244) model pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) bersifat praktis dan dapat diaplikasikan dalam berbagai pendekatan belajar. Metode ini diharapkan mampu memperbaiki pembelajaran TIK dan memiliki fokus untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran teori. Sehingga siswa tidak hanya mampu dalam aktifitas praktek, namun juga memahami teori dengan benar supaya ketika ulangan harian ataupun tes praktek dapat mencapai tingkat ketuntasan nilai yang lebih baik lagi. Pelaksanaan penyampaian materi belajar pada metode SQ3R mengunakan media blog sebagai pengganti buku karena dirasa blog lebih praktis selama ada koneksi internet mudah diakses oleh siswa.

Baca juga:  Belajar Akuntansi Lebih Efektif dengan PBL

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data penelitian, penerapan metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) pada siswa kelas VII SMP Negeri 32 Semarang, bahwa model pembelajaran SQ3R mampu meningkatkan hasil belajar. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata posttest hasil belajar siswa dalam kelompok eksperimen yaitu 82,48 sedangkan kelompok kontrol yaitu 74,07. Terdapat peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SQ3R dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ceramah. Metode SQ3R dapat mengatasi permasalahan kegiatan belajar mengajar yang terdapat pada siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatknya keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. (ipa2/ton)

Guru TIK SMP Negeri 32 Semarang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya