alexametrics

Moda Daring Perpindahan Kalor

Oleh: Ahmad Solihin, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAKHLUK yang paling ditakuti pada abad 21 bernama virus corona, bentuknya tak seberapa namun efeknya luar biasa dapat mempengaruhi berbagai sektor yang ada, termasuk dunia pendidikan. Pembelajaran dalam jaringan (daring) menjadi pilihan utama saat era pandemi Covid-19.

Saya, sebagai seorang guru sekolah dasar tepatnya di SD Negeri Timbangsari, Kabupaten Pekalongan berupaya semaksimal mungkin untuk menghadapi proses pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Sejalan dengan belum normalnya situasi dan kondisi yang ada sekarang ini, dan dikhawatirkan penularan Covid-19 semakin meluas maka tindakan pemerintah sangat tepat yaitu keselamatan dari peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan serta semua warga sekolah menjadi prioritas utama. Sehingga pembelajaran daring merupakan pilihan yang utama.

Baca juga:  PjBL Solusi Pembelajaran Memerankan Fabel di Era Pandemi

Pembelajaran daring melalui aplikasi Whatsapp (WA) dipilih sebagai jalur pembelajaran yang akan diterapkan. Mengapa menggunakan whatsapp? Karena aplikasi tersebut sudah familiar di masyarakat, khususnya siswa siswi saya. Melalui whatsapp, guru memberikan petunjuk pembelajaran yang akan dilakukan siswa baik itu berupa kegiatan membaca, menulis, praktik melakukan suatu kegiatan, mengamati, dan kegiatan lain.

Salah satu pembelajaran yang dapat dilakukan pada kelas V SD Negeri Timbangsari, Kabupaten Pekalongan secara daring ialah pembelajaran IPA KD 3.6 menerapkan konsep perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tersebut sangat baik diterapkan pada pembelajaran di rumah karena siswa belajar secara kontekstual, mereka mengamati apa yang mereka alami pada setiap harinya yaitu perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembelajaran di rumah ini dapat meningkatkan komunikasi antara orang tua dan anak (siswa).

Baca juga:  Mudah Pahami Materi Lingkaran dengan Video YouTube

Pada materi perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari saya fokuskan pada perpindahan kalor yang ada di sekitar rumah siswa. Pembelajaran dibuka dengan salam dan menanyakan kabar melalui group Whatsapp, selanjutnya guru menjelaskan sekitar materi melalui media power poin yang dikirim lewat Whatsapp. Siswa mendapatkan materi tentang perpindahan yang saya sajikan dalam bentuk power poin tentang perpindahan kalor.

Selanjutnya siswa mengisi lembar kerja dan presentasi tentang perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari yang dikirim melalui group whatsapp kelas. Orang tua siswa merespon dengan baik pembelajaran tersebut sangat antusias menemani anak-anaknya pada saat mengamati perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari. Mereka tidak kesulitan untuk mengikuti pembelajaran daring selama belajar di rumah karena media yang digunakan hanyalah whatsapp. Setelah semua tugas terkumpul, guru memberikan apresiasi berupa ucapan selamat dan pemberian nilai.

Baca juga:  Hasil Belajar Matematika Meningkat dengan Pembelajaran Kooperatif

Pembelajaran daring perpindahan kalor berlangsung kondusif dan kooperatif, hal ini mungkin karena pengalaman belajar baru sehingga menjadi hal yang menarik minat belajar siswa. Keterlibatan orang tua juga terasa karena mereka tidak ingin putra-putrinya terlambat dalam memahami konsep yang diberikan guru. Mereka cenderung ikut menyimak, membantu mengkondisikan dan mendampingi putra-putri mereka dalam melaksanakan tugas belajarnya. (ips1/zal)

Guru SDN Timbangsari, Kabupaten Pekalongan.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya