alexametrics

Tingkatkan Penyesuaian Diri dengan Teknik Team Building Games

Oleh : Erna Kurniasih S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, LINGKUNGAN sangat berpengaruh besar terhadap pola perilaku dan sikap setiap individu. Perubahan perilaku dan sikap yang terjadi, dibentuk dari kondisi lingkungan yang individu tempati. Apabila perubahan yang terjadi tidak dikondisikan dengan baik, dapat melahirkan kesenjangan perkembangan perilaku anak. Seperti terjadinya stagnasi (kemandegan) perkembangan, masalah-masalah pribadi atau penyimpangan perilaku.

Kemampuan penyesuaian diri yang sehat terhadap lingkungan merupakan salah satu prasyarat penting bagi terciptanya kesehatan jiwa/mental individu. Dalam implementasinya di dalam lingkungan sekolah, penyesuaian diri sangat penting bagi siswa, khususnya siswa kelas VII. Karena merupakan kelas awal siswa memasuki jenjang sekolah menengah. Mereka butuh penyesuaian diri dengan lingkungan yang baru. Apabila siswa tidak menyesuaikan diri dengan lingkungan, akan menjadi penghambat dalam proses belajarnya. Fenomena yang terjadi di SMP Negeri 5 Ulujami pada siswa kelas VII kurang bisa beradaptasi dengan baik, siswa baru banyak yang belum kenal teman satu kelasnya, siswa cenderung pendiam dan pasif pada proses pembelajaran.

Baca juga:  Strategi Pembelajaran Online IPS Tingkatkan Efektivitas Belajar Siswa

Menurut prayitno (2004) layanan bimbingan kelompok (BKp) merupakan kegiatan mengaktifkan dinamika kelompok untuk membahas berbagai hal yang berguna untuk pengembangan pribadi atau pemecahan masalah individu yang menjadi peserta kegiatan kelompok. Dalam bimbingan kelompok dibahas topik-topik umum yang menjadi kepedulian bersama anggota kelompok melalui suasana dinamika kelompok yang inten dan konsertif. Diikuti oleh semua anggota di bawah bimbingan pimpinan kelompok (konselor).

Bimbingan kelompok merupakan cara yang efektif dan efisien untuk mendukung dan membantu siswa dalam mencegah timbulnya masalah dan memecahkan masalah-masalah di bidang perkembangan pribadi, sosial, belajar, dan karier. Sedangkan penerapan metode layanan bimbingan kelompok adalah untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa dengan menggunakan team building games.

Team building games adalah dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah. Terdiri atas dua orang atau lebih dengan adanya interaksi dan saling koordinasi di antara anggota kelompok yang bertujuan untuk mencapai kemenangan di dalam permainan. Dalam menggunakan teknik team building games ini, tidak hanya memberikan materi games saja. Tapi materi games disesuaikan untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa dengan tambahan inovasi pada pemberian materi tambahan di setiap sesi games. Ini untuk memberikan pemahaman kepada siswa. Dan memberikan siswa kebebasan menentukan kelompok mana yang ia akan ikuti sehingga siswa bersemangat melaksanakan kegiatan.

Baca juga:  Lagu: Media Pembelajaran Speaking

Tujuan team building games, pertama, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri siswa. Kedua, berekspresi sesuai dengan caranya sendiri yang masih dapat diterima lingkungan. Ketiga, mengetahui dan memahami perasaan, pendapat orang lain dan menghargai perbedaan. Keempat, membangkitkan semangat dan motivasi untuk terus terlibat dalam kegiatan-kegiatan. Kelima, lebih mandiri dan bertindak sesuai dengan keinginan. Keenam, lebih empati dan sensitif dengan perasaan orang lain. Ketujuh, mampu berkomunikasi dengan baik. Kedelapan, mengetahui cara belajar efektif dan kreatif. Kesembilan, memberikan pemahaman terhadap sesuatu tentang pentingnya karakter yang baik. Kesepuluh, menanamkan nilai-nilai yang positif sehingga terbentuk karakter siswa sekolah dasar melalui berbagai contoh nyata dalam pengalaman hidup. Kesebelas, mengembangkan kualitas hidup siswa yang berkarakter. Keduabelas, menerapkan dan memberi contoh karakter yang baik kepada lingkungan (Taufik, 2010).

Baca juga:  Bikin Siswa Aktif Belajar Bangun Datar dengan NHT

Hasil pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik team building games di SMP Negeri 5 Ulujami dapat meningkatkan penyesuaian diri siswa khususnya kelas VII. Teknik ini mampu memberikan pembelajaran pada siswa mengenai bagaimana menyesuaikan diri dengan lingkungan dan menyesuaikan diri terhadap teman, orang lain dan orang tua. (pg2/ida)

Guru BK SMPN 5 Ulujami, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya