alexametrics

Penggunaan Game Edukasi Quizizz Meningkatkan Semangat Belajar di Masa Pandemi

Oleh : Ika Damayanti, M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Masa Pandemi Covid-19 ini dibenturkan dengan permasalahan pembatasan interaksi masyarakat atau phisical distancing dan work from home (WFH). Sehingga mengharuskan instansi pendidikan meliburkan para peserta didik, kemudian mengalihkan proses belajar mengajar yang semula di sekolah menjadi di rumah masing-masing atau biasa disebut dengan pembelajaran online atau daring.

Seharusnya pembelajaran online tersebut dapat membuat semua elemen pendidikan menjadi melek teknologi dengan mengetahui beragam aplikasi tatap muka. Namun kebutuhan kuota internet juga memberi dampak negatif bagi orang tua yang kurang mampu dan peserta didik merasakan kejenuhan saat mengerjakan banyak tugas, bahkan terkadang penjelasan guru terjeda ketika signal buruk melalui aplikasi tatap muka. Upaya atau solusi yang dapat ditawarkan agar meminimalisir dampak negatif dari aplikasi tatap muka adalah dengan pemakaian media pembelajaran Game Edukasi.

Game adalah kata berbahasa Inggris yang berarti permainan atau pertandingan, atau bisa diartikan sebagai aktifitas terstruktur yang biasanya dilakukan untuk bersenang-senang. Menurut Anggra (Zulfadli Fahrul Rozi, 2010:6) game atau permainan adalah sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah, biasanya dalam konteks tidak serius dengan tujuan refreshing. Dikarenakan adanya sebuah kompetisi dalam sebuah game menimbulkan semangat yang berbeda dalam mencapai tujuan yaitu kemenangan. Akan ada rasa kepuasan tersendiri kepada pemenangnya. Dengan demikian game dapat dikolaborasi dengan adanya edukasi atau pendidikan khususnya KBM IPA menjadi Game Edukasi. Manfaat dari Game Edukasi itu sendiri adalah peserta didik akan mendapatkan proses pembelajaran yang menarik sekaligus guru atau pengajar dapat melakukan penilaian atau evaluasi hasil pembelajaran pada papan skor game.

Baca juga:  Belajar IPS Lebih Menyenangkan dengan Kuis

Game Quizizz adalah aplikasi pendidikan berbasis game yang membawa aktivitas beberapa pemain ke ruang kelas dan membuatnya di kelas latihan interaktif dan menyenangkan (Purba (2019) dalam Setiawan, dkk. 2019). Implementasi menggunakan Game Quizizz, peserta didik dapat melakukan latihan di dalam kelas secara online pada perangkat elektronik mereka. Tidak seperti aplikasi pendidikan lainnya, Game Quizizz memiliki karakteristik permainan seperti avatar, tema, meme, dan musik menghibur dalam proses pembelajaran. Quizizz juga memungkinkan peserta didik untuk saling bersaing dan memotivasi mereka belajar sehingga hasil belajar bisa meningkat.

Pada saat memainkan aplikasi game, peserta didik menjawab pertanyaan seputar materi pembelajaran IPA sehingga secara tidak langsung mereka telah mempelajari dan menambah pengetahuan tentang pembelajaran IPA itu sendiri. Setiap pertanyaan dalam game juga dapat ditampilkan ilustrasi soal yang lebih menarik berupa gambar maupun video. Seperti contoh materi pembelajaran IPA pada getaran, gelombang maupun medan magnet akan lebih dimengerti visualnya oleh peserta didik karena tergambar secara langsung pada video.

Baca juga:  Kartu Manis Membuat Pembelajaran Berbicara Semakin Runis

Fitur dan tampilan yang menarik menjadikan game lebih seru ketika peserta didik dapat menjawab soal dengan benar mereka mendapatkan power/ bonus melalui fitur yang ada dalam game. Ketika mereka salah dalam menjawab, mereka akan menjadi pemain yang kalah namun sesuai setting pada game peserta didik juga akan mengetahui jawaban mana yang benar. Dengan banyak berlatih menjawab soal maka akan dapat menambah pemahaman peserta didik terhadap materi yang diajarkan sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar peserta didik. Komunikasi antara guru dan peserta didik maupun antar peserta didik juga tetap terjalin dalam game ini karena terdapat fitur chat atau percakapan. Guru dapat menstimulasi semangat peserta didik dengan reward dan punishment dalam game ini. Namun tentunya reward dan punishment yang diberikan tetap dalam koridor wajar dan mendidik. (ss2/ton)

Baca juga:  Free Conference Call Tingkatkan Efektivitas dan Efisiensi Pembelajaran Jarak Jauh

Guru SMP Negeri 8 Salatiga.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya