alexametrics

Superedu Tingkatkan Kinerja Guru dalam Pembelajaran di Kelas

Oleh : Sri Lestari, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menurut Undang-Undang Guru pasal 1 ayat 1 (2006:3) guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama: mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, pemerintah telah menetapkan Undang-Undang Sistem Pendidikan. Undang-Undang tersebut memuat dua puluh dua bab, tujuh puluh tujuh pasal dan penjelasannya. Undang-undang Sistem Pendidikan (2003:37) menjelaskan bahwa setiap pembaruhan sistem pendidikan nasional untuk memperbarui visi, misi dan strategi pembangunan pendidikan nasional.

Mutu pendidikan dipengaruhi oleh banyak komponen. Menurut Syamsuddin (2005:66) ada tiga komponen utama yang saling berkaitan dan memiliki kedudukan strategis dalam kegiatan belajar mengajar yaitu kurikulum, guru, dan pembelajar (siswa). Ketiga komponen itu, guru menduduki posisi sentral sebab peranannya sangat menentukan. Dalam pembelajaran seorang guru harus mampu menerjemahkan nilai-nilai yang terdapat dalam kurikulum secara optimal.

Baca juga:  Supervisi Tingkatkan Profesionalisme Guru

Untuk mencapai tiga kompetensi tersebut, sekolah harus melaksanakan pembinaan terhadap guru baik melalui workshop, PKG, diskusi dan Superedu. Hal itu harus dilakukan secara periodik agar kinerja dan wawasan guru bertambah, sebab berdasarkan diskusi yang dilakukan guru di SD Negeri Banyuroto 1, rendahnya kinerja dan wawasan guru diakibatkan rendahnya kesadaran guru untuk belajar, kurangnya kesempatan guru mengikuti pelatihan, baik secara regional maupun nasional. Kurang efektifnya PKG, supervisi pendidikan yang bertujuan memperbaiki proses pembelajaran cenderung menitikberatkan pada aspek administrasi.

Untuk memperbaiki kinerja dan wawasan guru dalam pembelajaran di SD Negeri Banyuroto 1, penulis sebagai kepala sekolah melaksanakan Superedu. Superedu adalah supervisi edukatif, supervisi adalah aktivitas pembinaan yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja seseorang sedangkan edukatif adalah bersifat mendidik. Jadi superedu adalah aktivitas pembinaan yang bersifat mendidik dengan tujuan meningkatkan kinerja seseorang. Superedu ini dilakukan secara periodik kepada seluruh guru di SDN Banyuroto 1. Supevisi edukatif ini dilakukan tidak hanya pada administrasi guru kelas saja, tetapi juga dilaksanakan dengan supervisi pelaksanaan dalam pembelajaran di kelas dengan menekankan pada pemberian bantuan untuk perbaikan pembelajaran. Guru dimotivasi untuk bisa membuat perangkat pembelajaran yang berkualitas dan mampu mengaplikasikannya dalam pembelajaran di kelas dengan menggunakan metode, media, dan alat peraga pembelajaran yang inovatif dan bermakna bagi siswa.

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Vocabulary Hobby melalui Course Review Horay

Walaupun di masa pandemi Covid-19 ini, superedu tetap dilaksanakan secara periodik dan terstruktur. Sehingga peserta didik tetap mendapatkan pembelajaran yang berkualitas dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki. Dapat meningkatkan hasil belajarnya, meningkatkan wawasan guru sehingga termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya. Dan akhirnya mutu pendidikan di SD Negeri Banyuroto 1 tetap bisa ditingkatkan. (pm2/lis)

Kepala SDN Banyuroto 1, Sawangan, Kabupaten Magelang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya