alexametrics

Serunya Belajar Adonan Beragi dengan Picture and Picture

Oleh : Siti Nurjanah, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Adonan beragi merupakan salah satu kompetensi dasar dari mata pelajaran pastry bakery yang dipelajari oleh siswa tata boga kelas XI. Adonan ini terbagi menjadi tiga kategori yang meliputi, adonan ragi cair untuk membuat macam-macam kue apem, terang bulan, adonan ragi lembek untuk membuat kue bitter ballen. Juga bolang- baling, cakwe , adonan ragi padat untuk membuat macam-macam roti seperti roti tawar, roti isi, donat, bakpao, danish pastry.

Mempelajari berbagai macam contoh kue dari adonan beragi yang meliputi bahan, teknik pembuatan dan peralatan yang digunakan memerlukan ketekunan dalam membaca resep sebagai acuan dalam belajar. Pada umumnya siswa sudah sering menikmati makanan dari adonan beragi, namun belum tentu bisa menjelaskan bagaimana proses pembuatan ataupun bahan yang digunakan dengan baik dan benar.

Baca juga:  “Quizizz” Tingkatkan Motivasi Evaluasi Pembelajaran IPA

Untuk memperbaiki kualitas pembelajaran pastry bakery khususnya kompetensi dasar adonan beragi pendidik menyampaiakan materi ini di kelas XI Tata Boga 3 dengan teknik yang tidak menjenuhkan yaitu dengan metode picture and picture agar semua siswa terlibat dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran picture and picture adalah pembelajaran dengan memberikan contoh gambar sebagai media dalam proses belajar (Zainal Aqib: 2013).

Langkah pembelajaran picture and picture diawali dengan guru menyampaikan kompetensi dasar menganalisis kue dari adonan beragi,yang berisi tentang pengertian adonan beragi, menjelaskan teknik pengolahan, bahan dan pealatan yang digunakan dalam mengolah adonan beragi, macam-macam kue yang termasuk adonan beragi dan cara menyajikan hidangan sesuai dengan kaidah estetika penyajian.

Baca juga:  Implementasi Strategi Team Quiz Tingkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran PPKn

Selanjutnya guru memanggil siswa secara acak untuk menjelaskan gambar kue yang ditunjukkan oleh guru mulai dari nama makanan, bahan dan alat yang digunakan dalam persiapan dan pengolahan, cara membuat dan menyajikan kue yang ditunjukkan tersebut.

Guru menggali lebih dalam tentang kue tersebut dan apabila siswa tidak mampu menjawab dibantu oleh teman lainnya. Siswa lain diminta untuk mengulangi, menuliskan tentang hal ini agar siswa benar-benar menguasai indikator yang ditetapkan.

Siswa fokus dan senang dalam mengikuti pembelajaran ini dan banyak siswa lebih paham setelah melihat gambar dan penjelasan dari teman-teman yang sudah persentasi gambar. Hal ini dilakukan sampai contoh kue yang ada gambarnya dijelaskan oleh seluruh siswa selesai.

Baca juga:  Pembiasaan Salat Berjamaah melalui Laporan Harian

Dengan melihat uraian diatas disimpulkan bahwa pembelajaran melalui metode picture and picture dapat meningkatkan semangat belajar siswa kelas XI boga 3 dan memudahkan dalam memahami materi karena semua siswa terlibat dalam penggalian materi KD menganalisis adonan beragi. (agu1/lis)

Guru Tata Boga SMKN 3 Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya