alexametrics

Pembelajaran Teks Deskriptif Lebih Variatif dan Interaktif dengan Guessing Game

Oleh : Uzik Puji Nurtantini, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menciptakan proses pembelajaran yang variatif dan interaktif merupakan tantangan sekaligus salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh guru untuk mengatasi kebosanan peserta didik, agar selalu antusias, tekun, termotivasi dan penuh partisipasi. Sesuai dengan pendapat Mulyasa (2015: 78) variasi dalam pembelajaran adalah perubahan dalam proses kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik, serta mengurangi kejenuhan dan kebosanan.

Sedangkan pembelajaran interaktif menurut Rosnelli (2009: 85), merupakan pembelajaran yang memungkinkan siswa interaktif dengan guru, teman sekelasnya dan media pembelajaran.

Salah satu variasi yang bisa dilakukan oleh guru adalah mengadakan permainan dalam pembelajaran. Tentu saja dalam hal ini adalah permainan yang edukatif. Permainan yang edukatif tak hanya menghilangkan kebosanan siswa, namun juga dapat menjadi strategi pembelajaran yang dapat dijadikan para guru untuk menciptakan proses pembelajaran yang variatif, interaktif, rekreatif dan bermakna. Permainan dapat menjadi salah satu strategi dalam melaksanan kegiatan belajar mengajar agar proses pembelajaran tidak terkesan monoton. Banyak sekali alternatif permainan atau game yang bisa dipilih oleh guru untuk digunakan dalam proses pembelajaran, tinggal disesuaikan dengan materi pelajaran, kompetensi yang akan ditingkatkan, usia atau jenjang pendidikan dan karakteristik dari peserta didik.

Baca juga:  Picture and Picture dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Pemanfaatan permainan atau game dalam pembelajaran juga penulis gunakan dalam proses pembelajaran bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Getasan. Salah satu permainan yang penulis gunakan adalah guessing game dalam pembelajaran teks deskriptif yang merupakan materi kelas X, terutama dalam KD ketrampilan menyusun teks deskriptif secara lisan, pendek dan sederhana tekait tempat wisata dan bangunan bersejarah terkenal.

Guessing game adalah sebuah permainan yang mana individu atau sebuah tim harus mencoba menebak sesuatu atau menjawab sebuah pertanyaan yang telah diberi beberapa kata kunci yang berkaitan dengan kata tersebut. Game ini cocok sekali untuk digunakan dalam pembelajaran teks deskriptif karena game ini sejalan dengan karakteristik dari teks dekriptif. Secara garis besar, teks deskriptif merupakan teks yang digunakan untuk menggambarkan suatu objek secara spesifik.

Baca juga:  Board Game, Facts and Inventions untuk Mengajar Passive Voice

Untuk lebih jelasnya, proses penggunaan guessing game dalam pembelajaran ketrampilan menyusun teks deskriptif secara lisan adalah sebagai berikut: tahap pertama, guru membagi siswa kedalam empat kelompok. Selama kurang lebih tiga puluh menit semua kelompok dipersilahkan untuk browsing dan membaca tentang tempat wisata dan bangunan bersejarah terkenal baik yang ada di Indonesia maupun negara lain.
Tahap kedua, guru meminta satu perwakilan dari masing-masing kelompok untuk berdiri didepan dan menghadap anggota kelompoknya. Perwakilan yang berdiri ini tidak boleh menoleh ke papan tulis. Tahap ketiga, guru menuliskan salah satu tempat wisata atau bangunan bersejarah di papan tulis.

Tahap keempat, mulailah anggota kelompok mengambarkan atau menyebutkan ciri-ciri dari objek wisata atau bangunan bersejarah yang ditulis oleh guru dipapan tulis. Tahap kelima, masing-masing perwakilan kelompok mulai mencoba menebak. Perwakilan yang menebak pertama dan benar akan mendapat nilai bagi kelompoknya.

Baca juga:  Menumbuhkan Motivasi Lari dengan Media Bintang di Kelas I

Ulangi lagi permainan ini dengan menuliskan objek wisata atau banguan bersejarah lain yang berbeda. Kelompok dengan poin atau nilai paling banyak dialah pemenangnya. Di akhir pembelajaran guru memberikan apresiasi dan koreksi pada kalimat yang digunakan oleh siswa selama permainan.

Pembelajaran teks naratif dengan guessing game ini selain mengasah keterampilan siswa untuk menyusun teks deskriptif sederhana terkait tempat wisata dan bangunan bersejarah terkenal, juga membuat siswa lebih kreatif dan memberikan pengalama belajar yang bervariasi bagi siswa di SMA Negeri 1 Getasan. Siswapun lebih antusias untuk mengikuti pembelajaran bahasa Inggris di pertemuan selanjutnya. (pg1/lis)

Guru Bahasa Inggris SMAN 1 Getasan.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya