alexametrics

Belajar Dekorasi Cake dengan Food Model

Oleh : Heru Supriyanti S.Pd.T

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN Jarak Jauh (PJJ) pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini banyak mengalami hambatan antara lain keterbatasan sarana prasarana yang memadai, kuota internet, serta kesiapan siswa dan guru. Hambatan sangat dirasakan sekali oleh siswa dan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang membutuhkan lebih banyak praktik dibandingkan teori. Guru dituntut lebih kreatif dan mampu memberikan solusi pada permasalahan yang dihadapi oleh siswa.

Pada jurusan Tata Boga misalnya melaksanakan praktik jarak jauh untuk mata pelajaran (mapel) produk cake dan kue Indonesia. Produk cake dan kue Indonesia merupakan mata pelajaran (mapel) kompetensi kejuruan. Salah satu kompetensi dasar pada mapel tersebut adalah dekorasi cake untuk siswa kelas XII. Pelaksanaan praktik jarak jauh pada mapel ini mengalami hambatan antara lain keterbatasan alat khusus dan bahan di rumah siswa serta pembiayaan.

Baca juga:  Matematika Membuat Alam Menjadi Indah

Dalam pembelajaran praktik dekorasi cake guru menggunakan food model untuk mengatasi keterbatasan alat khusus dan menghemat biaya. Dengan food model siswa tetap bisa mengembangkan ide kreatifnya dengan pembiayaan seminimal mungkin.

Food model merupakan alat peraga yang berupa replika cake yang dihias dengan sedemikian rupa sehingga sesuai dengan tema dekorasi yang dikehendaki. Bahan food model dekorasi cake antara lain sterofoam, mentega putih dan pewarna makanan.

Pada pembelajaran tatap muka biasanya untuk mendekorasi cake, siswa membuat cake terlebih dahulu kemudian baru didekor sesuai dengan tema. Dengan food model, siswa tidak membuat cake. Cake digantikan dengan sterofoam, butter cream digantikan dengan mentega putih sehingga akan menghemat biaya praktik sampai 70 persen. Selain menghemat biaya juga kebutuhan alat khusus lebih sedikit.

Baca juga:  Implementasi Materi Peluang Usaha di Masa Pandemi

PJJ praktik dekorasi cake meliputi persiapan, proses, dan evaluasi. Pada kegiatan persiapan guru memberikan video tutorial step by step tentang teknik menghias cake, kemudian siswa diminta untuk mencari desain dekorasi cake sesuai tema lalu dikonsultasikan kepada guru melalui whatsapp. Guru memberikan umpan balik desain yang diajukan oleh siswa. Desain yang sudah disetujui oleh guru dipraktikkan oleh siswa di rumah dengan menggunakan bahan food model. Siswa praktik dekorasi cake sesuai dengan step by step pada video tutorial kemudian didokumentasikan. Dari dokumentasi tersebut, guru melakukan evaluasi/penilaian. Penilaian meliputi penampilan, kreativitas, dan tekstur.

Kelebihan lain selain menghemat biaya penggunaan food model bisa dipakai berulang, sehingga siswa bisa belajar dengan tema yang berbeda. Selain itu juga food model relatif bisa tahan lebih lama.

Baca juga:  Implementasi PJBL pada Mata Pelajaran Prakarya

Dengan menggunakan food model tujuan pembelajaran dan tingkat penguasaan kompetensi tercapai. Siswa termotivasi untuk mengembangkan ide dan kreativitasnya meskipun pembelajaran praktik jarak jauh di rumah. (gb1/ida)

Guru Tata Boga SMK Negeri 1 Tegal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya