alexametrics

Menghafal Nama-nama Malaikat dan Tugasnya dengan Bernyanyi melalui Video

Oleh : Umi Makromah, S.Pd.I.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama Islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa (Kurikulum PAI, 2002:3). Tantangan bagi seorang guru untuk membuat peserta didiknya paham, bahkan dapat mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Anak-anak lebih sering lupa tentang materi yang baru saja diajarkan karena pembelajaran yang konvensional. Memahami materi yang sifatnya menghafal, peserta didik akan bosan dan cepat lupa, bahkan yang paling sederhana terkadang harus menempuh kesulitan cukup berarti.

Guru harus membuat inovasi yang menarik agar infomasi yang disampaikan menjadi lebih terkesan. Tidak hanya inovasi, metode pembelajaran yang harus digunakan harus mampu menjadikan murid tidak mudah lupa. Sebagai Guru Pendidikan Agama Islam harus berusaha untuk menarik perhatian peserta didik, terutama materi mengenal nama-nama Malaikat dan tugasnya. Pada materi ini peserta didik dituntut harus hafal agar anak benar-benar menguasai materi yang sekaligus dapat melampaui KKM. Bagaimana peserta didik dapat menghafal nama-nama malaikat dengan tugasnya tanpa merasa kesulitan?

Baca juga:  Bandicam pada Penggalian Isi dan Amanat Puisi di Masa Pandemi

Pembelajaran materi PAI dan Budi Pekerti yang sifatnya permanen dan kontekstual maka solusinya peserta didik harus menghafal, seperti materi nama-nama Malaikat dan tugasnya. Guru dituntut selalu berinovasi untuk mengembangkan metode pembelajaran dan menyusun strategi pembelajaran yang lebih menyenangkan. Salah satunya dengan bernyanyi. Bernyanyi tidak asing lagi bagi peserta didik SD. Dengan bernyanyi, guru harus menyiapkan dan membuat rangkuman materi PAI yang akan dibuat syair lagu. Di sini guru tidak menciptakan lagu melainkan mengganti syair lagu yang akan ditiru, disesuaikan dengan syair lagu aslinya. Menyanyi merupakan suatu kegiatan yang disukai anak. Dengan menyanyi menirukan suara guru didepan kelas bersama teman-temannya, anak akan semakin senang dengan apa yang dipelajarinya, terutama di lingkungan sekolah (Ma’rifah, 2009:25).

Baca juga:  Strategi Pembelajaran Index Card Match Tingkatkan Kemampuan Siswa

Situasi pandemi virus covid-19 yang belum juga reda membuat pembelajaran jarak jauh harus ditempuh. Dengan bantuan video dan whatsapp, pembelajaran materi Malaikat dan tugasnya bisa teratasi. Awalnya guru menyampaikan materi dan menyampaikan syair lagu yang akan dinyanyikan. Untuk materi nama-nama Malaikat dengan tugasnya ini penulis mengambil lagu solawatan dari grup band Wali. Anak-anak sangat antusias yang dibuktikan adanya banyak pertanyaan whatsApp dari peserta didik. dan tentunya peserta didik mencoba menyanyikan sesuai lagu aslinya dan syair yang sudah diganti. Sebagai evaluasi guru meminta peserta didik untuk mengirim video whatsapp di group kelas, agar peserta didik yang lain yang belum tahu dapat termotivasi untuk bisa menyanyi dan segera mengirim videonya.

Baca juga:  Belajar Sistem Peredaran Darah Manusia dengan Role Playing

Bernyanyi bagi peserta didik di sekolah dasar sangat menyenangkan dan peserta didik tidak akan bosan. Tanpa sadar peserta didik sudah mengulang-ulang materi pelajaran dan dengan sendirinya menjadi hafal. Akan tetapi bagi guru banyak hal yang harus kita siapkan secara matang, baik membuat rangkuman yang akan dibuat syair, pemilihan lagu, membuat syair materi yang pas dengan lagunya dan yang jelas harus bernyanyi untuk memberi contoh. Materi yang panjang sulit dibuat lagu karena syair lagu yang panjang membuat peserta didik mudah bosan.

Dengan bernyanyi melalui video whatsApp pembelajaran PAI dan Budi Pekerti pada materi malaikat dan tugasnya di kelas IV SD Negeri 1 Kadilangu Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal 90 % peserta didik dapat melampaui KKM. (ips1/ton)

Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Negeri 1 Kadilangu Kec. Kangkung Kab. Kendal.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya