alexametrics

Guru Matematika Harus Punya Hubungan yang Harmonis dengan Siswa

Oleh : Dra. Nurul Hidayati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Belajar merupakan suatu proses yang mengakibatkan perubahan perilaku baik potensial maupun aktual dan bersifat relatif permanen sebagai akibat dari latihan dan pengalaman. Sedangkan kegiatan pembelajaran adalah interaksi antara siswa dengan guru dan sumber belajar.

Dalam kegiatan pembelajaran siswa dituntut keaktifannya. Aktif yang dimaksud adalah siswa aktif bertanya, mempertanyakan, mengemukakan pendapatnya dan terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. Siswa juga dituntut kreativitasnya. Karena kreativitas dalam pembelajaran dapat menciptakan situasi yang baru, tidak monoton dan menarik.

Belajar matematika merupakan kegiatan mental yang tinggi sebab matematika berkaitan dengan konsep-konsep abstrak yang berkenaan dengan ide-ide, struktur hubungan yang diatur secara logis yang akan membawa proses terjadinya pembelajaran matematika itu sendiri.

Beberapa faktor yang mementukan terjadinya proses pembelajaran matematika meliputi siswa, tenaga pendidik, sarana, dan prasarana, serta penilain disamping materi pelajaran. Proses pembelajaran akan berhasil apabila faktor-faktor tersebut dikelola dengan baik. Pengelolaan pembelajaran di kelas biasanya didominasi oleh guru, di sinilah pangkal kesalahan dari guru dalam mengelola kelas.
Guru seharusnya bisa mengurangi dominasi dan dalam pembelajaran siswa yang seharusnya lebih banyak diberikan tempat. Keberhasilan proses pembelajaran terletak pada turut sertanya peserta didik secara aktif dan kreatif. Oleh karena itu metode yang digunakan dalam proses pembelajaran harus memungkinkan peserta didik belajar secara aktif kreatif.

Baca juga:  Belajar Himpunan Menyenangkan dengan Bermain Hulahop dan Kartu

Di SMA Negeri I Cepu seringkali siswa merasa kesulitan dalam belajar. Sehingga pengertian siswa tentang konsep salah. Akibatnya prestasi siswa baik secara nasional maupun internasional belum menggembirakan.

Rendahnya prestasi disebabkan faktor siswa yaitu mengalami masalah secara komprehensip atau secara parsial. Sedangkan guru yang bertugas sebagai pengelola pembelajaran seringkali belum mampu menyampaikan materi pelajaran kepada siswa secara bermakna. Juga penyampaiannya juga terkesan monoton tanpa memperhatikan potensi dan kreativitas siswa sehingga siswa merasa bosan.
Hal ini menunjukkan dalam pembelajaran matematika guru harus menggunakan metode pembelajaran yang tepat dan sesuai kondisi siswa. Sehingga siswa lebih memahami materi yang disampaikan. Siswa lebih berkesan dengan pembelajaran yang telah disampaikan. Akan lebih mengingat dan tidak mudah melupakan hal- hal yang dipelajarinya.

Baca juga:  Mudah Pahami Materi Pola Bilangan lewat Tayangan YouTube

Maka aktivitas pembelajaran hendaknya memberikan kegiatan yang menantang sehingga dapat menimbulkan rasa ingin tahu. Pengalaman aktual yang dimiliki oleh siswa hendaknya digunakan sebagai landasan dalam pembelajaran matematika. Siswa harus diarahkan untuk menyadari akan manfaat matematika terhadap kehidupan sehari-hari.

Selain itu siswa hendaknya senantiasa merasa berhasil dalam belajar sehingga timbul sikap positif terhadap matematika itu sendiri. Matematika merupakan ilmu yang bersifat abstrak. Untuk membantu siswa memahami konsep matematika yang bersifat abstrak maka pembelajaran matematika. Sebaiknya melibatkan interaksi baik dengan lingkungan fisik atau lingkungan sosial.
Siswa belajar matematika lewat interaksi. Interaksi ini akan mengarahkan proses abstraksi yang diperoleh siswa dalam matematika. Implikasinya dalam pembelajaran adalah pemahaman siswa terhadap ide-ide matematika hendaknya dikembangkan lewat interaksi mereka dalam berbagai situasi pembelajaran. Kesempatan berinteraksi sesama siswa juga perlu di upayakan, sehingga para siswa saling memberikan bantuan ketika ada siswa yang mengalami kesulitan.

Baca juga:  Mudah Pahami Materi Bangun Datar dengan Mathcard

Guru matematika dituntut dapat merancang pembelajaran matematika yang kreatif dan inovatif agar siswa tidak merasa bosan atau jenuh dalam proses pembelajaran.

Guru matematika yang kreatif juga berperan dalam memberikan motivasi dan inspirasi kepada peserta didik agar siswa merasa aman dan nyaman. Serta mempunyai semangat yang tinggi dapat meningkatkan kemampuan dalam menghidupkan pembelajaran matematika juga menjadi faktor yang sangat penting demi kelancaran proses belajar mengajar.
Faktor yang mendukung kreatifitas guru dan siswa adalah menggunakan fasilitas teknologi yang ada serta beberapa aplikasi pembelajaran seperti google classroom , WhatsApp, YuoTube, Powerpoint, Google form, Zoom, dll. (pg1/lis)

Guru SMA Negeri I Cepu.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya